Elpiji 3 Kg Langka, Harga Minyak Tanah Ikut Naik

Elpiji 3 Kg langka, minyak tanah laris manis, tapi harganya ikut naik. (baha/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Di tengah kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram (Kg). Warga terpaksa kembali menggunakan bahan bakar minyak tanah. Namun, harga minyak tanah malah ikut naik, karena laris manis diburu warga.

Pantauan klikkalsel di sejumlah pangkalan resmi gas dan minyak tanah di Banjarmasin, seperti di Kecamatan Banjarmasin Utara, sudah seminggu terakhir masyarakat lebih memilih menggunakan minyak tanah untuk keperluan dapur.

“Setiap hari pasti ada warga yang mencari minyak tanah, dengan alasan tabung gas elpiji 3 kg sulit didapat. Warga juga biasanya mengadu ke kita, daripada tidak bisa memasak sama sekali, lebih baik memilih minyak tanah,” jelas H Kaspul sebagai pemilik pangkalan resmi gas dan minyak tanah, Jumat (23/2/2018).

Tak hanya itu, Kaspul juga mengatakan harga minyak tanah saat ini mencapai angka Rp11 Ribu per liter, namun warga tetap memilih minyak tanah daripada menunggu tabung gas elpiji yang tak kunjung ada kepastian datangnya.

“Rp11 Ribu itu angka tertinggi, biasanya Rp8.700 dan Rp9 ribu,” tuturnya sambil menunggu pelanggan datang.

Mengenai bahan bakar minyak tanah, Kaspul lebih menjelaskan bahwa minyak tanah mempunyai peminatnya sendiri sebelum kelangkaan gas elpiji merambah kemasyarakat.

“Minyak tanah biasanya dipakai warga yang merasa takut terhadap dampak ledakan tabung gas, contohnya aja orang yang sudah lanjut usia yang tidak tau cara memakainya,” sembari ia menjelaskan.

Sementara itu, Abdullah warga Anjir menjelaskan kedatangannya ke pangkalan gas milik H Kaspul ini untuk membeli minyak tanah. Seterusnya minyak tanah tersebut akan dijualnya kembali di warga tempatnya berdiam.

“Selain menjual, saya juga memakai minyak tanah untuk kebutuhan keluarga di rumah,” katanya. (baha)

Editor : Farid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.