Jembatan Darurat Selesai, Desa Murung B dengan Patikalain HST Kembali Terhubung

BARABAI, klikkalsel.com – Pembangunan jembatan darurat dengan ‘dikeroyok’ atau secara gotong royong warga Desa Patikalain dan Murung B dibantu oleh anggota Kodim 1002/HST, Polsek Hantakan dan BPBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), kini sudah selesai.

Akhirnya akses dua desa yang berada di Pegunungan Meratus kembali terhubung, Rabu (10/11/2021).

Seperti diketahui bersama dalam video beredar, jembatan darurat tersebut sempat terputus pada Minggu (7/11/2021) lalu akibat diterjang arus sungai yang sangat deras.

Insiden putusnya jembatan tersebut merupakan keempat kalinya yang dirasakan warga setempat, yang mengakibatkan warga di Pegunungan Meratus setempat sempat terisolasi. Karena, jembatan tersebut merupakan akses transportasi satu-satunya yang dimiliki masyarakat.

“Dengan penuh semangat, warga dua desa tersebut membangun jembatan darurat dibantu anggota Kodim 1002/HST, Polri dan BPBD HST akhirnya selesai,” terang Abdul Gafur Plt Kepala Desa Patikalain.

Lebih lanjut, Gafur mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri dan BPBD serta semua pihak yang telah membantu pembangunan jembatan darurat tersebut.

“Warga kami sudah tidak terisolir lagi dan jembatan sudah dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” tambahnya.

Sementara itu, Danramil 1002-07/Batu Benawa Kapten Inf Andi Tiro mengatakan, terkait selesainya pembangunan jembatan darurat di wilayah binaannya tersebut, sudah menjadi tugas dan tanggungjawab TNI untuk membantu kesulitan rakyat.

Menurutnya, hal ini selaras dengan pengamalan 8 Wajib TNI pada butir ke delapan yaitu menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.

“Kegiatan gotong royong pembangunan jembatan darurat ini juga sebagai upaya TNI dalam rangka kemanunggalan TNI-Rakyat guna memantapkan ruang, alat kondisi juang yang tanggung dalam mendukung tugas Pokok TNI-AD,” tegas Andi Tiro. (dayat)

Editor : Akhmad