BANJARMASIN, klikkalsel.com – Amblesnya sebagian bahu jalan akibat abrasi di kawasan Jalan Martapura Lama, Sungai Lulut, menjadi perhatian serius PT Air Minum (PAM) Bandarmasih (Perseroda).
Selain mengganggu infrastruktur jalan, peristiwa tersebut sempat berdampak pada jaringan pipa sambungan rumah (SR) milik pelanggan di sekitar lokasi.
Merespons kejadian itu, Direktur Utama PAM Bandarmasih, Zulbadi, bersama jajaran manajemen langsung meninjau lokasi untuk memastikan proses penanganan berjalan cepat sehingga pelayanan air bersih kepada masyarakat tetap terjaga.
Direktur Operasional PAM Bandarmasih, Irwan Firmana, mengatakan tim teknis dari Unit Tim Reaksi Cepat (TRD) segera diterjunkan sesaat setelah menerima laporan adanya gangguan pada jaringan perpipaan.
Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh, PAM memastikan pipa jaringan primer yang menjadi tulang punggung distribusi air bersih tidak mengalami kerusakan.
“Penyebab utamanya karena jalan amblas. Tim kami sudah langsung ke lapangan dan setelah diperiksa, alhamdulillah tidak ada pipa jaringan primer atau pipa besar yang bocor,” ujarnya, Rabu (15/7/2026).
Baca Juga :Ā Jalan Sungai Lulut Amblas, Satlantas Polresta Banjarmasin Imbau Pengguna Roda 4 Cari Jalan Alternatif
Baca Juga :Ā Jalan Martapura Lama Retak dan Amblas, PUPR Kalsel Kaji Penanganan Permanen
Meski jaringan utama dalam kondisi aman, pergeseran tanah akibat abrasi mengakibatkan beberapa pipa sambungan rumah berukuran lebih kecil mengalami kerusakan.
“Yang ditemukan bocor adalah pipa-pipa SR yang berdiameter tiga perempat inci. Air sempat keluar dari sana karena pipanya tertindih dan tertarik oleh pergeseran tanah akibat abrasi jalan tersebut,” tuturnya.
Untuk mencegah kebocoran air semakin besar serta menjaga tekanan distribusi ke wilayah lain tetap stabil, tim TRD segera menutup sementara titik-titik kebocoran sebelum melanjutkan proses pemetaan jaringan menuju rumah pelanggan.
Setelah posisi jaringan dipastikan, petugas langsung melakukan perbaikan di lokasi. Area yang terdampak akibat amblasnya jalan diperkirakan berada di sepanjang sekitar 20 meter.
“Setelah posisinya dipetakan, tim langsung melakukan perbaikan di tempat. Total area yang terdampak langsung itu berada di kisaran 20 meter di kawasan Sungai Lulut tersebut,” jelasnya.
Berkat penanganan cepat tersebut, proses perbaikan jaringan sambungan rumah dapat diselesaikan tanpa kendala berarti. PAM memastikan distribusi air bersih kepada pelanggan di kawasan terdampak kini telah kembali normal.
“Karena yang kena adalah pipa SR, penanganannya relatif lebih mudah dan cepat diperbaiki. Saat ini semuanya sudah lancar kembali. Harapan kami, dengan penanganan cepat ini, pelanggan di daerah tersebut tidak lagi terdampak kemacetan atau penurunan aliran air akibat insiden jalan amblas kemarin,” pungkasnya.(fachrul)
Editor: Amran





