Kategori: Religi

  • Murakata Bersholawat, Puluhan Ribu Jemaah Padati Taman Dwi Warna Barabai

    Murakata Bersholawat, Puluhan Ribu Jemaah Padati Taman Dwi Warna Barabai

    BARABAI, klikkalsel.com – Puluhan ribu jemaah padati Taman Dwi Warna Barabai dalam acara Murakata Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdulqodir Assegaf, Minggu (2/6/24) malam.

    Pantauan klikkalsel.com sekitar pukul 20.30 Wita, masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) datang dengan membawa berbagai perlengkapan seperti bendera bergambar Habib Syech, bendera Indonesia, hingga bendera Palestina.

    Salah satu jemaah, Sadikin saat ditemui mengungkapkan rasa antusiasnya menghadiri acara Murakata Bersholawat.

    “Saya sangat menanti-nanti acara ini,” ujarnya.

    Baca Juga Pemkab HST Gelar Upacara Peringatan Harlah Pancasila 2024 di Taman Dwi Warna Barabai

    Baca Juga Tingkatkan Pelayanan, RSUD H Damanhuri Barabai Gelar Forum Konsultasi Publik

    Sadikin mengaku telah datang ke Taman Dwi Warna Barabai sejak sore.

    “Dari tadi sore Taman Dwi Warna sudah dipadati masyarakat. Salah satunya saya. Kalau datang mendekati waktu mulai, akan susah dapat tempat di depan,” bebernya.

    Lebih dari itu, Sadikin juga mengaku suka dan tenang dengan ikut bersholawat.

    “Apalagi kalau ramai seperti ini, rasanya sangat senang,” ujarnya.

    “Melalui momentum murakata bershalawat ini, diharapkan kita juga berdoa sama-sama untuk saudara kita di Palestina,” pungkasnya.(ziha)

    Editor : Amran

  • Habib Syech Resmikan Masjid Bank Kalsel Kantor Pusat Ihsanul Barokah

    Habib Syech Resmikan Masjid Bank Kalsel Kantor Pusat Ihsanul Barokah

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf bersama Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin meresmikan Masjid Bank Kalsel yang berlokasi Bank Kalsel Kantor Pusat di Jalan Lambung
    Mangkurat No.7 Banjarmasin, Jumat (30/5/2024).

    Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian HUT Bank Bank Kalsel ke 60 yang dilaksanakan tepat sebelum event Bank Kalsel Bershalawat dilaksanakan.

    Peresmian masjid ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf bersama Fachrudin.

    Turut disaksikan bersama Komisaris Utama Independen Bank Kalsel Hatmansyah, Komisaris Independen Bank Kalsel Syahrituah Siregar dan Direktur Kepatuhan Bank Kalsel IGK Prasetya.

    Habib Syech bersyukur, meresmikan salah satu rumah Allah dengan nama Ihsanul Barokah, yang bermakna Kebaikan dan Keberkahan.

    Baca Juga : Ribuan Jemaah Ramaikan Bank Kalsel Bersholawat untuk Keberkahan Banua

    Baca Juga : Dishut Kalsel Lakukan Patroli Gabungan dan Pasang Plang Larangan PETI di Konsesi PT. AGM

    Menurutnya, pegawai harus bekerja sesuai aturan perusahaan, namun jangan sampai lupa beribadah, terlebih lokasi masjid yang sangat dekat.

    ”Saya berharap seluruh pegawai segera menuju masjid saat mendengar adzan berkumandang. Sebab, mengutamakan shalat akan mendatangkan kebaikan dan keberkahan bagi perusahaan,” harap Habib Syech.

    Senada dengan Habib Syech, Fachrudin mengatakan pendirian masjid ini sebagai rasa syukur atas karunia yang diberikan Allah kepada Bank Kalsel untuk meningkatkan ibadah.

    Dengan diresmikannya masjid ini, Fachrudin berharap, dapat memberikan kemudahan, keberkahan dan manfaat bagi pegawai dan masyarakat sekitar Bank Kalsel Kantor Pusat yang ingin beribadah.

    Terutama bagi pegawai dan masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah Sholat Jumat di tempat ibadah yang representatif.

    “Pembangunan masjid ini merupakan cita-cita bersama Insan Bank Kalsel sebagai wujud rasa syukur atas kinerja dan eksistensi 60 tahun Bank Kalsel,” pungkasnya. (adv/klik)

    Editor : Akhmad

  • Gunakan Metode Rashdul Qiblah, Kemenag Banjar Lakukan Kalibrasi Arah Kiblat

    Gunakan Metode Rashdul Qiblah, Kemenag Banjar Lakukan Kalibrasi Arah Kiblat

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjar melakukan kalibrasi arah kiblat menggunakan metode ‘Rashdul Qiblah’ Selasa (28/5/2024) sore.

    Pengecekan arah kiblat yang dilakukan di depan Kantor Kemenag Kabupaten Banjar ini dengan metode sederhana, namun dapat dijamin keakuratannya yang bernama Rashdul Qiblah dengan cara melihat bayangan matahari pada saat Istiwa A’zam.

    Metode Rashdul Qiblah adalah metode menghitung arah kiblat, ketika matahari tepat berada di atas Ka’bah, yaitu 21º 25′. Pengecekan di daerah menggunakan benda tegak lurus, atau dengan tali yang dikasih bandul dan diletakkan pada bidang rata, dengan melihat tegak lurus bayangan untuk menentukan arah kiblat.

    Dijelaskan oleh Staf Pelaksana Bimas Islam, Kemang Banjar Ahmad Zabidi, proses pengecekan dengan menggunakan metode tersebut bisa dilakukan dalam setahun hanya pada dua bulan, yakni tanggal 27 dan 28 Mei, serta 15 dan 16 Juli pada saat salat Ashar di Makkah.

    “Pengecekan ini sangat efektif untuk menentukan arah kiblat salat, karena dengan metode ini tidak seperti menggunakan kompas yang dapat terpengaruh dengan benda di sekitar, seperti besi dan bidang magnet lain,” ucapnya kepada klikkalsel.com.

    Baca Juga : Tangis Jemaah Pecah di Aula Jeddah

    Baca Juga : Pesta Demokrasi Dimulai, KPU Kalsel Launching Maskot dan Jingle

    rlebih jelas Zabidi, mengecek bangunan masjid atau musala yang telah terbangun menggunakan metode kompas, hal tersebut karena pada bangunan sudah terdapat besi-besi tiang, yang dapat mempengaruhi keakuratan.

    Namun bukan berarti metode Rashdul Qiblah tidak memiliki kekurangan. Dalam metode yang memanfaatkan bayangan yang dihasilkan dari pancaran sinar matahari, hal tersebut membuat metode ini tidak bisa dipakai ketika cuaca tengah hujan, atau hanya sekadar mendung.

    Selain itu, Zabidi menjelaskan, jika dalam pengecekan kiblat di Kabupaten Banjar tidak terdapat perubahan yang sangat signifikan. Pasalnya tidak ada fenomena aneh yang terjadi di Kota Serambi Makkah ini.

    “Yang dapat mempengaruhi berubahnya arah kiblat itu seperti gempa bumi dahsyat, tapi bukan Ka’bahnya yang berubah, melainkan wilayah yang dilakukan pengecekan bergeser,” ungkapnya.

    Walau dalam beberapa waktu lalau, Kabupaten Banjar sempat dilanda bencana gempa, namun tidak mempengaruhi arah kiblat di wilayah ini. (Mada Al Madani)

    Editor: Abadi

  • Kenakan Ihram, JCH Gelombang Dua Embarkasi Banjarmasin Diberangkatkan

    Kenakan Ihram, JCH Gelombang Dua Embarkasi Banjarmasin Diberangkatkan

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Sebanyak 315 jamaah calon haji (JCH) berasal dari kelompok terbang (Kloter) BDJ 09 Kabupaten Tabalong diterbangkan langsung menuju Mekah Al Mukarramah melalui Embarkasi Banjarmasin, Jumat (24/5/2024).

    Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H.Muhammad Tambrin mengatakan, JCH gelombang kedua yang pemberangkatan Embarkasi Banjarmasin berasal dari Tabalong.

    Dan untuk pemberangkatan embarkasi dari Banjarmasin dimulai pada 24 Mei hingga 10 Juni 2024.

    “Pada pemberangkatan gelombang dua tersebut akan langsung menuju Mekah dan semua jemaah sudah mengenakan pakaian ihram sejak di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin,” katanya.

    Dikatakannya pula, pada Kloter BDJ 09 tersebut terdapat 13 jamaah lanjut usia (Lansia) yang menggunakan kursi roda, sesuai tagline Haji 2024 Haji Ramah Lansia.

    Baca Juga : 320 JCH Kloter 1 Embarkasi Banjarmasin Berangkat ke Tanah Suci, Paman Birin: Semoga Menjadi Haji Mabrur

    Baca Juga : CJH Kabupaten Banjar Masuk Asrama Haji, Dari 315 Jemaah Terdapat 50 Lansia dan Risti

    Dalam penerbangan Kloter BDJ 09 berangkat dari Bandara Syamsudin Noor pada 24 Mei 2024 pukul 01.15 Wita dan direncanakan mendarat di King Abdul Aziz International Airport Jeddah, pada 24 Mei 2024 pukul 09.30 WAS.

    “Saya berharap para jemaah Lansia yang memakai kursi roda bantu dan kawal bersama-sama,”ucapnya.

    Pada kloter tersebut ada 5 petugas yang terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah dan Tenaga Kesehatan Haji Indoensia (TKHI) yang terdiri dari 1 dokter dan 2 perawat yang menyertai jamaah dibantu petugas haji daerah (PHD).

    “Kepada jemaah Ikuti aturan dan petunjuk dari petugas Kloter yang menyertai jemaah, supaya semuanya kompak terkoordinasi. Taati dan ikuti juga arahan dan petugas dari ketua rombongan dan ketua-ketua regu yang telah ditunjuk,” pintanya.

    Untuk suhu di Arab Saudi mencapai 40 derajat jadi jemaah hendaknya banyak mengkonsumsi air putih dan hindari paparan cahaya matahari.

    “Namun bagi kaum laki laki jangan menutup kepala dengan penutup apapun, karena sedang berihram,” pungkasnya (azka)

    Editor : Akhmad

  • JCH Banjar Kloter 10 Dilepas ke Embarkasi, Asisten III: Jemaah Dianjurkan Berpakaian Ihram Sejak Berangkat dari Embarkasi

    JCH Banjar Kloter 10 Dilepas ke Embarkasi, Asisten III: Jemaah Dianjurkan Berpakaian Ihram Sejak Berangkat dari Embarkasi

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Sebanyak 25 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Banjar diberangkatkan menuju Embarkasi Asrama Haji Banjarnaru di halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Banjar, Jumat (24/05/2024) sekitar pukul 10.00 Wita.

    JCH kompok terbang (Kloter) 10 dari Kabupaten Banjar ini, menurut Asisten III, Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Banjar, hari ini 25 orang ditambah 1 petugas yang diberangkatkan ke Embarkasi, dan akan berangkat langsung menuju Jeddah.

    “Ini sudah diprogramkan dari pemerintah pusat terkait skema. Setelah sampai di sana atau di Yalamlam. Jika berpendapat mau ambil miqat di udara bisa untuk melaksanakan umrah wajib, atau juga bisa ketika sampai Jeddah,” jelasnya.

    Baca Juga 320 JCH Kloter 1 Embarkasi Banjarmasin Berangkat ke Tanah Suci, Paman Birin: Semoga Menjadi Haji Mabrur

    Baca Juga CJH Kabupaten Banjar Masuk Asrama Haji, Dari 315 Jemaah Terdapat 50 Lansia dan Risti

    Masruri mengatakan, jika menurut informasi cuaca di Tanah Suci lumayan panas.

    Oleh sebab itu, pihaknya menganjurkan kepada C
    JCH agar berpakaian ihram sejak keberangkatan dari Embarkasi menuju Jeddah, agar ketika mengambil moqat tidak ribet.

    “Jadi kami anjurkan mereka sudah siap berpakaian, agar tidak ribet lagi ketika sampai di Yalamlam, atau di Jeddah,” ucapnya.

    Sementara itu, Kepala Kemenag Banjar, H Muhammad Rofi’i mengatakan, cuaca tidak terlalu terik, masih sama halnya dengan Banjarmasin 33 derajat.

    Namun pihaknya mengharapkan jemaah agar mematuhi anjuran petugas.

    “Jemaah jangan memporsir kepada ibadah yang sunat, jadi lebih fokus kepada ibadah yang wajib,” ucapnya.

    Lebih lanjut, dia menganjurkan, agar waktu terbang 9 jam lebih di dalam pesawat digunakan untuk tidur, guna menghemat tenaga

    Rofi’i mengatakan, jemaah keloter 10 berjumlah 25 orang ini akan berangkat ke tanah suci pada 25 Mei 2024, besok. (Mada Al Madani)

    Editor : Akhmad

  • JCH Keloter 1 Banjar Sampai di Makkah dengan Kondisi Sehat

    JCH Keloter 1 Banjar Sampai di Makkah dengan Kondisi Sehat

    MARTAPURA, klikkalsel.com – 315 Jemaah Calon Haji (JCH) kloter 1 dari Kabupaten Banjar yang berangkat pada 12 Mei lalu, kini telah berada di Kota Makkah Al Mukaramah dengan kondisi sehat.

    Dijelaskan Kepala Kemenag Banjar, H Muhammad Rofi’i, jika dari laporan Ketua Kloter tidak ada keluhan kesehatan.

    “Alhamdulillah saat ini tidak ada keluhan kesehatan dari jemaah kloter 1, dan kebetulan ketua kloternya dari Kementerian Agama Banjar,” ucapnya, kepada klikkalsel.com, Jumat (24/05/2024) siang.

    Baca Juga NasDem Batola Ajukan Nama Haji Jahrian Untuk Maju Pemilihan Bupati

    Baca Juga 320 JCH Kloter 1 Embarkasi Banjarmasin Berangkat ke Tanah Suci, Paman Birin: Semoga Menjadi Haji Mabrur

    Dalam Kloter 1 Banjar ini terdapat 50 lanjut usia (Lansia) dan Beresiko Tinggi (Risti), sehingga harus dilakulan penanganan ekstra oleh para petugas yang mendampingi.

    Baca Juga

    Pada keberangkatan Kloter 1 tersebut, Rofi’i mengatakan, sudah dilengkapi dengan 5 petugas, yang terdiri dari 3 medis (1 dokter, 2 perawat), pembimbing ibadah, serta ketua kloter.

    Selain itu, terdapat informasi dalam keloter 1 terdapat sepasang suami istri (Pasutri) yang mengalami sakit, sehingga keberangkatannya ditunda, dan akan berangkat bersama dengan kloter 10 besok.

    Hal tersebut dijelaskan oleh H Muhammad Rofi’i, jika terdapat CJH yang mengalami sakit, maka akan dimajukan dan ditunda sementara, namun akan tetap diberangkatkan dengan keloter selanjutnya. (Mada Al Madani)

    Editor : Akhmad

  • Memberi Makan Kucing Liar Merupakan Sedekah dan Cara Membuka Pintu Rezeki

    Memberi Makan Kucing Liar Merupakan Sedekah dan Cara Membuka Pintu Rezeki

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Tahukah kalian, memberi makan hewan, diantaranya kucing liar maupun sebuah wilayah merupakan bentuk dari sedekah kepada makhluk hidup dan mendapatkan pahala yang besar.

    Hal itu disampaikan Ustadz Muhammad Maulana Al Kelayani, saat ditanya manfaat memberi makan hewan atau kucing liar, Rabu (22/5/2024).

    “Membagikan makanan kepada hewan itu bagus dan merupakan bentuk sedekah kepada makhluk hidup ciptaan Allah,” ujarnya.

    Menurut ustadz, ada pendapat ulama yang menjelaskan jika memberi makan hewan tersebut termasuk cara untuk menarik rezeki untuk diri.

    “Jadi orang yang rajin memberi makan kucing, meski hanya sisa makanan mereka, dianggap melakukan sedekah. Bahkan ketika kita berbagi rezeki dengan kucing, InsyaAllah rezeki kita juga akan dilipatgandakan,” tuturnya.

    Baca Juga : Begini Penjelasan Hukum Islam Melaksanakan Aqiqah dan Waktu yang Dianjurkan

    Baca Juga : Berawal Dari Halaqah, Ponpes Darussalam Kini Berusia 110 Tahun Dengan Ribuan Santri dan Jutaan Alumni

    Lebih lanjut, mengambil dari beberapa sumber, dalam sebuah riwayat dikatakan, “Pada setiap sedekah kepada makhluk yang memiliki hati (jantung) yang hidup, akan dapatkan pahala kebaikan. Seorang muslim yang menanam tanaman atau tumbuh-tumbuhan yang kemudian dimakan oleh burung-burung, manusia, atau binatang, maka baginya sebagai sedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

    Komunitas pecinta kucing Banjarmasin saat memberi makan kucing liar pada bulan Ramadan (Dok.klikkalsel)

    Dalam hadis lain, Rasulullah pernah ditanya oleh salah seorang sahabat, “Apakah berbuat baik kepada binatang bagi kami ada pahalanya?” Lantas Rasulullah bersabda, “Di dalam setiap apa yang bernyawa ada pahalanya.” (HR. Bukhari & Muslim).

    Sementara itu pahala sedekah dijelaskan oleh Allah Swt dalam Surah Al-Baqarah ayat 261 yang artinya:

    “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Baqarah: 261). (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Jelang Puncak Waisak, Vihara Dhammasoka Gelar Pindapatta

    Jelang Puncak Waisak, Vihara Dhammasoka Gelar Pindapatta

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sambut peringatan Hari Raya Waisa 2568 Budhis Era (BE) atau tepatnya 23 Mei 2024, Vihara Buddha Dhammasoka di Jalan Pierre Tendean sudah mulai melakukan sejumlah persiapan.

    Hari raya umat Buddha ini akan dilaksanalan dengan penuh suka cita di Banjarmasin. Detik-detik Trisuci Waisak tahun 2568 BE ini nantinya akan dilaksanakan pukul 20.00 Wita pada Kamis (23/5/2024).

    Namun sebelum pelaksanaan kegiatan Trisuci Waisak tersebut hari ini, Rabu (22/5/2024) pihak Vihara Dhammasoka melaksanakan Pindapatta yang diikuti para siswa dari Taman Kanak-kanak (TK) SD, dan SMP Dhammasoka.

    Pindapatta itu sendiri merupakan tradisi menerima pemberian seperti halnya bahan makanan dari masyarakat kepada para Bhikkhu.

    Baca Juga Peringati Hari Kebangkitan Nasional, Rutan Barabai Gelar Penyuluhan Wawasan Kebangsaan

    Baca Juga Gelar Hari Kebangkitan Nasional, Pemkab Banjar Dapatkan Penghargaan Dari Kemenkes RI

    Dalam kehidupan para Buddha dan siswanya atau para biksu sejak zaman dahulu, tradisi pindapatta masih lestari hingga kini.

    Di Indonesia, tradisi ini hanya dilakukan pada waktu-waktu tertentu termasuk Waisak. Salah satunya yang dilaksanakan di lapangan sekolah di kawasan Vihara Dhammasoka Banjarmasin, para siswa TK, SD dan SMP berbaris memegang sejumlah bahan makanan.

    Pelaksanaan Pindapatta oleh Siswa TK, SD dan SMP Vihara Dhammasoka

    Kemudian, menyerahkannya kepada Bhikkhu yang berkeliling dengan membawa patta atau mangkok sembari mengucapkan doa.

    Wesley Yasa Cahyadi, salah satu siswa SMP Dhammasoka mengatakan, selain menjadi kesempatan langsung berbagi dengan para bhikkhu, Pindapatta juga memiliki makna tersendiri.

    “Karena pindapatta ini mengajarkan anak-anak untuk bederma,” ujarnya.

    Selanjutnya yang dibagikan kepada para bhikkhu, nantinya juga diserahkan kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan.

    Sementara itu Kepala Vihara Dhammasoka Banjarmasin, Bhante Saddaviro Mahathera mengatakan jika esensi tradisi Pindapatta dalam perayaan Waisak itu untuk mengenalkan anak-anak akan sifat bajik.

    “Pada intinya adalah untuk mengembangkan kemurahan hati dan peduli pada orang lain,” jelasnya.

    Nantinya, setelah pelaksanaan Pindapatta, rangkaian perayaan Waisak juga diisi dengan puja bakti umum atau upacara keagamaan dan lain sebagainya.

    “Secara nasional kita mengangkat tema ‘Memperkokoh Persatuan Dalam Keberagama’. Intinya dalam persatuan dan keberagaman ini kita membangun bangsa ini sesuai target yakni Indonesia Emas,” pungkasnya.(fachrul)

    Editor : Amran

  • 320 JCH Kloter 1 Embarkasi Banjarmasin Berangkat ke Tanah Suci, Paman Birin: Semoga Menjadi Haji Mabrur

    320 JCH Kloter 1 Embarkasi Banjarmasin Berangkat ke Tanah Suci, Paman Birin: Semoga Menjadi Haji Mabrur

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor didampingi istri Raudatul Jannah selaku Ketua TP PKK Kalsel melepas keberangkatan kloter 1 jemaah calon haji (JCH) Embarkasi Banjarmasin asal Kabupaten Banjar ke tanah suci, Arab Saudi, Minggu (12/5/2024) pagi.

    Paman Birin, sapaan akrab gubernur dan Acil Odah, panggilan familiar sang istri, menyalami para jemaah haji yang langsung naik bus menuju Bandara Syamsuddin Noor dari Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin, Banjarbaru. Jemaah calon haji kloter 1 ini terdiri 320 orang termasuk 5 pendamping.

    Sebelum melepas secara resmi, Paman Birin dan Acil Odah terlebih dahulu mendatangi jemaah lansia seraya menyalami para jemaah yang lain dan tak sedikit dari jamaah mengajaknya untuk berfoto bersama.

    Paman Birin mengatakan, para jemaah haji yang berangkat tahun ini hendaknya bersyukur, karena panggilan ibadah haji tidak dimiliki oleh semua orang.

    “Alhamdulillah, pian-pian berataan ini adalah tamu Allah. Mudah-mudahan berangkatnya selamat dan pulangnya juga selamat sampai Banua. Sebagaimana kata Kalsel yakni kalian selamat. Mudah-mudahan berataan selamat,” tuturnya.

    Baca Juga : CJH Kabupaten Banjar Masuk Asrama Haji, Dari 315 Jemaah Terdapat 50 Lansia dan Risti

    Baca Juga : Kantongi Dugaan Pelanggaran Netralitas Pilkada 2024, ASN Bandel Bakal Dipanggil Bawaslu Kalsel

    Di sisi lain, menurut Paman Birin selain Kalsel sebagai pintu gerbang Ibu Kota Nusantara di masa depan, sebutan Kalsel Babussalam insya Allah akan menjadi doa bagi para masyarakat Kalsel yakni Kalsel sebagai pintu keselamatan bagi seluruh warganya.

    “Kalau Aceh Darussalam, kalau Brunei Darussalam, dan kalau Kalsel Babussalam, yakni pintu keselamatan bagi siapa saja. Mudah-mudahan kita berataan salamat di dunia maupun di akhirat,” ucapnya.

    Paman Birin juga mengisahkan ketika dirinya menunaikan ibadah haji. Menurut Paman, nantinya ada penyesuaian lidah orang Banjar ketika sampai di tanah suci, apalagi selamat 40 hari lamanya berada disana.

    “Sudah bawalah pian iwak karing? Atau mandai? Apalagi lawas disana, pasti pian kena kaganangan masakan banua, apalagi papuyu baubar,” tanya paman Birin disambut tawa jemaah.

    “Ulun atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel mengucapkan selamat menjalankan ibadah haji, dan semoga menjadi haji yang mabrur. Dan dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim kloter pertama jemaah haji asal Kabupaten Banjar ulun nyatakan dilepas secara resmi,” pungkasnya.

    Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kalsel sekaligus Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin, Muhammad Tambari menjelaskan, Embarkasi Banjarmasin akan melayani 5,759 orang dengan rincian Jemaah Haji Provinsi Kalimantan Selatan berjumlah 4.071 dan 1.688 Jemaah haji dari Kalimantan Tengah.

    “Adapun jumlah Kelompok Terbang (Kloter) yang di terbangkan dari Embarkasi Banjarmasin 19 kloter dengan rincian 13 kloter jemaah dari Kalimantan Selatan dan 5 Kloter dari Provinsi Kalimantan Tengah dan 1 Kloter Gabungan dengan jemaah dari Medan,” tandasnya. (rizqon)

    Editor: Abadi

  • CJH Kabupaten Banjar Masuk Asrama Haji, Dari 315 Jemaah Terdapat 50 Lansia dan Risti

    CJH Kabupaten Banjar Masuk Asrama Haji, Dari 315 Jemaah Terdapat 50 Lansia dan Risti

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Sebanyak 10 bus calon jemaah haji (CJH) dilepas Bupati Banjar menuju Embarkasi Asrama Haji Banjarbaru, di Mahligai Sultan Adam, Martapura, Sabtu (11/05/2024) pagi.

    Sebanyak 10 bus disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar untuk membawa 315 orang jemaah dan 5 orang petugas.

    Pada keberangkatan kelompok terbang (kloter) 1 Kabupaten Banjar memiliki 50 jemaah Lansia dan Risti (Risiko Tinggi) seperti menggunakan kursi roda serta lain sebagainya.

    Untuk memberikan pelayanan kepada CJH yang akan berangkat, terutama para Lansia dan Risti, Kementerian Agama (Menag) RI menerapkan Haji Ramah Lansia.

    “Jadi Haji Ramah Lanisa ini, kita ada pendamping dari pihak keluarga agar para Lansia dan Risti ibadahnya tidak terganggu. Dengan adanya pendamping baik dari anak, suami atau istri diharapkan segala permasalahan itu bisa diminimalisir,” ungkap Syawian Ahmad Darmansyah, dari TPHD Kabupaten Banjar.

    Baca Juga Wakil Walikota Banjarmasin Lepas Ratusan Jemaah Haji Asal Kota Banjarmasin

    Baca Juga Bupati Aulia Lepas 298 Calon Jemaah Haji Asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah

    Ditanya terkait para Lansia dan Risti yang tidak memiliki pendamping dari pihak keluarga, Syawian menjelaskan, pihak petugas yang akan mengawal dan membimbing dalam ibadahnya.

    Sementara itu, Bupati Banjar, Saidi Mansyur mengatakan, pihaknya sangat bersyukur bisa mengantar dan mendoakan para jemaah secara langsung, untuk berangkat ke tanah suci Makkah.

    “Karena dalam keberangkatan di musim haji ini memiliki suasana yang bahagia, dilihat dari antusias keluarga yang mengantarkan. Tentu kami dari Pemkab Banjar mengingatkan, ini merupakan ibadah yang sangat luar biasa, semoga mereka bisa melaksanakan dengan sebaik-baiknya, menjadi haji yang mabrur serta kembali ke tanah suci dengan selamat,” ucapnya.

    Selain itu, Saidi mengatakan, para petugas haji harus kompak agar para jemaah yang dilayani bisa beribadah dengan khusyuk. (Mada Al Madani)

    Editor: Abadi