Kerusakan Ruang Kelas SDN Kelayan 1 Masih Dalam Tahap Perbaikan

Perbaikan lantai kelas di SDN Kelayan Selatan 1 yang mengalami kerusakan parah

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin terus melakukan pembenahan terhadap sekolah-sekolah yang rusak.

Banyaknya sekolah yang rusak di Banjarmasin tentunya menjadi atensi besar bagi Pemko Banjarmasin untuk memberikan kenyamanan terhadap prosesi belajar mengajar.

Salah satu sekolah yang mengalami kerusakan yakni SDN Kelayan Selatan 1 yang berlokasi di Jalan Tembus Mantuil Gang Sartika.

Sekolah yang rusak akibat terjangan banjir beberapa tahun yang lalu ini, rupanya sudah diperbaiki dan hampir rampung.

Disampaikan Plh Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin Isnooredy, yang melakukan peninjauan langsung terhadap perbaikan sekolah tersebut bahwa perbaikan sudah hampir rampung atau sekitar 70 persen selesai.

Perbaikan yang dilakukan di SDN Kelayan Selatan 1 ini meliputi 3 ruang kelas yang mengalami kerusakan parah mulai dari atap yang bocor hingga plafon yang berlobang.

Baca Juga Jaga Kondusifitas, Sel Warga Binaan Lapas Kelas IIA Karang Intan Digeledah

Baca Juga Siswa Kelas 3 SD Ikuti Pendakian Nasional Merah Putih Gunung Halau-Halau 2023, Dandim HST: Luar Biasa!

“Jadi perbaikan mulai dari atap, rangka plafon dan plafonnya. Serta ada 1 kelas yang melakukan perbaikan lantainya penuh,” tuturnya.

Ia pun menargetkan, seluruh perbaikan ruang kelas di SDN Kelayan Selatan 1 itu akan selesai 1 bulan ke depan.

“Karena ini juga masuk prioritas karena kondisinya yang sudah parah, jadi tahun ini Alhamdulillah bisa kita lakukan perbaikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala SDN Kelayan Selatan 1, Martha Rizqi, mengungkapkan apabila nantinya seluruh ruangan selesai diperbaiki, maka langsung digunakan untuk proses belajar mengajar.

“Tetap jadi ruang belajar anak-anak mulai dari kelas 4, 5 dan 6,” ungkapnya.

Sebelumnya kata dia proses belajar mengajar seluruh siswa dilakukan dengan shift. Yakni kelas 1, 2 dan 3 belajar sejak pukul 8 sampai 10 pagi. Dilanjutkan kelas 4, 5 dan 6 dari jam 10 pagi sampai jam 1 siang.

“Jadi sebanyak 93 siswa itu kita lakukan pembelajaran dengan 2 shift,” pungkasnya.(fachrul)

Editor : Amran