Polsek Banteng Ringkus Penganiaya Adul di Kalteng

Teddy Priono alias Etet ditangkap tim gabungan Polsek Banteng dan Polsek Selat karena mengaiaya Adul hingga tewas. (foto : david/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Setelah sempat kabur selama dua hari, Teddy Priono alias Etet akhinya ditangkap di kawasan Jalan Tambun Bungai tepatnya depan PN Kuala Kapuas Kelurahan Selat Tengah Kecamatan Selat Provinsi Kalimantan Tengah, Sabtu (5/1/2019) sekitar pukul 20.00 Wita.

Etet ditangkap tim gabungan Polsek Banjarmasin Tengah dan Polsek Selat karena diduga melakukan penganiayaan yang menyebabkan M Rijani alias Adul tewas.

“Tersangka tidak melakukan perlawanan saat kami tangkap,” ungkap Kapolsek Banjarmasin Selatan, AKP Sigit Prihanto, Minggu (6/1/2019).

Ditambahkan Sigit, diduga pelaku tega menganiaya korban murni karena ketersinggungan yang menyebabkan selisih faham antara keduanya.

“Motifnya murni karena tersinggung atau salah faham,” ujar Sigit.

Untuk kepentingan penyidikan, Etet saat ini ditahan di Rutan Polsek Banjarmasin Tengah.

Diberitakan sebelumnya, Adul menghembuskan nafas terakhir saat dalam perawatan medis usai dipukul oleh Etet dengan menggunakan kayu di kawasan Pasar Ikan Pasar Lama Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kamis (3/1/2019) lalu.

Adul yang badannya dipenuhi tato tersebut tewas dengan luka serius pada bagian kepala. (david)