Religi  

Niat dan Tata Cara Mandi Idul Fitri

Ustadz Khoironi

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Hari Raya Idul Fitri selalu disambut gembira oleh umat muslim di seluruh dunia, kegembiraan itu ditunjukan dengan cara berbondong-bondongnya umat muslim pergi ke tempat ibadah untuk mengerjakan shalat id.

Dijelaskan Ustadz Khoironi, pada Hari Raya Idul Fitri banyak sunnah yang dapat dikerjakan umat muslim, salah satunya adalah mandi sebelum melaksanakan shalat Ied.

“Bagi umat Islam disunnahkan mandi di pagi hari dengan mengguyurkan air di seluruh tubuh dan anggota badan mulai dari rambut hingga telapak kaki dengan air,” kata ustadz Khoironi, Minggu (30/5/2022).

Tujuannya untuk menyucikan diri. Akan tetapi mandi sebelum Shalat Ied itu, tidak sama seperti mandi biasa. Ada niatan dan tata cara yang penting untuk diamalkan.

Karena itu, perlu diketahui bagaimana niat atau bacaan dan cara mandi umat muslim sebagai syarat membersihkan diri dari hadats yang ada pada tubuh untuk Shalat Ied.

“Niatnya membaca

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِيَوْمِ عِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liyaumi ‘iidil fithri sumbatan lillahi ta’aalaa. Artinya, saya mandi pada hari raya idul fitri sunnah karena Allah ta’ala,” ungkapnya.

Baca Juga : Sejumlah Amalan Menjelang Shalat Ied ( Hari Raya Idul Fitri)

Baca Juga : Tertibkan Malam Hari Raya Idul Adha, Aparat Gabungan HST Lakukan Patroli

Kemudian, ustadz Khoironi juga me jelaskan, untuk mandi tersebut boleh dikerjakan atau dilakukan sebelum shalat subuh maupun setelahnya.

Caranya, yang pertama dengan membaca niat tersebut beriringan menyiramkan air ke seluruh anggota tubuh dari kepala hingga ke ujung kaki.

Lalu, kedua masukkan kedua telapak tangan dengan memasukan jari-jari ke dalam air.

“Ke tiga membasuh kemaluan dan ke empat berwudhu,” jelasnya.

Setelah itu, ke lima menggosokan jari-jari ke kulit kepala dan menyiramkan air dari atas kepala sampai kaki sebanyak tiga kali.

“Ke enam menggosokan anggota badan yakni tangan dan kaki dengan mengawali bagian kanan terlebih dahulu,” tuturnya.

“Pastikan semua tubuh sudah dibasahi,” sambungnya.

Mudah-mudahan ujarnya dengan begitu tubuh sudah bersih dan bisa menjalankan ibadah shalat id dengan khusyu.

“Serta berharap di tahun depan bisa dipertemukan lagi dengan bulan Ramadan yang penuh berkah,” pungkasnya. (airlangga)

Editor: Abadi