Kategori: Headline

  • Wanita di Banjarmasin Selatan Disekap dan Diancam dengan Kapak oleh Perampok

    Wanita di Banjarmasin Selatan Disekap dan Diancam dengan Kapak oleh Perampok

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Seorang wanita disekap dan diancam orang tidak dikenal yang diduga melakukan perampokan di sebuah rumah Jalan 9 Oktober RT 2, Kelurahan Pekauman, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Rabu (30/10/2024).

    Informasi dihimpun, wanita itu, bernama Aida (53) warga RK Ilir yang hendak mampir ke rumah kosong milik orang tuanya usai mengantar makanan ke sekolah anaknya.

    Namun, sesampainya dirumah kosong tersebut ia merasa ada orang berada di dalam rumah dan kemudian memberanikan dirinya untuk memeriksanya.

    Saat memeriksa lantai atas, Aida tiba-tiba dihadang oleh seorang pria yang langsung mengancamnya dengan senjata tajam berupa kapak agar tidak berteriak.

    Menurut saksi, Novi (32) warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian mengatakan, pria tersebut mengikat pergelangan tangan Aida dan memaksa korban tetap tenang sambil mengancamnya.

    Baca Juga Penemuan Wanita Tewas Gantung Diri di Mandingin HST, Diduga Sering Dengar Bisikan

    Baca Juga Geger! Seorang Wanita Asal Mandingin HST Ditemukan Tewas Gantung Diri

    “Dalam kondisi terikat dan terancam, Aida memohon agar pelaku tidak melukainya dan mempersilakan pelaku mengambil barang-barang di rumah tersebut,” ujarnya.

    Pelaku kemudian memaksa Aida menyerahkan PIN ATM yang dibawanya serta mengambil ponsel dan helm milik Aida yang berada di kendaraannya.

    Di tengah situasi mencekam itu, Aida mengaku sempat menduga bahwa pelaku mungkin telah beberapa hari menetap secara diam-diam di rumah tersebut, mengingat adanya barang-barang asing yang ia temukan.

    Dengan keberanian, Aida akhirnya berhasil melarikan diri dan mencari pertolongan ke sebuah warung terdekat meski dalam kondisi masih terikat.

    Saat tiba di warung, Aida berteriak minta tolong, dan warga sekitar pun segera berdatangan.

    Tak lama kemudian, pihak kepolisian tiba di lokasi kejadian dan langsung melakukan penyelidikan.

    Di tempat kejadian, polisi menemukan sebuah ponsel yang diduga milik pelaku. Saat ini, rumah tersebut telah dipasangi garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut, sementara pelaku masih dalam pengejaran.

    Aida kini menjalani pemeriksaan di Polsek Banjarmasin Selatan untuk membantu proses penyelidikan. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Jaya Tega Perkosa Gadis Berkebutuhan Khusus yang Dititipkan Kepadanya Untuk Dijaga

    Jaya Tega Perkosa Gadis Berkebutuhan Khusus yang Dititipkan Kepadanya Untuk Dijaga

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Aksi bejat dilakukan JS alias Jaya (42) warga Banjarmasin Barat yang tega menyetubuhi seorang gadis berkebutuhan khusus, ENR (22) yang masih merupakan tetangganya sendiri.

    Diungkapkan Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Eru Alsepa melalui Kanit PPA Ipda Partogi Hutahaean, kejadian itu bermula saat tersangka diminta oleh kerabat korban untuk menjaga korban dan temannya R (19) yang juga berkebutuhan khusus karena akan ditinggal pergi, Jumat (4/10/2024).

    “Jadi korban ENR dan R ini mengalami down syndrom. Karena akan ditinggal pergi mereka dititipkan kepada tersangka untuk menjaganya,” ucapnya.

    Saat itu korban dan R bermain di kamar, kemudian masuk dan mendapati korban bertelanjang dada. Hal itu membuat nafsu tersangka bangkit dan mulai menjalankan aksi bejatnya.

    Korban lantas mendorong korban ke atas kasur dan menyetubuhinya dengan paksa.

    Baca Juga Sambangi Korban Pemerkosaan Mantan Anggotanya, Kapolresta Banjarmasin: Minta Maaf Dan Silaturahmi

    Baca Juga Perbedaan Pencabulan dan Pemerkosaan di Mata Hukum

    “Korban sempat melawan dengan mendorong tubuh tersangka, namun pipinya di tampar oleh tersangka. Karena ketakutan korban diam saja,” tutur Kanit.

    Usai menjalankan aksinya tersangka kemudian membuatkan keduanya mie instan.

    Sore harinya korban mengadu kepada kerabatnya bahwa merasakan sakit saat buang air kecil.

    Curiga akan hal itu pihak keluarga lantas melaporkannya kepada pihak berwajib. Setelah melakukan penyelidikan mendalam tersangka akhirnya dibekuk di rumahnya, Selasa (29/10/2024).

    “Kepada penyidik tersangka mengakui perbuatannya,” tegas Kanit.

    Atas perbuatannya tersangka dijerat Pasal 286 KUHP atau Pasal 285 KUHP tentang Persetubuhan Terhadap Perempuan Tidak Berdaya atau Pemerkosaan. (Airlangga)

    Editor: Abadi

  • Muhidin-Hasnur & Raudatul Jannah-Rozanie Adu Gagasan di Debat Perdana

    Muhidin-Hasnur & Raudatul Jannah-Rozanie Adu Gagasan di Debat Perdana

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Adu gasan antar Pasangan Calon Gubernur Kalsel dan Wakil Gubernur Kalsel, Muhidin-Hasnuryadi Sulaiman dan Raudatul Jannah-Akhmad Rozanie mewarnai debat publik perdana yang digelar di Ballroom Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Rabu (23/10/2024) malam.

    Masing-masing pasangan calon menyampaikan visi-misinya sebelum memasuki sesi tanya-jawab. Antara Muhidin-Hasnur dan Raudatul Jannah-Akhmad Rozanie sama-sama menawarkan keberlanjutan pembangunan untuk Kalsel yang lebih baik lima tahun ke depan.

    Pasangan Calon Nomor Urut 1 Muhidin-Hasnur mengemukakan program prioritas terlebih dahulu, yang mana paling menonjol adalah menitik beratkan akan membangun stadion bertaraf internasional.

    “Insya Allah kalau diperkenankan namanya akan menjadi Barito Putera Internasional Stadion,” tutur Hasnur.

    Selain itu, Hasnur juga menyampaikan bahwa pihaknya mempunyi program prioritas lainnya. Yaitu pembangunan pesantren modern terpadu, mendorong paket A, B, dan C. Pembangunan jembatan Pulau Laut dan pembangunan Pelabuhan Internasional Mekar Putih.

    ”Kemudian mendorong Bandara Syamsudin Noo kembali menjadi bandara internasional,” tandasnya.

    Menyimak paparan rivalnya, Raudatul Jannah-Akhmad Rozanie tak mau kalah. Pasangan Calon Nomor Urut 2 ini juga mengemukakan program unggulan.

    Di antaranya adalah pinjaman tanpa bunga untuk UMKM, kemudian tiga program dalam peningkatakn kesejahteraan masyarakat.

    Pertama Program Pinjaman & Harga Murah (PROPIHAMU), yaitu Bantuan pinjaman tanpa bunga untuk UMKM & penyediaan pupuk murah bagi petani serta BBM murah bagi nelayan.

    Kedua Program Peluang Kerja & Investasi (PROPELKERIN), yakni Menciptakan peluang kerja baru melalui inovasi dari desa hingga kota, dengan memperbanyak Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap kerja; mengundang investor & mempermudah prosedur investasi di Banua.

    Terakhir Program Kesejahteraan Pegawai (PROKESTRAPEG), meningkatkan kesejahteraan pegawai P3K & tenaga honorer sesuai UMP Kalsel.

    “Membangun masyarakat banua yang kita cintai ini agar sejahtera dalam ungkapan yang paling sederhana menurut kami adalah tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh, tidak nganggur, dan bebas beribadah,” kata Adil Odah.

    Baca Juga : Demokrat 1 Suara Dukung Muhidin-Hasnur di Pilgub Kalsel dan Arifin-Akbari Pilwali Banjarmasin

    Baca Juga : DPD NasDem HST Tegaskan Komitmen Menangkan Acil Odah-Haji Zanie

    Acil Odah sapaan akrabnya, menjelaskan maksud tidak lapar artinya harus punya program bantuan sosial langsung untuk memberi makan orang miskin.

    “Pemerintah pusat sudah mencanangkan program makan bergizi gratis. Kita tentu akan berpartisipasi menyukseskannya,” ucapnya.

    Kemudian tidak sakit artinya menyiapkan pelayanan kesehatan yang menyeluruh. Paslon ini menawarkan punya rumah sakit dan puskesmas yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

    “Kita perlu tenaga medis dan dokter yang siap melayani 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, dengan obat dan peralatan kesehatan yang memadai,” lanjut dia.

    Selanjutnya tidak bodoh, artinya harus belajar. Untuk belajar perlu sekolah, guru, kurikulum, dan segala peralatan penunjang kegiatan belajar mengajar. Paslon ini menawarkan pendidikan gratis biaya sekolah dan menyalurkan bantuan operasional sekolah (BOS).

    Kemudian tidak nganggur, artinya banyak lapangan kerja yang bisa menyerap seluruh angkatan kerja di Banua. Tidak nganggur artinya menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap kerja.

    “Bebas beribadah, artinya semua masyarakat bebas dalam mlaksanakan ibadah sesuai dengan tuntunan syariat agama yang dianutnya masing-masing,” tutupnya dalam pemaparan visi misi.

    Sementara itu, usai debat perdana yang mengangkat tema Pelayanan Inovatif dan Akselerasi Pembangunan untuk Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Selatan, kedua pasangan kontestan merasa puas bisa beradu gagasan.

    “Program sama-sama bisa dijawab bersama. Cuma ada beda pendapat penyebutan saja, pada intinya tujuan sama. Pasangan 01 dan 02 sama-sama tidak keluar dari konteks KPU,” ujar Muhidin kepada awak media.

    “Kami merasa semua yang kami sampaikan visi-misi dan program unggulan semuanya masuk dan itulah yang menjadikan kami yakin kita berada di hati rakyat Kalimantan Selatan,” timpal Acil Odah.

    Sementara itu, Ketua KPU Kalsel Andi Tenri Sompa mengapresiasi masing-masing kontestan Pilgub dan tim pendukung mematuhi aturan debat. Dia berharap situasi kondusif tetap tercipta saat debat kedua dan terakhir pada 23 November 2024 mendatang.

    ”Mudah-mudahan situasi seperti ini bertahan karena ini proses jalannya kampanye dari semua pasangan calon dan masyarakat bisa menilai pasangan calon yang terbaik untuk Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

    Untuk diketahui, pada debat kedua nanti terkait menyelesaikan persoalan daerah; menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional; dan memperkokoh Negara Kesatuan. (rizqon)

    Editor: Abadi

  • Polda Kalsel Sita 70,7 Kilogram Sabu Jaringan Internasional Dengan Modus Memodifikasi Mobil Jadi Bunker

    Polda Kalsel Sita 70,7 Kilogram Sabu Jaringan Internasional Dengan Modus Memodifikasi Mobil Jadi Bunker

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil menggagalkan peredaran narkoba skala besar jaringan Internasional Ferdy Pratama. Hasil pengungkapan kasus kali ini, sebanyak 70,76 kilogram narkotika jenis sabu disita dari enam orang tersangka, yang mana modus operandinya memodifikasi mobil menjadi bunker penyimpanan sabu.

    Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto menerangkan, jaringan narkoba internasional tersebut berasal dari Malaysia. Kapolda tak menampik Kalsel menjadi tujuan utama peredaran narkoba jaringan internasional di bawah kendali Fredy Pratama yang saat ini masih buron.

    “Kalau kita lihat memang masuk target pasar yang cukup besar,” ucapnya saat gelar perkara pengungkapan kasus didampingi Direktur Resnarkoba Kombes Pol Kelana Jaya di Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Rabu (23/10/2024).

    Kasus puluhan kilogram sabu disertai ribuan pil ekstasi ini berawal tertangkapnya seorang pelaku berinisial AR di salah satu lobby hotel di Jalan Brigjen Hasan Basri, Banjarmasin Utara pada 26 September 2024. Dari AR polisi berhasil menyita delapan paket besar sabu dan tiga belas paket kecil sabu.

    “Sabu ditemukan dalam tas yang dibawa seberat 9,1 kilogram lebih,” ungkap Kapolda.

    Tak cukup sampai di situ, polisi melakukan pengembangan dari penangkapan AR. Alhasil penyidik Subdit III kemudian kembali mengamankan seorang pelaku berinisial MM.

    MM pun tak berkutik saat dibekuk polisi di sebuah rumah di Jalan Cengkeh Raya, Banjarmasin Utara pada 3 Oktober 2024. Di sana petugas menemukan alat hisap dan bukti 0,02 gram sabu yang diduga digunakan MM.

    Pengembangan pun terus berlanjut hingga menghadirkan fakta baru. MM diduga kuat adalah kaki tangan Freddy Pratama alias Miming yang hingga ini masih jadi buruan Interpol. MM berperan sebagai operator peredaran narkotika di tiga wilayah, Jakarta, Surabaya dan Bali.

    Baca Juga Sat Polairud Polresta Banjarmasin Bongkar Jaringan Pengedar Narkoba di Bantaran Sungai

    Baca Juga Deden Ditangkap Polisi Saat Tunggu Pembeli Narkoba

    “Perannya masih kita dalami,” tegas Irjen Pol Winarto.

    Dari hasil interogasi petugas diketahui bahwa MM tengah mengatur pemberangkatan satu unit mobil Mitsubishi Triton warna putih dan dua foto orang yang berangkat untuk mengambil yang diduga narkotika jenis sabu.

    Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto mengecek para tersangka narkoba jaringan internasional Fredy Pratama.

    Setelah mendapat informasi yang cukup petugas kemudian melakukan pengejaran ke Provinsi Kalimantan Barat. Ditemukan ciri-ciri mobil Triton warna putih yang dimaksud dan pembuntutan. Pada 8 Oktober 2024, petugas melakukan penghentian mobil bernomor polisi B 9586 SBC.

    Setelah mobil tersebut dihentikan petugas langsung mengamankan pelaku berinisial AW serta JB dan langsung melakukan penggeledahan terhadap mobil tersebut.

    “Dalam penggeledahan berlangsung di jalan, petugas menemukan barang bukti 50 paket besar sabu-sabu dengan kemasan plastik teh cina bertuliskan Guanyinwang yang disembunyikan di bunker di dalam kursi belakang dengan berat total 51,3 kilogram lebih,” jelas Kapolda Kalsel.

    “Jadi mobil tersebut dimodifikasi pada bagian bawah jok untuk tempat penyimpanan sabu,” lanjut dia.

    Selain itu, petugas juga mengamankan seorang tersangka berinisial MR yang berperan sebagai pembuat bunker di mobil Triton yang digunakan untuk tempat penyimpanan sabu-sabu.

    Selain sabu-sabu di sana petugas turut menyita barang bukti pil ekstasi sebanyak 9.560 butir. Dengan rincian 4.552 butir berlogo Rolls Royce dan 5.008 butir berlogo Burung Hantu.

    Pengembangan pun terus dilakukan hingga pada 10 Oktober 2024 petugas Subdit III kembali mengamankan seorang pelaku berinisial SA di sebuah rumah di Jalan Pangeran Hidayatullah, Banua Anyar, Banjarmasin Timur.

    Rumah tersebut diduga merupakan gudang penyimpanan sabu-sabu. Dimana saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan barang bukti 10 paket besar sabu-danu dengan berat total 10,3 kilogram lebih.

    Atas perbuatan mereka enam pelaku yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dijerat Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

    Untuk AR dijerat pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

    MM dijerat pasal pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

    Sedang MR, AW, J dan SA dijerat pasal pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika (rizqon)

    Ediror: Abadi

  • Suporter Barito Putera Minta Evaluasi Pelatih Setelah Kalah dari PSS Sleman

    Suporter Barito Putera Minta Evaluasi Pelatih Setelah Kalah dari PSS Sleman

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Suporter Barito Putera mendesak manajemen klub berjuluk Laskar Antasari untuk segera mengevaluasi kinerja pelatih usai kekalahan telak dari PSS Sleman dalam laga kandang akhir pekan lalu.

    Desakan ini datang dari para pendukung yang kecewa atas hasil buruk yang terus dialami Laskar Antasari, termasuk di antaranya banyaknya permintaan di media sosial agar pelatih Rahmad Darmawan (Coach RD) mundur.

    Selain kekalahan telak, catatan minor Barito Putera dengan hanya dua kemenangan dari delapan pertandingan yang telah dijalani musim ini menjadi alasan kuat di balik tuntutan para suporter.

    Beberapa perwakilan suporter menyampaikan agar manajemen segera mengambil tindakan evaluasi atau bahkan pergantian pelatih.

    Amang Kandar, salah satu suporter mengatakan, dari hasil kekalahan berulang Barito Putera hingga pekan kemarin menilai sudah saatnya agar manajemen untuk melakukan evaluasi terhadap pelatih.

    “Dengan hasil kemarin kita kalah tiga kosong melawan PSS Sleman, kita rasa ini sudah cukup agar manajemen segera mengevaluasi pelatih,” ujarnya.

    Pasalnya, menurut Amang kandar sampai laga terakhir tersebut tidak ada peningkatan permainan dari Barito Putera yang terlihat nampak tidak memiliki strategi maupun skema menunjukan permainan bagus.

    “Apalagi yang selama ini kita inginkan untuk bermain selalu menunjukan semangat wakasa, bermain dengan tanggung jawab. Tapi permainan kemarin seperti hilang arah,” tegasnya.

    Oleh karena itu, pihaknya besar harapan agar manajemen mau mendengarkan suara dari suporter yang merupakan roh Barito putera itu sendiri.

    Baca Juga : Pertemuan Hangat Bersama Manajemen Barito Putera, Suporter: Kami Rindu Juara

    Baca Juga : Barito Putera U-16 dan U-18 Amankan 3 Poin di Laga Pekan ke 8 EPA Liga 1 2024-2025

    Sebab, bagiannya beranggapan bagaimanapun pelatihlah harus bertanggung jawab dengan keadaan tim saat ini. Terlebih sudah di meet ke 8 Barito putera terlihat semakin menunjukan hasil yang menurun.

    “Kami harap manajemen tidak menanggapi ini dengan hal yang biasa, dengarkanlah kami segera evaluasi pelatih,” tegasnya.

    Kipli, seorang pendukung lainnya, juga mengharapkan evaluasi menyeluruh. “Saya berharap semua, mulai dari pelatih, asisten, pemain, hingga manajemen dievaluasi, agar kita bisa memperbaiki kondisi ini,” tegasnya.

    Senada dengan Kipli, Rizkan, suporter lain, menyatakan kekhawatirannya dengan hasil yang belakangan ini yang sangat jauh dari harapan serta menimbulkan kekecewaan yang mendalam.

    “Kami sangat khawatir dengan kekalahan kemarin. Kami berharap manajemen bisa segera mengevaluasi pelatih,” mintanya.

    Aweh dari komunitas Petir Suporter menambahkan, menanggapi hasil kemarin pihaknya meminta agar ada pergantian pelatih.

    “Karena kami menilai strategi pelatih yang ada ini sudah kebaca dari tim-tim musuh atau lawan,” ungkapnya.

    Terlebih, Liga 1 tahun 2024-2025 baru memasuki pekan ke delapan dan masih banyak lagi pertandingan yang harus dihadapi.

    “Selama kita bisa cepat merubah insyaallah barito akan lebih baik lagi dan kalau bisa pendapat kami pelatih selanjutnya adalah pelatih asing,” imbuhnya.

    Sementara ini, sambungnya mayoritas pelatih pada klub yang bermain di Liga 1 mayoritas menggunakan pelatih asing.

    “Ini demi kelancaran dan keberhasilan varito putera untuk kedepanya,” tegasnya.

    Untuk diketahui, Barito Putera kini terpuruk di posisi ke-13 klasemen sementara dengan raihan 8 poin dari 2 kemenangan, 2 hasil seri, dan 4 kekalahan dalam delapan laga terakhir.(restu)

    Editor : Amran

  • Penggelapan Dana Iuran Warga Banjarmasin Terbongkar, Pelaku Ditangkap di Rumahnya

    Penggelapan Dana Iuran Warga Banjarmasin Terbongkar, Pelaku Ditangkap di Rumahnya

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kasus penggelapan dana iuran warga yang telah berlangsung selama dua tahun akhirnya terbongkar. Pelaku berinisial NY alias Inoy (59), yang bertugas sebagai penjaga malam di lingkungan Komplek Kecamatan Banjarmasin Selatan.

    Pelaku ditangkap di rumahnya oleh Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan karena dilaporkan melakukan aksi penggelapan yang menyebabkan kerugian hingga Rp 28 juta lebih.

    Kapolsek Banjarmasin Selatan, AKP Christugus Lirens, melalui Kanit Reskrim Iptu Sudirno mengungkapkan, kasus ini terungkap setelah warga mulai mencurigai ketidakberesan dalam pengelolaan dana iuran yang dikumpulkan sejak tahun 2022.

    “Setiap bulan dana yang terkumpul dari warga RT 14 sebesar Rp 4.5 juta untuk keperluan operasional lingkungan, dengan kebijakan bahwa pelaku mendapat atas 10 persen perbulannya,” ujarnya, Kamis (17/10/2024).

    “Namun, dari waktu ke waktu, setoran dana yang disampaikan oleh pelaku selalu berkurang,” sambungnya.

    Kecurigaan warga semakin kuat setelah pada rapat RT yang digelar pada 31 Agustus 2024, pelaku tidak mampu memberikan penjelasan terkait penggunaan dana tersebut.

    “Ketua RT setempat, Abdullah, yang juga menjadi korban, bersama warga lain akhirnya melakukan audit terhadap keuangan. Hasilnya, ditemukan bahwa pelaku telah menggunakan sebagian besar dana untuk kepentingan pribadi sejak tahun 2022 hingga Agustus 2024 itu,” jelasnya.

    Baca Juga : Sat Polairud Polresta Banjarmasin Bongkar Jaringan Pengedar Narkoba di Bantaran Sungai

    Baca Juga : Direksi Baramarta Angkat Bicara Persoalan 5.000 Ton Batubara Bermasalah

    Kasus ini, pihaknya laporkan pada 26 September lalu dan pelaku pada Senin (14/10/2024) di Desa yang berada pada kawasan Kabupaten Banjar.

    Penangkapan berlangsung tanpa perlawanan, dan pelaku langsung dibawa ke Polsek untuk diperiksa lebih lanjut.

    Tak hanya itu, pihaknya juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk berkas-berkas iuran warga dari tahun 2022 hingga 2024, serta rekapan dana yang dikelola oleh pelaku.

    Pihaknya sudah menahan pelaku dan barang bukti lengkap, dan saat ini kami terus melakukan pendalaman terhadap kasus ini.

    “Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 372 KUH Pidana tentang tindak pidana penggelapan, dengan ancaman hukuman penjara,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor : Amran

  • Direksi Baramarta Angkat Bicara Persoalan 5.000 Ton Batubara Bermasalah

    Direksi Baramarta Angkat Bicara Persoalan 5.000 Ton Batubara Bermasalah

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Direktur Utama PT Baramarta saat ini ditetapkan sebagai tersangka, setelah tersandung persoalan 5.000 ton batu bara yang mengalami kelebihan produksi tidak terlaporkan.

    Kasus tersebut menyeret Direktur Utama ditetapkan menjadi tahanan rumah oleh Direkrtorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Kalsel. Kejadian tersebut, membuat sementara aktivitas penambangan dihentikan, hingga verifikasi diselesaikan.

    Menyangkut ini pula PT X (bukan nama sebenarnya), yang merupakan mitra dari Baramarta, diduga telah mengakui kelebihan produksi batu bara sebanyak 5.00 ton yang tidak terlaporkan.

    Rentetannya, sempat mengakibatkan pula dari pihak manajemen Baramarta beserta mitranya turut menjalani pemeriksaan.

    Terhadap pesoalan itu, Direktur Utama Baramarta, H Rachman Agus ketika dicoba konfirmasi Selasa (15/10/2024) menyampaikan masalah tersebut masih dalam proses hukum.

    Baca Juga Kabid Cipta Karya Bersama Sejumlah Orang dan Barang Bukti Diterbangkan KPK ke Jakarta

    Baca Juga PT MMI Lakukan Sinergritas Positif Dengan Warga Sekitar Tambang Untuk Meningkatkan dan Mendukung Kesejahtraan

    “Sekarang masalah itu masih dalam proses hukum. Kami sudah melakukan klarifikasi kepada pihak yang berwenang,” ucapnya singkat.

    Diketahui, pada awal dilatar belakangi adanya temuan pihak kepolisian yang menduga terjadi produksi batu bara tidak terlaporkan ke pihak berkomenten dilakukan salah satu mitra Baramarta.

    Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap manajemen Baramarta beserta mitranya dan dari informasi pula, telah melakukan klarifikasi kepada pihak kepolisian.

    Hasil klarifikasi ke pihak kepolisian terungkap bahwa, PT X, mitra-nya Baramarta mengakui telah terjadi kelebihan produksi pada tahun 2022 – 2023 kurang lebih 5.000 ton yang belum terlapor-kan karena adanya kesalahan dari tim operasional PT X.

    Dalam klarifikasi, pihak PT X juga bersedia bertanggung jawab atas kekurangan pelaporan produksi kepada Baramarta.

    Selain itu, manajemen Baramarta juga meminta kepada pihak manajemen PT X untuk menghentikan aktivitas penambangan hingga pertanggungjawaban verifikasi selesai dilakukan.(Mada)

    Editor : Amran

  • Nelayan asal Rembang Bertaruh Nasib saat 17 Jam Terombang-Ambing di Laut Jawa

    Nelayan asal Rembang Bertaruh Nasib saat 17 Jam Terombang-Ambing di Laut Jawa

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sutrisno (50), seorang Nelayan asal Rembang, menceritakan pengalaman buruknya usai 17 jam terombang ambing di laut lepas setelah kapalnya tenggelam di kawasan Laut Jawa.

    Kala itu, ia bersama 13 rekannya tengah berlabuh, usai sepekan penuh memburu ikan di laut lepas dengan kondisi cuaca terbilang tenang.

    Tiga ton ikan sudah di tangan, keberhasilan yang jarang didapat. Namun, nasib berkata lain. Hingga, Jumat (11/10/2024) semuanya terkejut dan berubah menjadi pengalaman buruk yang tidak mudah dilupakan.

    “Jam 12 malam, kami semua tidur,” ujarnya, Minggu (13/10/2024).

    Mereka tertidur karena kondisi lelah sudah sangat terasa setelah hari-hari panjang di bawah terik matahari, berjuang demi nafkah. Tanpa tanda, tanpa firasat, tiba-tiba air menyeruak masuk ke dalam kapal.

    “Airnya tiba-tiba penuh di dalam kapal. Kapalnya miring, dan tenggelam begitu cepat,” kata Sutrisno,

    Baca Juga Sebelas ABK KM Sabar Subur I Terombang Ambing di Laut Jawa Berhasil Selamat, 3 Masih Hilang

    Baca Juga Kapal Bermuatan Garam Tujuan Pelabuhan Bawang Banjarmasin Tenggelam, 9 ABK Dalam Pencarian

    Bahkan, sebelum air masuk dirinya mengaku terkejut karena tidak ada peringatan. Air gelap menghantam mereka tanpa ampun, menyeret kapal mereka ke dasar.

    “Kami semua langsung keluar, pakai pelampung seadanya,” ujarnya.

    Dengan kondisi mencekam itu, Sutrisno sempat bingung dan tak dapat berpikir jernih seiring kapal yang dinaikinya itu sudah hilang tenggelam dari pandangan.

    Kapten kapal, Karsono (49), juga tak menyangka insiden itu terjadi secara tiba-tiba saat pihaknya sedang tidur usai berlabuh jangkar di tengah laut tersebut.

    “Kami tidur saat itu, kapalnya labuh jangkar. Tiba-tiba mati listrik, dan air masuk dengan cepat. Saya tidak tahu pasti kenapa,” ujarnya.

    Sontak, kapal mereka tenggelam dalam hitungan menit, meninggalkan 14 jiwa terombang-ambing di tengah laut yang sunyi.

    Mereka mengaku hanya berpegangan erat pada pelampung seadanya dan berusaha bertahan.

    Laut malam itu tak bersahabat. Ombak besar menghantam tanpa henti, memaksa mereka bertahan hidup di antara kegelapan.

    “Kami hanyut dari jam 12 malam sampai jam 5 sore. Dua kapal lewat, tapi terlalu jauh, mereka tidak melihat kami. Saya sempat pasrah,” ungkapnya.

    Lalu, harapan datang. Sebuah kapal nelayan muncul di depan mereka, seperti jawaban dari doa yang tak terhitung jumlahnya.

    Mereka segera ditolong, 11 orang berhasil dibawa ke darat. Namun, tiga rekanya belum ditemukan dan diduga masih terombang-ambing di laut lepas tersebut.

    Sementara ini, para keluarga di rumah sudah diberitahu. Tangis dan doa tak henti dipanjatkan, berharap laut yang ganas segera mengembalikan tiga orang yang masih dilaporkan hilang. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Sebelas ABK KM Sabar Subur I Terombang Ambing di Laut Jawa Berhasil Selamat, 3 Masih Hilang

    Sebelas ABK KM Sabar Subur I Terombang Ambing di Laut Jawa Berhasil Selamat, 3 Masih Hilang

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sebelas Anak Buah Kapal (ABK) dari Kapal Nelayan Sabar Subur I berhasil diselamatkan setelah kapal yang ditumpangi tenggelam di perairan Laut Jawa, dekat Pulau Karimun Jawa, pada Jumat (11/10/2024) lalu.

    Suasana haru dan lega menyelimuti Pelabuhan Trisakti Banjarmasin saat para ABK tiba dengan selamat setelah terombang-ambing di laut.

    Informasi dihimpun, Insiden tenggelamnya kapal tersebut dilaporkan oleh agen PT GSM kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Banjarmasin.

    Kemudian, Kapal penyelamat KM SK 3 dikerahkan dan berhasil mengevakuasi para ABK dan membawa mereka ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu (13/10/2024).

    KM SK 3 tiba di pelabuhan dan langsung disambut oleh Tim Rescue KPP Banjarmasin bersama tim medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para korban.

    Kepala Basarnas Banjarmasin, I Putu Sudayana, menyatakan rasa syukur atas keberhasilan penyelamatan ABK tersebut.

    “Ini adalah hasil kerja keras dan koordinasi luar biasa dari berbagai pihak. Kami sangat menghargai kontribusi semua yang terlibat dalam operasi ini,” ujarnya.

    Baca Juga : Penemuan Wanita Tewas Gantung Diri di Mandingin HST, Diduga Sering Dengar Bisikan

    Baca Juga : Sat Polairud Polresta Banjarmasin Bongkar Jaringan Pengedar Narkoba di Bantaran Sungai

    Kesebelas ABK yang selamat adalah Karsono, Sutrisno, Dariyanto, Samsul, Sampurno, Arifin, Alim, Soyoto, Zamani, Andreas, dan Rudi.

    Meski banyak yang selamat, tiga ABK lainnya masih dinyatakan hilang, yaitu Bambang, Paing, dan Roni.

    Operasi pencarian terhadap mereka terus berlanjut dengan harapan bisa menemukan mereka dalam keadaan selamat.

    Para ABK yang berhasil diselamatkan kini bisa berkumpul kembali dengan keluarga mereka, meski trauma masih membayangi. Pemeriksaan kesehatan lebih lanjut akan dilakukan, dan mereka sementara akan dibawa ke Rumah Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan.

    Lebih lanjut, kata I Putu Sudayana, Operasi penyelamatan ini melibatkan berbagai instansi, termasuk KSOP Banjarmasin, Ditpolairud Polda Kalsel, Lanal Banjarmasin, Sat Polair Polresta Banjarmasin, dan KKP Banjarmasin.

    “Kami selalu siap memberikan bantuan kapanpun dibutuhkan. Keselamatan masyarakat, termasuk para nelayan, adalah tanggung jawab kami,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Debat Pilgub Kalsel, Ini Jadwal dan Tema Yang Disuguhkan KPU

    Debat Pilgub Kalsel, Ini Jadwal dan Tema Yang Disuguhkan KPU

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Debat kandidat Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel bakal menambah nuansa kontestasi antar kandidat dan pastinya ditunggu-tunggu masyarakat banua. Oleh karena itu, KPU Kalsel memastikan debat kandidat akan digelar dua kali di tengah tahapan masa kampanye.

    Ketua KPU Kalsel, Andi Tenri Sompa menerangkan debat perdana akan dilaksanakan pada Rabu 23 Oktober mendatang. Saat ini pihaknya sedang menyusun skema dan mekanisme pelaksanan debat yang akan diikuti dua pasangan calon yaitu Nomor Urut 1 Muhidin-Hasnuryadi Sulaiman dan Nomor Urut 2 Raudatul Jannah- Akhmad Rozanie.

    “Untuk debat kedua dihelat satu bulan setelahnya atau pada 23 November nanti,” ucapnya, Sabtu (12/10/2024).

    Tenri menambahkan kandidat nanti mengusung enam tema besar, sesuai Keputusan KPU Nomor 1363 Tahun 2024. Dari enam itu, KPU Kalsel membaginya menjadi dua. Andi Tenri mengungkapkan, setiap debat publik melibatkan tujuh orang tim perumus.

    “Selama dua kali debat, jadi totalnya ada 14 orang dalam tim perumus,” imbuhnya.

    Baca Juga : Pengundian Nomor Urut Pilgub Kalsel, GIM Kalsel Dampingi Muhidin-Hasnur

    Baca Juga : Wakapolresta Banjarmasin Tinjau Gudang Logistik KPU, Pastikan Keamanan Pilkada 2024

    Dipaparkannya debat perdana terkait meningkatkan kesejahteraan masyarakat; memajukan daerah; dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

    Debat kedua terkait menyelesaikan persoalan daerah; menyerasikan pelaksanaan pembangunan daerah kabupaten/kota dan provinsi dengan nasional; dan memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia dan
    kebangsaan.

    Sementara itu, untuk moderator melibatkan dua orang di setiap gelaran debat. Penunjukkan moderator dan tim perumus juga sesuai masukan serta tanggapan dari masing- masing tim kampanye pasangan calon.

    Tenri juga menekankan pasangan calon untuk menghadiri debat terbuka tersebut. Andai ada masalah sehingga mengharuskan calon tak bisa datang, Andi Tenri meminta yang bersangkutan mengirim surat ke KPU Kalsel, dengan alasan yang jelas.

    “Mekanisme debat terbuka ini sudah diatur dalam Keputusan KPU Nomor 1363 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Wali Kota dan Wakil Wali Kota,” pungkasnya. (rizqon)

    Editor: Abadi