Program PKH Belum Tepat Sasaran

Lurah Pemurus Baru Banjarmasin Selatan, M Syarmani. (foto : baha/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel– Sejumlah warga penerima Program Keluarga Harapan (PKH) disinyalir belum tepat sasaran. Bahkan hal tersebut diakui Lurah Pemurus Baru Banjarmasin Selatan, M Syarmani.

Program PKH tersebut menurut M Syarmani, juga masih banyak terjadi penyalahgunaan. Padahal program dari Pemerintah Pusat tersebut telah dipetakan khusus untuk warga kurang mampu.

“Di kelurahan kami banyak warga yang protes, karena penerima program PKH dinilai belum tepat sasaran,” beber M Syarmani kepada klikkalsel di Balai Kota Banjarmasin, Rabu (6/12/2017).

Lurah Pemurus Baru Banjarmasin Selatan, M Syarmani. (foto : baha/klikkalsel)

Lebih lanjut ia menjelaskan, persoalan itu diketahui karena warga yang dinilai sudah mengalami peningkatan kesejahteraan ekonomi justru mendapatkan program bantuan tersebut. Sebaliknya, warga yang hidup dibawah garis kemiskinan malah tidak masuk dalam program PKH.

“Padahal di kelurahan kami sudah ada data terbaru, tapi ternyata data yang lama digunakan. Padahal ada warga yang mengalami peningkatan kesejahteraan, itu seharusnya dialihkan kepada keluarga lain yang lebih berhak, “katanya.

Pihaknya pun telah menyampaikan keluhan warga dan para RT di kelurahan tersebut, bahkan kepada Dinas Sosial setempat.

Apalagi 2016 lalu juga sempat dilakukan pendataan terbaru oleh BPS, serta dinas Sosial di dampingi RT untuk validasi data warga miskin di wilayahnya. Namun ternyata hal tersebut tak dapat diubah lagi.

“Dinas sosial juga hanya menyampaikan data PKH tersebut sesuai dengan data hasil validasi terbaru oleh BPS.  Sehingga karena ini berdasarkan data dari BPS, maka mau tak mau kami pun mengikutinya. Penyaluran ya sesuai data tersebut, “ujarnya.

Ia pun berharap pada 2018 atau 2019, kembali dapat dilalukan validasi data PKH sehingga warga benar-benar mendapatkan program kesejahteraan dari pusat tersebut bisa tepat sasaran.(baha)

 

Editor : Amran

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.