Gagal Rebut Runner Up, Hasil Imbang Jadi Bahan Evaluasi

Pemain PS Barito Putera U-16 (putih) mencoba menghalau bola dari pemain Bhayangkara FC U-16 (kuning) saat match ke 2 Elite Pro Academy U-16 di stadion 17 Mei. (Ist)

BANJARMASIN, klikkalsel- PS Barito Putera U-16 kembali meraih hasil imbang saat laga kandang menjamu Bhayangkara FC U-16 leg ke-2, di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Minggu (1/9/2019).

Meski kedua tim sudah memastikan diri lolos ke babak 8 besar Elit Pro Academy U-16. Laga leg ke-2 tersebut langsung bergulir dengan tensi yang tinggi, mengingat kedua tim menginginkan poin untuk merebut posisi Runner Up grup B Elite Pro Academy U-16, karena kedua tim memiliki jumlah poin yang sama.

Dalam laga tersebut, kembali terulang seperti laga di leg 1, dimana Laskar Antasari muda harus tertinggal terlebih dahulu, kali ini gol yang tercipta diakibatkan miss komunikasi antara lini belakang PS Barito Putera U-16, yang lengah ketika mengantisipasi bola, sehingga harus melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

Penalti yang didapatkan Bhayangkara FC U-16 di menit ke 28 tersebut tidak disia-siakan oleh, Bagus Teguh, yang menjadi algojonya untuk membuka keunggulan tim tamu menjadi 0-1.

Tidak lama berselang setelah gol tersebut, kini giliran PS Barito Putera yang mendapatkan hadiah penalti, karena pemain bertahan Bhayangkara FC U-16 terlihat menyentuh bola.

Fachrial, yang mengambil eksekusi tersebut, dengan mudah melesatkan si kulit bundar untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit 30.

Memasuki babak kedua, jual beli serangan terus terjadi, permainan apik diperagakan kedua tim, dan pada menit ke 34 kemelut didepan gawang usai bola servis yang didapat Bhayangkara FC U-16 berbuah gol, dan membuat Bhayangkara FC U-16 kembali unggul 1-2.

Hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan, PS Barito Putera U-16 baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 2-2, lewat gol yang diciptakan, Adil Nur Bangsawan, pada menit ke 55.

Dengan hasil imbang yang didapatkan, Bhayangkara FC U-16 berhasil merebut posisi Runner Up, unggul selisih gol dari PS Barito Putera U-16.

Asisten Pelatih PS Barito Putera U-16, Andri Ramawi, mengatakan bahwa pertandingan yang dilakoni anak asuhnya berlangsung sangat baik, dimana sepanjang jalannya pertandingan dirinya menilai, dari teknik dan penguasaan bola PS Barito Putera U-16 lebih unggul.

“Dari sisi permainan saya fikir kita lebih baik dibandingkan dengan pertandingan kemarin, walaupun hasilnya sama seperti kemarin, karena Bhayangkara FC U-16 lebih memanfaatkan efektivitas permainannya, meskipun sedikit peluang mereka bisa memanfaatkan menjadi gol,” ucap Andri.

Ia juga mengungkapkan, dari pertandingan kali ini dan sebelumnya, PR utama yang menjadi evaluasi untuk menghadapi babak 8 besar adalah gol-gol melalui servis bola mati. Karena dari 2 pertandingan hari ini dan kemarin, gol yang diciptakan Bhayangkara FC U-16 buah hasil dari bola servis.

“Gol kemasukan kita kemarin dan hari ini semuanya prosesnya dari servis. Yang kemarin golnya dari tendangan bebas langsung, yang tadi ada pinalti, dan yang gol terakhir tadi juga hasil proses dari bola servis juga, itu yang menjadi PR besar kami untuk di evaluasi. Ada beberapa hal besar yang memang sudah kita dapat untuk di evaluasi, untuk mempersiapkan laga 8 besar nanti,” pungkasnya.(fachrul)

Editor : Amran