Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Desak PDAM Bandarmasih Ringankan Tarif Selama Darurat Corona

Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin Faisal Hariyadi.
BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pada cairan disinfektan di kecamatan kemudian disalurkan di tiap kelurahan dinilai melabrak anjuran pemerintah untuk penanganan virus Corona, mengingat pembagiannya mengundang kerumunan massa.
Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, M Faisal Hariyadi menyesalkan kejadian tersebut.
Ia menyebut kebijakan ini bisa digantikan dengan langkah konkret lain.
“Pembagian itu sudah alangkah bagus membagikan, namun di kecamatan ternyata akhirnya terjadi penumpukkan orang. Padahalkan kita menghindari kerumunan, dengan pembagian itu jadi berdesakan,” ujarnya.
Antusiasme warga tentu tidak terbendung. “Coba lah pemkot dengan segala keterbatasan dan kemampuan khususnya yang bisa dijangkau pemkot misalnya menyediakan sembako gratis kepada masyarakat yang kurang mampu,” kata Faisal.
Selain itu ia juga berharap pemkot maupun pemerintah daerah lainnya bisa memikirkan kebijakan lain untuk masyarakat.
“Kita punya PDAM Bandarmasih, tolong pemkot dalam hal ini walikota, bicara apa yang bisa dilakukan pemkot dengan konkrit dan ril, contoh dengan meringankan biaya PDAM. Karena saat ini kita semua sedang dalam masa sulit,” ujarnya.
Faisal mengapresiasi, kebijakan presiden RI terhadap PLN di masa saat seperti ini, dengan memberikan kebijakan meringankan beban masyarakat.
“Kita sedang membutuhkan semuanya. Tolong kita bicarakan formulasinya, kalau tidak bisa digratiskan paling tidak dikurangi, sehingga ada peran real pemerintah saat ini membantu masyarakat menghadapi masa sulit,” pungkasnya. (farid)
Editor : Amran