Dishub Kalsel Ujicoba BRT untuk Angkutan Penumpang Terminal Barakat-Bandara Internasional Syamsudin Noor

Dishub Kalsel memeriksa 5 BRT yang tiba di Kalsel.(istimewa)

BANJARBARU, klikkalsel.com- Akses menuju lokasi Bandara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang memiliki luas 77.569 meter akan difasilitasi Bus Rapid Transit (BRT) dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel kedatangan lima unit daan kemarin sebagian telah diujicoba untuk angkutan ke Bandara Syamsuddin Noor.

Sekertaris Dishub Kalsel, Mirhansyah, mengungkapkan, bahwa angkutan massal BRT di Bandara Syamsudin Noor masih dalam tahap ujicoba dua hari kemarin.

“Jalurnya dari terminal kilometer 17 ke Terminal baru Bandara Internasional Syamsuddin Noor. Kita masih ujicoba tiga unit untuk pagi siang dan sore,” ucapnya.

Hasil ujicoba tersebut nantinya untuk melihat sampel jumlah para penumpang pengguna jasa penerbangan agar Dishub Kalsel dapat menyediakan sesuai kebutuhan di Bandara Syamsudin Noor.

“Ini nanti kita bisa lihat gambaran penumpang dan jumlah yang akan dialokasikan untuk angkutan terapinya, apakah satu atau dua bus yang nantinya akan melayani ke bandara,” terangnya.

Lokasi awal keberangkatan BRT menuju Bandara Syamsudin Noor adalah di Terminal Kilometer 17 Gambut Barakat, dan untuk mereka yang ingin pulang dengan BRT akan disinggahkan di Terminal itu juga.

“Setelah dilaksanakannya ujicoba, kita akan mengoperasionalkan secara tetap. Insya Allah minggu depan BRT sudah bisa berjalan,” ujarnya.

Diketahui, sejak awal kehadiran BRT ini bukan hanya untuk angkutan massal di jalan umum, tetapi juga menyasar hingga tempat-tempat publik yang termasuk bandara.

Dishub Kalsel meminta alokasi BRT kepada Kemenhub berjumlah 10 unit dan baru lima unit yang datang. Sisanya sedang dilakukan pengecekan unit di Jakarta.

Fungsi BRT sendiri adalah agar penumpang merasakan kenyaman, keamanan dan tepat waktu. Karena BRT memiliki sebuah sistem bus yang cepat, tepat waktu dari infrastruktur, kendaraan dan jadwal.(nuha)

Editor : Amran