Pemusnahan 45 Kg Sabu dan 11.792 Butir Ekstasi di Mapolda Kalsel, Paman Birin: Musuh Nyata!

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor didampingi Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi R Rian Djajadi melakukan pemusnahan narkoba jenis sabu dan pil ekstasi dengan cara dilarutkan di blender.

BANJARMASIN, klikkkalsel.com – Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi memimpin pemusnahan barang bukti narkoba jaringan internasional, negeri jiran Malaysia, di halaman Mapolda Kalsel, Selasa (10/1/2023). Gubernur Kalsel Sahbirin Noor turut hadir pemusnahan barang bukti skala besar itu dengan cara diblender.

Barang bukti narkoba tesebut jenis sabu seberat 45 Kilogram dan pil ekstasi sebanyak 11.792 butir. Barang bukti ini adalah hasil pengungkapan kasus di waktu tiga hari menjelang pergantian malam tahun baru 2023 lalu.

“Ada kurang lebih sebanyak 45 kilo sabu dan 11.792 butir ekstasi,” ungkap jendral polisi pangkat bintang dua itu.

Dia menerangkan, para pelaku memasukkan barang haram tersebut melalui jalur Sumatera. Kemudian, jajaran Ditres Narkoba Polda Kalsel melalukan taktik dan teknik pengungkapan, hingga berhasil membekuk pelaku saat melintasi wilayah hukum Kalsel. Keempat pelaku tesebut adalah Rudi Syam’ani (35), Jumran (33), Arief Riyadi (41), dan Abdul Sani (37).

“Alhamdulillah berhasil kita ungkap, dengan mengamankan 4 orang pelaku,” bebernya.

Dia menyebut, jika diestimasikan dari pengungkapan sabu 45 kilogram ini setiap satu gramnya dapat digunakan oleh sepuluh orang. Maka pengungkapan kasus ini menyelamatkan kurang lebih sebanyak 450.000 jiwa anak bangsa, dari bahaya narkoba.

Baca Juga : Dituntut 10 Tahun 6 Bulan Penjara dan Pengganti Ratusan Miliar, Kuasa Hukum Mardani H Maming Siapkan Pembelaan

Baca Juga : Simpan 41 Paket Narkoba Pekerja Swasta di Banjarmasin ini Diringkus Polisi

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor didampingi Ketua DPRD Kalsel Supian, mengapresiasi keberhasilan Polda Kalsel menggagalkan peredaran narkoba skala besar tersebut. Dia mengatakan, andai peredaran barang haram itu lolos maka akan sangat berdampak buruk.

“Karena ini adalah musuh nyata saat ini bagi seluruh masyarakat banua dan juga seluruh dunia,” tegasnya.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini mengimbau, kepada seluruh pihak agar bisa bekerja sama, baik masyarakat, kepolisian, pemerintah, untuk memberantas peredaran narkoba ini.

“Karena kalau tidak dengan bekerja sama, permasalahan ini tidak akan pernah habis,” pungkasnya. (rizqon)

Editor: Abadi