PABBSI Dipastikan Pecah Kongsi Akhir 2020

Rencananya usai PON XX Papua, Binaraga dan angkat besi pisah cabang.(foto : istimewa)

BANJARMASIN, klikkalsel.com- Hingga saat ini, cabor angkat besi, angkat berat, dan binaraga bernaung di bawah satu federasi. Yakni, Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI). Namun, mulai tahun depan, mereka bakal berpisah.

Dikutip dari harian Jawapost, setiap cabor bakal punya induk organisasi sendiri. Keputusan itu diambil setelah PABBSI berkali-kali mendapat teguran dari Federasi Angkat Besi Internasional (International Weightlifting Federation/IWF).

Keputusan tersebut diambil dalam musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Senin lalu (16/12/2019). Tidak ada keberatan dari pengprov ataupun pengurus cabor masing-masing. Pemisahan federasi mulai berlaku pada November 2020.

Menanggapi hal sekretaris Pengprov PABBSI Kalsel, Yudha Pribadi mengatakan, wacana itu memang sudah diketahui dan dibenarkan oleh pihaknya, sehingga wacana pemisahan dinilai dapat diterima.

’’Selama ini kan satu organisasi membawahkan tiga cabang olahraga. Padahal, federasi internasionalnya terpisah,’’ katanya.

Dengan tujuan untuk mempermudah koordinasi maka pemisahan PABBSI ini dinilai lebih memudahkan kepengurusan dalam menjalankan perannya masing-masih.

’’Hal ini sebenarnya sudah diingatkan sejak dua tahun lalu, tapi masih coba bertahan. Namun keputusan dari PB nampaknya sudah bulat, dan diperkirakan usai PON Papua 2020 pemisahan mulai dilaksanakan,’’ ungkapnya.

Menjadi tiga cabor, maka dalam pemisahan nantinya kemungkinan setiap pengurus di provinsi maupun kabupaten kota akan membentuk kepengurusan baru.

“Mungkin nanti akan dilaksanakan muslub, atau musyawarah pembentukan tiga cabor,” ujarnya.

Ketiga cabor punya waktu sekitar 11 bulan untuk membentuk struktur organisasi baru. Setelah terbentuk, organisasi tersebut harus disosialisasikan ke tiap daerah.

Nanti angkat besi dinaungi Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI). Angkat berat menjadi Perkumpulan Angkat Berat Indonesia (Pangbi). Lalu, binaraga menjadi Perkumpulan Binaraga Fitnes Indonesia atau PBFI.(iyan)

Editor : Amran