Pelaksanaan Pra-PON Berakhir, Atlet Bersiap Menuju PON 2020

Atlet pencak silat yang siap berangkat menuju PON Papua 2020, dengan mengusung Waja Sampai Kaputing.(foto : iyan/klikkalsel)
BANJARMASIN, klikkalsel.com – Penyelenggaraan Pra PON atau babak kualifikasi yang dilaksanakan 2019 ini dinyatakan telah berakhir.
Dinomor dayung, Kalimantan Selatan (Kalsel) menyelesaikan babak kualifikasi pon dengan turut menyatakan lolos menuju pon Papua 2020 yang ke-20.
Namun, masih menjadi pertanyaan apakah persiapan menuju pon 2020 Papua sudah cukup matang Hal inilah yang masih belum dapat diketahui dengan baik.
Masalahnya, sampai sejauh ini KONI Kalsel selaku penginput data Pra PON dari setiap cabor masih belum bisa atau menerima data yang sebenarnya dari PB Cabor apa saja yang dinyatakan lolos menuju PON.
Wakil Ketua bidang prestasi KONI Kalsel, Mukhlis Mukhtar mengatakan, bahwa sejauh ini pihaknya masih menghimpun data cabor apa saja yang dinyatakan lolos menuju font oleh PB masing-masing.
“Hal itu penting, karena data terkait akan menjadi acuan pengeluaran anggaran pengiriman atlet menuju PON 2020,” ujar Mukhlis Mukhtar.
Apalagi ditambahkannya, semua cabor memang sudah menyelesaikan babak kualifikasi. Namun masih belum menerima data dari cabor atau semua PB terkait, bahwa daerah mana saja yang lolos menuju PON itu masih ditunggu dan ini akan dirapatkan kembali.
Sementara itu Kabid Binpres Dispora Kalsel, Fitri Hernadi mengatakan, bahwa pihaknya pun tak bisa memutuskan atlet mana saja atau cabor mana saja yang akan diberangkatkan ke pon 2020 mendatang.
Hal ini terkait data penyelenggaraan Pra PON masih belum diterima seluruhnya, karena dari sanalah diketahui bahwa cabang mana saja yang dinyatakan lolos menuju PON.
“Data itu sebagai acuan kita untuk memberangkatkan atlet karena ini terkait anggaran maka data harus benar benar akurat, mengingat anggaran yang dikeluarkan pasti sangat besar karena jarak tempuh menuju Papua itu cukup jauh dan memakan biaya sangat besar,” jelasnya.
Banyak pertimbangan yang menurutnya berdasarkan data tersebut, pertama terkait anggaran, kedua menetapkan atlet yang akan diberangkatkan serta melihat potensi apa saja yang bisa membawa kontingen Kalsel meraih prestasi di sana.
“Kalau pun dipindah, mungkin anggaran tidak akan sebesar itu dan kita mungkin bisa memberangkatkan semua atlet. Namun, karena ini dilaksanakan di tempat yang cukup jauh maka atlet yang kita berangkatkan pun akan kita pilih pilih terlebih dahulu atau kita seleksi,” ucapnya.
Untuk itu, dalam waktu dekat rencananya baik Dispora Kalsel maupun cabor atau KONI Kalsel akan mengadakan rapat terlebih dahulu guna membahas cabor apa saja yang lolos menuju PON dan siapa saja yang akan diberangkatkan.(iyan)
Editor : Amran