Jejak Pelarian Maling Sapi Sekaligus Penembak Polisi Berakhir di Hutan Sili

Jenazah pelaku saat dibawa ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. (foto : david/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Khairullah seorang pelaku pencurian sapi pada 1 September 2018 silam menjadi buruan Polres Pulang Pisau.

Mengetahui keberadaan pelaku yang bersembunyi di Tanah Laut, Polres Pulang Pisau berkoordinasi dengan Polres Tanah Laut untuk melakukan penangkapan, Sabtu (7/9/2019) sore.

Baca Juga : Pelaku Maling Sapi dan Penembak Polisi Tewas Saat Disergap

Petugas sempat membuntuti pelaku di Desa Panyipatan saat pelaku keluar dengan mobil, petugas mengejar dan berusaha menghentikan pelaku.

Polisi sempat memberikan tembakan peringatan sebelum menyergap pelaku.

Pelaku yang juga membekali diri dengan senjata api (senpi) membalas tembakan polisi hingga terjadi baku tembak.

Pelaku yang saat itu menggunakan mobil berhasil kabur, tapi tidak jauh dari lokasi kejadian baku tembak, pelaku meninggalkan mobilnya di dalam hutan karet.

Di dalam mobil polisi mendapati tiga orang yang dua diantaranya adalah anak-anak. Ternyata salah satu dari anak tersebut menderita luka tembak pada bagian kepala.

Setelah sempat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit Ciputra Banjarmasin, bocah tersebut akhirnya meninggal dunia.

Selain itu seorang anggota Polres Tala, Brigadir Edi Ruvi Susanto, langsung dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin karena mengalami luka tembak di pinggang.

Dari dalam mobil tersebut polisi juga mendapati sebuah senapan Laras panjang beserta 9 butir peluru.

Namun dari keterangan saksi, senapan tersebut bukan senjata yang digunakan oleh pelaku untuk baku tembak, namun pelaku menggunakan sebuah pistol yang juga dibawa pelaku.

Tim gabungan kemudian menyasar sejumlah lokasi yang kemungkinan menjadi tempat bersembunyi pelaku. Bahkan, unit satwa Polda Kalsel, K-9, dilibatkan dengan menurunkan anjing pelacak.

Pelarian pelaku akhirnya terhenti setelah jejaknya terendus pihak kepolisian berada di kawasan hutan Desa Sili Kecamatan Angkinang Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Dalam penyergapan tersebut pelaku meregang nyawa diduga usai baku tembak dengan polisi, Rabu (11/9/2019).

Jenazah pelaku kemudian di bawa kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. (david)

Editor : Farid