Pengurus Cabor Tabalong Keluhkan Soal Minimnya Anggaran Dihadapan Wakil Rakyat

Pertemuan Anggota Dewan, KONI Tabalong serta pengurus Cabor, membahas rencana pengajuan RKA tahun 2020. (foto : arif/klikkalsel)

TANJUNG, klikkalsel – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tabalong menggelar pertemuan bersama anggota DPRD Tabalong di Aula KONI Tabalong, Sabtu (21/9/2019).

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh seluruh perwakilan cabang olahraga (Cabor) anggota KONI Tabalong, membahas tentang rencana pengajuan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) untuk tahun anggaran 2020.

Dalam penyampaiannya kepada anggota dewan, hampir seluruh perwakilan cabor mengeluhkan tentang minimnya biaya kegiatan yang pihaknya terima dari Pemerintah Kabupaten Tabalong.

Selain itu, keterbatasan fasilitas penunjang latihan sehari-hari juga menjadi hal yang mereka keluhkan.

Ketua Harian KONI Tabalong, Agus Seihu ditemui usai acara mengatakan, dalam pertemuan kali ini anggota dewan ingin mengetahui sampai mana persiapan serta problem yang dihadapi pengurus cabor utamanya dalam hal rencana pengajuan anggaran kegiatan.

“Karena kita ingin agar dana yang akan kita minta ke pemerintah daerah melalui Dispora diketahui lebih dahulu oleh para anggota dewan,” terangnya.

Menurut Agus, pihaknya sebagai lembaga yang menaungi pembinaan terhadap cabor akan menjadikan masukan-masukan serta keluhan pengurus cabor untuk pihaknya membuat pengajuan RKA.

“Untuk itu agar secepatnya kepada pengurus cabor untuk segera membuat anggaran kegiatan olahraga selama satu tahun ke depan,” ucapnya.

Agus menambahkan, adapun pertemuan kali ini dapat terlaksana berkat inisiasi Penasehat KONI Tabalong, Akhmad Helmi yang juga merupakan wajah baru di DPRD Tabalong.

“Dengan inisiatif beliaulah kami dapat dipertemukan oleh DPRD yang pada hari ini dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Tabalong,” imbuhnya.

Selain Agus, Wakil Ketua Sementara DPRD Tabalong, Jurni mengatakan, pihaknya menginginkan diperiode yang akan datang anggaran hibah untuk KONI Taboalong berasal dari usulan-usulan semua pengurus cabor.

“Supaya nanti apa yang kita berikan untuk KONI sesuai dengan kebutuhan masing cabor,” ucapnya.

Jurni mengakui, selama ini dana hibah yang diterima oleh KONI Tabalong tidak berasal dari usulan-usulan cabor.

Sehingga menurutnya pihak KONI Tabalong mengalami kendala untuk membagikan dana hibah tersebut ke setiap cabor.

“Jadi dengan ada adanya pertemuan hari ini, kita ingin agar semua cabor membuat perencanaanya selama satu tahun, kalau usulan ini disetujui selanjutnya setiap cabor tinggal melakukan penagihan ke KONI Tabalong, namun tidak melebihi apa yang sudah disetujui dan disepakati,” pungkasnya.(arif)

Editor : Amran