Kenang Perjalanan Burhani Yunus, PWI Kalsel Gelar Doa Bersama

Keluarga besar PWI Kalsel menggelar doa bersama tiga hari meninggalnya wartawan senior Burhani Yunus yang akrab disapa Abuk.(foto : syarif wamwn/klikkalsel)

SIWO PWI Kalsel Anugerahkan Burhani Yunus Sebagai Pemain Terbaik

BANJARMASIN, klikkalsel- Dalam rangka mengenang kepergian wartawan senior, Burhani Yunus alias Abuk yang meninggal saat mengikuti turnamen futsal, PWI dan IKWI Provinsi Kalsel gelar doa bersama di Sekretariat PWI Kalsel, Senin (24/12/2018).

Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie mengatakan, seluruh keluarga besar PWI Kalsel sangat berduka atas kemba;inya Abuk kepada sang Khalik.

“Seharusnya agenda hari ini kita masak-masak, namun karena PWI Kalsel masih berduka, acara kita ganti dengan makan dan doa bersama untuk almarhum,” ujar Helmie.

Dalam perjalannya, almarhum Abuk ujar Helmie adalah wartawan senior yang pernah menjadi rekannya saat masih sama-sama meliput di lapangan.

Menurutnya, terlepas dari kekurangannya, almarhum adalah pribadi yang sangat baik dalam pertemanan.

“Kita yang hadir di sini selain untuk mengenang perjalanan Abuk, juga mendoakannya agar mendapatkan tempat yang layak dan semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT,” tutur Helmi.

Helmi juga menambahkan pada pertandingan lanjutan nanti, semua pemain dan wartawan yang hadir akan memasang pita hitam di lengan sebagai tanda duka.

Sementara itu Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO), Yusnan mengatakan bahwa pertandingan yang sempat ditunda pada hari Sabtu tanggal 29 Desember 2018 untuk babak delapan besar yang dimulai pukul 10.00 Wita.

Sedangkan untuk babak final dan perebutan juara 3 dan 4 akan digelar pada hari Minggu tanggal 30 Desember 2018 dimulai pukul 13.00 Wita.

Ia pun mengungkapkan gelar pemain terbaik pada turnamen kali ini akan dianugerahkan kepada almarhum abuk.

“Sebelum meninggal Abuk sudah cetak 8 gol, dia pemain hebat dan kami telah memutuskan gelar pemain terbaik akan dianugerahkan untuk almarhum Abuk,” pungkas Yusnan.(david)

Editor : Alfarabi