Kerja Sama RMF – ISSDF Berlanjut

Ketua Umum ISSD Foundation, Hasnuryadi menken kerjasama Program Pengembangan Sosial Sport School Real Madrid Foundation (SSS RMF). (foto : IG Hasnuryadi Sulaiman)

BANJARMASIN, kilkalsel– Real Madrid Foundation (RMF) sepakat melanjutkan kerja sama Program Pengembangan Sosial Sport School Real Madrid Foundation (SSS RMF) di Indonesia.

Klub sepakbola terbesar dunia asal Spanyol tersebut, melalui nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), sudah ditandatangani di kantor klub Real Madrid, Spanyol, Kamis (7/12/2017) siang waktu setempat.

Sementara di Indonesia, program SSS RMF dikelola oleh Yayasan Pengembangan Sosial Olahraga (ISSD Foundation) yang sudah berjalan sejak tanggal 15 Desember 2011.

Penandatanganan yang dilakukan antara Vice President Real Madrid Foundation, Enrique Sanchez, dan Ketua Umum ISSD Foundation, Hanuryadi Sulaiman, berdurasi hingga tahun 2021.

Ketua Umum ISSD Foundation, Hasnuryadi Sulaiman (satu dari kiri) menken kerjasama Program Pengembangan Sosial Sport School Real Madrid Foundation (SSS RMF). (foto : IG Hasnuryadi Sulaiman)

Menurut Ketua Umum ISSD Foundation, Hasnuryadi Sulaiman, mengelola proram SSS RMF di Indonesia merupakan tantangan yang serius serta tidak mudah.

“Atas kepercayaan ini, kami ingin menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam dan penghargaan kepada Real Madrid Foundation serta Pemerintah Kerajaan Spanyol,” ujar Hasnuryadi, Sabtu (9/12/2017).

Anggota Komisi X DPR RI ini menambahkan, saat ini program SSS RMF yang disepakati berjumlah empat sekolah di empat kota. Tiga sekolah merupakan program yang telah berjalan sejak tahun 2012.

Yakni, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Samarinda di Kalimantan Timur dan Banjarbaru di Kalimantan Selatan.

Sementara satu lagi yaitu di Banda Aceh yang dikelola oleh Universitas Ubudiyah merupakan sekolah baru yang disetujui dan akan mulai beraktivitas pada akhir Januari 2018.

Hal yang menarik dalam pengembangan program di Universitas Ubudiyah Banda Aceh yakni adanya kelas siswa yang berasal dari anak-anak berkebutuhan khusus, yaitu anak-anak penyandang autis. Saat ini, tercatat sudah sepuluh anak autis yang mendaftar dan kemungkinan jumlahnya masih akan bertambah.

“Kami yakin Real Madrid Foundation punya pengalaman dan metode pelatihan untuk anak-anak berkebutuhan khusus itu,” beber Hasnuryadi yang juga Manajer Klub PS Barito Putera.

Dukungan berbagai pihak dan sponsor juga dibutuhkan untuk program yang sangat berharga untuk pembangunan karakter anak-anak Indonesia di masa depan.

Dukungan dari pemerintah khususnya Kantor Staf Kepresidenan, Kemendikbud dan Kemensos sangat dibutuhkan untuk program ini.

Sementara, Enrique Sanchez dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang dilakukan dalam tujuh tahun menjalankan program ini.

“Kehadiran perusahaan Hasnur Group yang sangat besar pengaruhnya untuk mendukung dan komitment untuk menjalankan program, membuat program ini menjadi mudah dilaksanakan, dan bekerja sama sebagai sebuah kesatuan sehingga tujuan menjadi lebih cepat tercapai,” tandas Vice President yang juga Sekretaris Dewan Direksi Real Madrid.(baha)

Editor : Amran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.