Proyek Embung PDAM Bandarmasih Distop

Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin H Faisal Hariyadi, saat diwancarai wartawan. (foto : farid/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Impian PDAM Bandarmasih mempunyai reservoir atau embung raksasa harus sirna. Sebab, manajemen perusahaan air bersih milik Pemko Banjarmasin tersebut memastikan tidak akan membangunan tempat penampungan cadangan air baku tersebut.

Itu diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Banjarmasin H Faisal Hariyadi usai melakukan kunjungan kerja di PDAM Bandarmasih, Senin (7/1/2019).

Menurut dia, alasan yang disampaikan pihak direksi PDAM Bandarmasih yakni, ketiadaan dana, baik yang dianggarkan dari APBD.

“Alasan lain tak ada bantuan dari APBN pusat,” ujar Ical, sapaan akrab Sekretaris DPD PAN Kalsel ini.

Kemudian, sebutnya, tidak diteruskannya keinginan pembangunan embung itu, pihak manajem PDAM akan menguatkan sistem pipanisasi.

Sekedar diketahui, rencana pembangunan embung raksasa itu mencuat 2016 silam. Sebab, terbatasnya sumber air baku yang berasal dari sungai dan irigasi waduk Riam Kanan.

Embung raksasa itu juga untuk cadangan air baku, jika PDAM Bandarmasih mengalami krisis air baku, akibat musim kemarau dan intrusi air laut.

Bahkan dari luasan 40 hektare lahan yang diperlukan sudah dibebaskan seluas 30 hektare. Lokasinya ada di daerah Pematang, Kabupaten Banjar.

Dan reservoir tersebut mampu menampung air berkapasitas 1,1 juta meter kubik.

Pembangunan embung termasuk instalisasi dan pipanya diperkirakan menelan biaya hingga Rp1 triliun tersebut. Dananya dari patungan antara APBN, APBD Provinsi, APBD Banjarmasin dan dana PDAM Bandarmasih. (farid)

Editor : Alfarabi