Kategori: Headline

  • Viral Video Syur Pakai Baju Pramuka di Martapura, Kadisdik: Warganet Jangan Cari Identitas Pelaku!

    Viral Video Syur Pakai Baju Pramuka di Martapura, Kadisdik: Warganet Jangan Cari Identitas Pelaku!

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Kabupaten Banjar dihebohkan dengan beredarnya video syur pasangan bukan suami istri yang diduga merupakan salah satu pelajar SMP di Martapura.

    Dalam video yang berdurasi 3.40 detik itu, nampak dua orang yang diduga masih pelajar mengenakan pakaian peramuka lengkap dengan kaus kaki, tengah melakukan adegan layaknya suami istri.

    Kejadian disinyalir bukan dilakukan di dalam lingkungan sekolah, melainkan di sebuah kamar, di mana dalam video itu kedua pasangan ini berada di atas kasur.

    Namun, dari informasi yang dihimpun klikkalsel.com, video yang beredar ini sudah lama terjadi, bahkan para pelaku telah pindah sekolah, serta perkara ini telah selesai bersama dengan pihak guru dan orang tua masing-masing pelaku.

    Kepala Dinas Pendidikan (Ka Disdik) Kabupaten Banjar, Liana Penny menanggapi kejadian ini meminta, agar warga net bijak dalam ber-sosial media, serta tidak mencari-cari identitas dua sejoli di dalam video tersebut.

    “Ini demi menjaga kesehatan mental dan masa depan mereka. Saat itu juga saat pihak sekolah memanggil pihak keluarga yang bersangkutan, orang tua mereka mengambil langkah memindah anaknya demi menghindari bullying dan tetap mendapat pendidikan dengan baik,” ucapnya, Kamis (10/10/2024).

    Baca Juga : Setelah Obok-obok Rumah Dinas, KPK Geledah Rumah Pribadi Paman Birin di Martapura

    Baca Juga : KPK Buka Suara, Hasil OTT Kalsel Amankan 6 Orang 4 di Antarnaya Penyelenggara Negara

    Liana juga menegaskan, jika pelajar merupakan tanggung jawab bersama sekolah dan orang tua serta masyarakat. Bahkan ucapnya, sekolah juga telah berusaha maksimal untuk mencegah kejadian ini terjadi, dengan melakukan sosialisasi cyber crime, hingga kenakalan lain dengan narasumber dari pihak kepolisian dan perlindungan anak.

    Namun ia mengakui, jika pihak sekolah juga tidak dapat mengawasi para pelajar ketika sudah berada di luar lingkungan sekolah.

    “Jadi peran orang tua dan masyarakat juga dibutuhkan dalam menjaga anak-anak kita. Untuk langkah yang diambil pihak orang tua (dua orang yang bersangkutan, red) kemarin sudah tepat, dengan memindahkan anak mereka,” tekannya.

    Namun Liana menyayangkan, dengan oknum yang menyebarkan video itu kembali, hingga viral dan dapat merusak mental yang bersangkutan.

    “Kalau terus diekspos, kasihan orang tua dan anak-anak mereka. Saya berharap tidak perlu mencari sekolah baru mereka, agar tidak menimbulkan trauma. Takutnya mereka nanti malah tidak mau sekolah lagi,” pintanya. (Mada)

    Editor: Abadi

  • Setelah Obok-obok Rumah Dinas, KPK Geledah Rumah Pribadi Paman Birin di Martapura

    Setelah Obok-obok Rumah Dinas, KPK Geledah Rumah Pribadi Paman Birin di Martapura

    MARTAPURA, klikkalsel.com – Setelah melakukan penggeledahan Rumah Dinas Mahligai Pancasila di Banjarmasin, KPK kembali melakukan penggeledahan di rumah pribadi milik Gubernur Kalsel di Jalan Kertak Baru, Martapura Timur, Selasa (09/10/2024) malam.

    Kedatangan KPK ke rumah Sahbirin Noor di Kabupaten Banjar sekitar pukul 20.45 Wita ini menggunakan 7 unit mobil serta dikawal dengan 1 unit mobil kendaraan taktik (Rantis) milik Brimob Polda Kalsel.

    Dari pantauan klikkalsel.com, sebelum kedatangan tim KPK ke kediaman pribadi Paman Birin [sapaan akrab] nampak sepi, bahkan lampu rumah tidak menyala, serta gerbang dan pintu rumah tertutup rapat.

    Setelah kedatangan Tim Anti Rasuah ini ke sana, sempat beberapa saat menunggu orang yang berada di dalam rumah membukakan pintu.

    Proses penggeledahan tersebut juga menjadi tontonan masyarakat setempat, serta pengguna jalan yang melintas.

    Baca Juga : Giliran Mahligai Rumah Dinas Gubernur Kalsel Digeledah KPK

    Baca Juga : Terlilit Hutang, Wanita 26 Tahun Nekat Gantung Diri

    Pada penggeledahan ini, pihak KPK juga menghadirkan Ketua RT setempat, namun tidak diketahui untuk apa. Hingga pada pukul 23.46 Wita pihak KPK bergeser dari kediaman Paman Birin.

    Dalam penggeledahan yang berlangsung kurang lebih empat jam itu, pihak KPK enggan berkomentar kepada awak media, dengan bergegas memasuki mobil dan berlalu meninggalkan kediaman Gubernur yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka. (Mada Al Madani)

    Editor: Abadi

  • Giliran Mahligai Rumah Dinas Gubernur Kalsel Digeledah KPK

    Giliran Mahligai Rumah Dinas Gubernur Kalsel Digeledah KPK

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sambangi Mahligai rumah dinas Gubernur Provinsi Kalsel, di Jalan R Suprapto Banjarmasin.

    Hal yang dilakukan tersebut menindak lanjuti OTT yang melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan kerja Pemerintah Provinsi Kalsel.

    Sebelumnya, KPK juga melakukan penggeledahan terhadap ruang kerja Gunernur Kalsel, Sahbirin Noor, si Banjarbaru, Selasa (8/10/2024).

    Dari pantauan klikkalsel.com anggota KPK yang dijaga ketat tersebut turun dari empat unit mobil.

    Baca Juga : KPK Buka Suara, Hasil OTT Kalsel Amankan 6 Orang 4 di Antarnaya Penyelenggara Negara

    Baca Juga : KPK Geledah Ruang Kerja Gubernur Kalsel

    Diberitakan sebelumnya bahwa OTT yang dilakukan pada Minggu (06/10/2024) hingga Senin (07/10/2024) tadi, berhasil mengamankan enam orang yang diduga melakukan suap.

    Sedangkan untuk barang bukti yang berhasil disita, di antaranya uang tunai hasil suap menyuap namun tidak bisa dipastikan jumlahnya.

    Petugas KPK tersebut memasuki rumah dinas Gubernur Kalsel selama kurang lebih dua jam, dan kemudian keluar dan langsung meninggalkan kawasan rumah dinas.(fachrul)

    Editor : Amran

  • Terlilit Hutang, Wanita 26 Tahun Nekat Gantung Diri

    Terlilit Hutang, Wanita 26 Tahun Nekat Gantung Diri

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Peristiwa tragis menimpa seorang wanita berusia 26 tahun yang ditemukan tewas usai nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di rumahnya kawasan Kecamatan Banjarmasin Selatan, pada Selasa (8/10/2024).

    Wanita yang diketahui berinisial RH ini diduga nekat mengakhiri hidupnya karena terlilit masalah hutang yang tak kunjung terselesaikan.

    Bhabinkamtibmas Polsek Banjarmasin Selatan, Aiptu Budiannor mengatakan, awalnya menerima laporan dari warga yang menjelaskan kronologi singkat kejadian tersebut.

    “Informasi awal datang dari salah satu saksi, Siti Mariah (25). Saat itu Siti datang dan beberapa kali memanggil RH. Namun, tidak mendapatkan respons setelah beberapa kali dipanggil,” ujarnya.

    Karena pintu rumah RH tidak terkunci, Siti memutuskan untuk masuk. Betapa terkejutnya ia ketika mendapati RH sudah tergantung di salah satu sudut rumah menggunakan tali yang diikatkan ke tiang plafon.

    “Saat saksi memeriksa ke dalam, dia menemukan korban dalam posisi tergantung. Dia segera melaporkan kepada kami,” jelasnya Budiannor.

    Baca Juga Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Abah Nateh Digelar, 34 Adegan Diperagakan

    Baca Juga Pemuda yang Terjun dari Atas Tower Bukan Karena Mabuk Kecubung, Keluarga: Memang Bunuh Diri

    Mendapat laporan itu, pihaknya bergegas ke lokasi dan langsung mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan awal.

    Di dekat tubuh RH, ditemukan sebuah surat yang diduga kuat merupakan tulisan tangan RH sebelum mengakhiri hidupnya.

    Surat tersebut mengungkapkan bahwa RH diduga sedang berada di bawah tekanan mental yang berat akibat terlilit banyak hutang yang tidak bisa ia lunasi.

    “Kami menemukan sebuah surat yang sepertinya ditulis oleh korban sebelum kejadian. Isinya menceritakan tentang masalah hutang,” ungkap Aiptu Budiannor.

    Dugaan sementara, tekanan akibat masalah keuangan ini yang mendorong RH untuk mengambil keputusan tragis tersebut.

    Pihak keluarga, yang telah mengetahui kondisi mental RH sebelumnya, menerima kenyataan pahit ini dengan berat hati.

    Setelah pemeriksaan di lokasi, Tim Inafis Sat Reskrim Polresta Banjarmasin turut turun tangan untuk melakukan identifikasi. Namun, pihak keluarga korban menolak dilakukannya autopsi atau visum terhadap jenazah RH, dengan alasan mereka sudah merelakan kepergiannya.

    “Keluarga korban menolak visum luar maupun autopsi. Mereka telah menerima kepergian almarhumah dan memutuskan untuk segera memakamkannya,” pungkasnya. (airlangga)

    Editor: Abadi

  • Sekitar 24 Jam Lakukan Pemeriksaan, KPK Bawa Barang Bukti dan Sejumlah Orang ke Bandara Syamsuddin Noor

    Sekitar 24 Jam Lakukan Pemeriksaan, KPK Bawa Barang Bukti dan Sejumlah Orang ke Bandara Syamsuddin Noor

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Setelah kurang lebih 24 jam melakukan pemeriksaan di Polres Banjarbaru, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini bawa berkas dan mereka yang terciduk OTT ke Bandara Syamsuddin Noor, Senin (07/10/2024) sekitar pukul 12.45 wita.

    Dari pantauan klikkalsel.com, 12 orang anggota KPK telah meninggalkan Mapolres Banjarbaru dengan membawa sejumlah barang bukti yang dimasukkan di dalam 10 unit koper dan juga dus yang dimasukkan ke dalam dua unit mobil dan dikawal menggunakan unit Patwal Satlantas Polres Banjarbaru.

    Namun sayangnya, dalam pergeseran tersebut, para petugas enggan bersuara, bahkan tidak menggubris pertanyaan dari awak media.

    Baca Juga OTT KPK! Lima Kabid PUPR Kalsel dan Beberapa Kontraktor Diperiksa

    Baca Juga Dukung Program KPK, Paman Birin Apresiasi Kelas Pemuda dan LSM Antikorupsi

    Berselang 1 jam setelah pergeseran tim penyidik KPK, para terduga pelaku yang terjaring OTT dibawa menuju ke Bandara Syamsudin Noor.

    Seorang Kabid di PUPR Kalsel, YE nampak keluar dari ruang Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Banjarbaru membawa tas jinjing sasirangan, mengenakan kerudung berwarna abu-abu dengan jaket hitam dan sepatu pink.

    Sebelumnya, tim penyidik KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada Minggu (6/10/2024) malam.

    Informasi kegiatan penyidik KPK tersebut dibenarkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron.

    “Benar, KPK melakukan giat penangkapan,” kata Ghufron saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu malam.

    Namun Ghufron belum menjelaskan lebih lanjut mengenai identitas penyelenggara negara yang terjaring operasi tersebut, termasuk soal detail perkaranya. (Mada)

    Editor: Abadi

  • OTT KPK! Lima Kabid PUPR Kalsel dan Beberapa Kontraktor Diperiksa

    OTT KPK! Lima Kabid PUPR Kalsel dan Beberapa Kontraktor Diperiksa

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Minggu (06/10/2024) hingga Senin (07/10/2024) hari ini.

    Dalam pemeriksaan yang berlangsung di Mapolres Banjarbaru itu, diduga terdapat lima orang Kepala Bidang (Kabid) diantaranya seorang wanita yang menjabat sebagai Kabid Cipta Karya, yang diamankan dengan barang bukti. Selain itu juga terlihat Kabid Tata Ruang, Kabid Bina Marga, Kabid Bina Konstruksi hingga Kabid Sumber Daya Air (SDA).

    Bahkan dalam kasus ini juga terlihat enam orang kontraktor yang diperiksa KPK, diduga terlibat dalam kasus korupsi.

    Hingga saat ini dari pihak Komisi Rasuah ini belum ada yang dapat memberikan komentar kepada awak media.

    Baca Juga Dinas PUPR Banjarmasin Lakukan Pengecekan Volume Hasil Akhir

    Baca Juga Lintasan Sirkuit Marido Akan Direnovasi, PUPR Tabalong: Berstandar Nasional

    Namun, Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Haris Wicaksono membenarkan jika kantor kerjanya dipinjamkan untuk proses pemeriksaan KPK.

    “Betul, ini masih pemeriksaan,” ucapnya singkapnya mewakili Kapolres Banjarbaru, AKBP Dony Harza Kusuma Senin (07/10/2024).

    Pemeriksaan tersebut, jelas Haris dilakukan di ruang Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) selama belasan jam.

    Dalam kejadian ini, terlihat juga mobil berpalt merah milik Dinas PUPR Provinsi Kalsel terparkir di Polres Banjarbaru, serta beberapa petugas dari KPK tengah melakukan penghitungan, dengan mesin penghitung uang. (Mada)

    Editor: Abadi

  • Ayam Berkaki Empat Bernama “Cimung” Jadi Tontonan Warga

    Ayam Berkaki Empat Bernama “Cimung” Jadi Tontonan Warga

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Fenomena ayam berkaki empat terjadi di Banjarmasin, tepatnya di Jalan Pekapuran Raya, Gang Swadaya, Banjarmasin Timur. Peristiwa ini mencuri perhatian warga setempat yang tertarik memperhatikan tingkah laku unggas tersebut.

    Ayam berkaki empat itu berjenis ayam kampung berwarna putih milik Muhriansyah. Muhri sapaan akrabnya, mengatakan tak pernah menyangka ayam kampung peliharaannya itu jadi magnet perhatian masyarakat yang penasaran ingin melihat langsung.

    “Usai menetas, ternyata ada yang berbeda. Satu dari dua ayam yang bertahan memiliki empat kaki,” ujarnya, Rabu (2/10/2024).

    Ayam berusia sekitar 25 hari dinamai “Cimung” memang tampak seperti ayam pada umumnya. Namun tambahan dua kaki di bagian belakang tubuhnya membuat Cimung berbeda dari yang lain.

    Dalam lima tahun menekuni usaha ternak ayam, ini kali pertama Muhri menemui kasus seperti ini.
    Ia bahkan sampai memindahkan Cimung ke kandang kecil di depan rumah karena khawatir ayam berkaki empat ini tidak akan bertahan lama jika tetap diletakkan di kandang biasa.

    Namun, sejauh ini ayam tersebut tumbuh sehat dan kedua kaki tambahannya tampak berfungsi, meski tidak sepenuhnya normal.

    Baca Juga : Siap Edarkan 52.561 Butir Pil Ekstasi, Warga Kelayan A Diringkus Ditresnarkoba Polda Kalsel

    Baca Juga : Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Ungkap Kronologis Kasus Ayah Bejat yang Setubuhi Anak Kandungnya

    Keunikan Cimung jadi tontonan bahkan menarik minat calon pembeli. Mereka tidak hanya dari Banjarmasin, tetapi juga dari Pulau Jawa. Bahkan ada penawar yang berani membayar hingga Rp 3 juta.

    “Ada yang sudah nawar tiga juta, tapi belum cocok. Masih ingin merawat dulu sambil lihat ada tawaran lain,” tandasnya.

    Sementara itu, Dokter hewan, Annang Dwijatmiko menerangkan fenomena ayam berkaki empat merupakan hal yang jarang terjadi namun masih terbilang wajar.

    “Itu disebabkan oleh kelainan genetik,” cetusnya.

    Menurutnya, kelainan genetik ini dapat terjadi akibat proses yang terjadi sejak tahap awal pembentukan embrio di dalam telur. Salah satu penyebab yang sering dikaitkan dengan fenomena ini adalah keberadaan telur yang memiliki dua kuning telur.

    “Kadang ada telur yang mengandung dua kuning telur. Embrio di dalamnya bisa mengalami pertumbuhan yang tidak sempurna atau bertumpang tindih, yang akhirnya menyebabkan kelainan fisik seperti munculnya empat kaki pada ayam,” jelasnya.

    Dia menambahkan fenomena tersebut juga bisa terjadi pada hewan lainnya. Dikatakannya berbagai hewan lain, termasuk kucing, anjing, dan sapi juga dapat mengalami kelainan genetik serupa.

    “Namun, jumlah kasusnya memang sangat terbatas,” pungkasnya (rizqon)

    Editor: Abadi

  • Putus Cinta Seorang Pemuda Nekat Akhiri Hidup di Pohon Akasia

    Putus Cinta Seorang Pemuda Nekat Akhiri Hidup di Pohon Akasia

    BANJARBARU, klikkalsel.com – Seorang pemuda berinisial JMM (30) ditemukan tidak bernyawa tergantung di Jalan Trikora Guntung Manggis, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Senin (30/09/2024) pagi.

    Kanit Reskrim Polsek Liang Anggang Iptu H Arifin mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 06.00 Wita pagi tadi.

    “Korban diketahui nekat mengakhiri hidupnya karena mengalami depresi karena ada masalah dengan pacarnya, hingga nekat mengakhiri hidup,” ucapnya mewakili Kapolsek Liang Anggang, Kompol Yudha Kumoro Pardede.

    Baca Juga Jasad IY Ditemukan Membusuk, Kuat Dugaan Karena Gantung Diri

    Baca Juga Bertengkar Dengan Istri, Pria Pecandu Lem Fox Gantung Diri

    Sebelumnya, H Arifin mengungkapkan, korban sempat menghubungi pacarnya yang berada di Sumatera Utara, mengatakan dirinya telah berada di atas pohon, dan sempat mengirimkan video sedang menyanyikan lagu berbahasa daerah.

    “Percakapan dan video itu dikirimkan oleh pacar korban kepada keluarganya. Hingga pada paginya korban ditemukan dengan kondisi meninggal dunia tergantung di pohon Akasia,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Kanit Reskrim Polsek Liang Anggang ini mengatakan, korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan visum.

    “Untuk hasil visum belum keluar, tapi dari pengamatan dan olah TKP bersama unit Inafis, tidak ada ditemukan bekas luka atau tindakan yang menjurus ke unsur pidana,” bebernya.

    Selain itu, ia mengatakan, pihak keluarga juga telah membuat pernyataan agar jenazah JMM tidak di autopsi, dan akan dibawa ke Sumatera untuk dimakamkan. (Mada)

    Editor: Abadi

  • Ditinggal Suami ke Luar Kota, Ibu Rumah Tangga Jadi Korban Perkosaan Tetangga

    Ditinggal Suami ke Luar Kota, Ibu Rumah Tangga Jadi Korban Perkosaan Tetangga

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Nasib nahas dialami seorang ibu rumah tangga berinisial RS warga Jalan Pangeran Banjarmasin Utara yang menjadi korban perkosaan oleh tetangganya sendiri, AD (25), Kamis (26/9/2024) sekitar pukul 03.00 Wita.

    Dijelaskan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Cuncun Kurniadi melalui Kasat Reskrim AKP Eru Alsepa, kejadian bermula saat korban yang saat itu hanya bersama anaknya yang baru berusia 2 tahun mendangar suara ketukan keras dari pintu depan rumah.

    “Pelaku yang saat itu dałam kondisi mabuk menggedor pintu depan rumah sambil memanggil nama korban,” ucapnya.

    Korban yang ketakutan, memilih diam saja. Namun tak selang lama, korban mendengar ada suara dari arah pintu dapur. Dimana saat itu pelaku kembali berusaha masuk lewat pintu belakang.

    Akhirnya pelaku berhasil masuk setelah menjebol dinding bagian dapur.

    “Pelaku saat itu langsung menuju kamar korban dengan alasan mencari suami korban untuk menagih sisa uang pekerjaan sebesar Rp 50 ribu. Pelaku ini tetangga korban dan pernah jadi anak buah suami korban,” jelasnya.

    Baca Juga Perbedaan Pencabulan dan Pemerkosaan di Mata Hukum

    Baca Juga Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Ungkap Kronologis Kasus Ayah Bejat yang Setubuhi Anak Kandungnya

    “Sedangkan saat itu suami korban sedang tidak berada di rumah karena masih dibekerja di luar kota,” tambahnya.

    Melihat korban sendirian di rumah dan hanya mengenakan daster, syahwat korban yang saat itu mabuk bangkit. Hingga memaksa korban untuk bersetubuh sembari mengancam dengan sebatang kayu yang terselip di pinggang seolah itu adalah pisau.

    Usai menjalankan aksi bejatnya, korban meninggalkan korban sembari mengatakan uang Rp 50 ribu yang belum diambil diberikan kepada korban sebagai bayaran.

    Korban yang tak terima kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Banjarmasin.

    Mendapatkan laporan tersebut polisi langsung bergerak cepat dan berhasil mengamankan korban sekitar pukul 13.00 Wita.

    “Alhamdulillah pelaku dapat kita amankan tak sampai 1 x 24 jam usai kejadian,” tegasnya.

    Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain sebatang kayu, daster dan celana dalam milik korban, serta sejumlah barang bukti lain milik pelaku. (David)

    Editor: Abadi

  • Pemain PON Kalsel Diajak Gabung ke Barito Putera dan Bela Tim-Tim Daerah

    Pemain PON Kalsel Diajak Gabung ke Barito Putera dan Bela Tim-Tim Daerah

    BANJARMASIN, klikkalsel.com – Ketua Asprov PSSI Kalsel, H Hasnuryadi Sulaiman mempromosikan sejumlah pemain sepak bola PON Kalsel bergabung memperkuat PS Barito Putera dan merekrut beberapa pemain untuk elite Pro Academy U20.

    Hal itu disampaikan Bang Hasnur sapaan akrabnya yang juga CEO Barito Putera usai melepas dan memberikan apresiasi kepada tim sepak bola PON Kalsel.

    Kendati demikian, pihaknya masih enggan membocorkan siapa dan berposisi di sektor mana pemain tersebut lantaran masih ingin meminta izin kepada tim asalnya.

    “Saya menawarkan itu, tapi ada juga mungkin tawaran dari klub-klub di Liga 2 atau 3,” tuturnya.

    Baca Juga : Barito Putera Targetkan Raih Poin Penuh Hadapi Bali United di Pekan Ke-7 Liga 1

    Baca Juga : Tim Sepak Bola Kalsel Resmi Dibubarkan Usai Berlaga di PON XXI 2024

    Bahkan, Bang Hasnur juga memberikan wejangan jika nanti kalau ada tawaran bermain di klub lain harus diambil karena itu adalah sebuah kesempatan untuk para pemain generasi muda Kalsel.

    “Untuk lebih mengasah kemampuan dan menambah pengalaman sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Bang Hasnur juga memberi saran kepada para pemain putra daerah tersebut jika nanti tim daerah memerlukan tenaganya. Maka diharapkan harus segera kembali membela daerah.(restu)

    Editor : Amran