Penanganan Karhutla di Kalsel, Pasis Sesko TNI-AU Lakukan Kajian Stategis dan Pengumpulan Data di Banjarmasin

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda saat menyerahkan plakat kepada Paban I/Rendik Ditdik Seskoau TNI AU Kolonel Pnb Mohammad Sugiyanto

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Pemko Banjarmasin menyambut kunjungan kerja Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (Pasis Sesko TNI AU) angkatan ke-65 di wilayah Banjarmasin, berlangsung di Aula Kayuh Baimbai.

Kunjungan kerja ini dilaksanakan dalam rangka Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) yang berfokus pada pengumpulan data spesifik serta investigasi terhadap manajemen penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalsel.

Rombongan Pasis Sesko TNI AU yang dipimpin Paban I/Rendik Ditdik Seskoau TNI AU Kolonel Pnb Mohammad Sugiyanto selaku koordinator penanggulangan Karhutla itu diterima langsung Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, bersama jajaran Forkopimda dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di lingkungan pemerintah kota Banjarmasin.

Wakil Wali Kota Banjarmasin tersebut menyambut baik dan mengucapkan selamat datang kepada seluruh jajaran perwira pelajar TNI AU yang menjadikan Banjarmasin sebagai salah satu lokus riset penanganan Karhutla.

“Kami menyambut hangat kedatangan Pasis Sesko TNI AU dalam upaya menganalisa permasalahan Karhutla. Kita tahu keadaan Karhutla ini menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan lintas sektor,” ujarnya, Kamis (3/9/2026).

Ananda berharap para pasis dapat memperoleh data dan gambaran utuh mengenai kondisi karhutla, dampak sosial-ekonomi masyarakat, serta pola koordinasi di daerah.

Baca Juga : Jangan Anggap Enteng, Pelaku Karhutla Terancam Hukuman Hingga 15 Tahun Penjara

Baca Juga : Disuntikan ke Tanah, Inovasi Cairan MES Polda Kalsel Berhasil Padamkan Bara Gambut Karhutla

“Ulun imbau SKPD terkait bisa memberikan data secara transparan, objektif, dan komprehensif agar hasil kajian pasis tidak hanya bernilai akademis, tetapi juga menjadi masukan strategis bagi penguatan kebijakan penanggulangan karhutla khususnya di Kalimantan Selatan,” harapnya.

“Mudah-mudahan seluruh data yang diperlukan dapat diperoleh dengan baik serta dapat semakin memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah Kota Banjarmasin, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan,” tambahnya.

Sementara itu, Paban I/Rendik Ditdik Seskoau TNI-AU, Kolonel Pnb Sugiyanto menyebut pentingnya kolaborasi antara instansi militer dan pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana daerah. Pihaknya menjelaskan, kegiatan ini sejalan dengan instruksi langsung dari Presiden dan Panglima TNI.

“Sebagai lembaga pendidikan tertinggi di TNI AU, kami membina para pasis untuk berpikir strategis dan mampu menganalisis permasalahan nasional secara lebih mendalam,” ungkapnya.

Selain menjalankan tugas penyuluhan terhadap masyarakat sebagai wewenang utama, tim Sesko TNI AU turut mendatangi berbagai instansi teknis di lingkup pemerintah kota Banjarmasin untuk mengumpulkan data konkret di lapangan.

“Ini jadi salah satu program KKDN para pasis, data yang kami kumpulkan nantinya akan dianalisis setiap malam untuk disusun menjadi produk strategis berupa naskah kajian maupun jurnal yang diharapkan dapat menjadi masukan bagi pembuat kebijakan di tingkat daerah maupun pemerintah pusat,” pungkasnya.(fachrul)

Editor: Amran