BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pompa air taman vertikal milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin yang terpasang disejumlah ruas Jalan Kota Banjarmasin lagi-lagi digondol maling.
Atas hal tersebut membuat Kepala DLH Banjarmasin, Mukhyar menjadi geram. Pasalnya, sejak Januari hingga November 2021, sudah belasan mesin pompa air di taman vertikal hilang.
“Misalnya, seperti yang dipasang di taman vertikal di kawasan fly over perempatan Jalan Gatot Subroto. Di situ, ada 6 mesin pompa air yang hilang,” ucap Mukhyar (18/11/2021).
Baca juga: Alasan Cari Biaya Nebus Handphone, Seorang Pria Nekat Curi Gas Elpiji
Baca juga: Siap Penuhi Undangan DPRD, Machli: Patungan Itu untuk Beli Baju Kaos
Ia merasa bingung dan tak habis pikir, mengapa masih saja ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang tega mencuri aset milik Pemko Banjarmasin tersebut.
Padahal menurut Mukhyar, keberadaan pompa air tersebut sangat penting untuk tanaman yang tertanam di taman vertikal di Banjarmasin.
“Kalau tidak selalu disiram air, tanaman itu rentan mengering kemudian mati. Untuk menumbuhkannya, itu memerlukan waktu yang tidak sebentar,” jelasnya.
Belasan pompa air yang hilang tersebut membuat Pemko Banjarmasin mengalami kerugian sekitar Rp 4 Juta lebih.
“Harga mesin pompa air itu satu unitnya Rp400 ribu. Kalikan saja misalnya bila ada sepuluh unit yang hilang,” terangnya.
Apabila kedepannya kasus pencurian mesin pompa air di taman vertikal itu kembali hilang, pihaknya berencana bakal memindah lokasi taman vertikal ke kawasan lain.
“Mungkin, ke Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja,” ungkapnya.
Sementara itu, ditambahkan Plt Sekretaris DLH Kota Banjarmasin, Marzuki menjelaskan bahwa sebulan lalu, polisi sempat memergoki orang yang diduga hendak mencuri mesin pompa air taman vertikal.
“Tak sampai dicuri. Karena ketika dipergoki langsung kabur. Menurut laporan yang kami terima, pencuri tidak bekerja sendirian. Pencuri datang mengendarai roda dua dan beraksi pada malam hari,” ucapnya.
“Kemudian, ada indikasi si pencuri ini juga cukup profesional,” tambahnya.
Untuk itu ia mengimbau agar masyarakat bisa turut serta menjaga aset pemko atau sarana dan prasarana milik pemko yang berada di ruang publik.
“Bila sungkan menegur, bisa paporkan langsung ke kami, atau polsek setempat,” pungkasnya.(fachrul)
Editor : Amran





