Pendidikan

Jangan Bermimpi Uniska Bisa Bersaing Secara Nasional, Jika Rektornya Tak Begini

BANJARMASIN, klikakalsel.com – Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Albanjari jangan bermimpi bisa bersaing secara nasional.

“Apalagi kalau Internasional. Masih jauh,” kata Guru Besar dari Universitas Lambung Mangkurat Prof. Dr. Ahmad Alim Bachri kepada klikkalsel.com, di sela menghadiri Penyampian Action Plan Calon Rektor Uniska MAB Periode 2021-2025, Kamis (1/4/2021).

Bagi dia, untuk mewujudkan mimpi naik ke level nasional, Uniska Banjarmasin harus ada sistem yang jalan. Kemudian integritas atau pembauran hingga menjadi kesatuan yang utuh serta bulat terbangun.

Oleh karena itu, senat dan yayasan memiliki satu kepentingan yaitu membangun Uniska lebih maju mandiri dan reputasi nasional.

Mendukung itu, seorang calon rektor harus memiliki pemikiran yang strategis dalam memajukan Uniska, serta memiliki pemikiran komprehensif dengan membangun sistem kemajuan.

“Tanpa sistem tersebut jangan bermimpi Uniska bisa bersaing secara Nasional,” ucapnya lagi.

Di mata dia, kepangkatan bukan hal yang penting bagi seorang dosen, namun setiap dosen terintegritas dan jauh akan bisa menunjang.

“Misal dosen sudah terintegritas dengan sistem penelitian, terintegritas dengan sistem pengabdian masyarakat, terintegritas dengan Akademik dan lain lain, termasuk kegiatan-kegiatan penunjang yang dilakukan dosen harus terintegritas,” jelasnya.

Uniska masih jauh dari sistem, ia pun menyarankan, perlu ada pengembangam sistem yang lebih mutakhir dan lebih maju.

“Namun sistem tersebut harus sehat kalau tidak takkan bisa jalan pula, itulah salah satu yang harus dimiliki calon Rektor untuk kedepanya ,”harap Prof Alim.

Sementara Kepala LLDIKTI WIlayah XI Prof Udiansyah mengatakan, kegiatan tersebut sangat bagus. Namun ia mengharapkan agar Uniska ke depanya bisa meningkatkan Akreditasi.

“Bagaimana seorang rektor harus mengubah menset alumninnya agar tak berpikir lagi jika lulus harus menjadi pegawai, tetapi menjadi pengusaha,” katannya.

Sementara Dr Sanusi mengatakan, jika terpilih menjadi Rektor nantinya ada beberapa sistem yang harus dibenahi di Uniska, salah satunya dengan melakukan mapping.

“Mapping tentang sumber daya manusia, mapping tentang dosen dam mapping tenaga kependidikan. Apakah benar sudah dijalankan dengan baik,” pungkasnya.

Diketahui saat ini Uniska tengah menggelar pemilihan rektor. Ada dua calon yang muncul yakni Prof Abdul Malik dan Drs Ir H Sanusi. (azka)

Editor : Akhmad

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top