Dinsos Kalsel Ajak Para Dermawan Bantu Korban Kebakaran Komplek Yuka

Dinas Sosial Provinsi Kalsel saat meninjau lokasi musibak kebakaran di Jalan Basirih Komplek YUKA, Gang 7 dan 10 Kelurahan Banjarmasin Barat.

BANJARMASIN, klikkalsel – Musibah kebakaran menghanguskan 17 rumah di pemukimam di Jalan Basirih Komplek YUKA, Gang 7 dan 10 Kelurahan Basirih Kecamatan Banjarmasin Barat, Rabu (7/8/2019).

Dan terdata mengakibatkan 17 Kepala Keluarga (KK) total 72 jiwa kehilangan tempat tinggal.

Kejadian itu menjadi perhatian Dinas Sosial (Dinsos) Kalimantan Selatan (Kalsel) yang telah meninjau langsung puing-puing bangunan dan menyalurkan bantuan pokok sandang pangan senilai Rp 91 juta lebih.

Namun, kata dia, uang bantuan tersebut belum sepenuhnya menutupi keperluan logistik di lapangan, untuk meringankan beban korban musibah kebakaran.

Kepala Bidang (Kabid) Jaminan Sosial dan Perlindingan Dinsos Kalsel H Suryadi mengatakan, perlu keterlibatan pihak swasta, baik itu dermawan maupun perusahaan. Agar musibah kebakaran yang cukup parah tersebut, menjadi wadah amal dan membuktikan kepedulian bersama.

“Karena bencana bukan tanggung jawab pemerintah saja. Tanggung Jawab juga unsur swasta dunia usaha maupun masyarakat. Jadi sama-sama kita memberi bantuan kepada para korban itu,” tuturnya kepada klikkalsel.com.

H Suryadi mengapresiasi telah ada beberapa perusahaan yang berlokasi di sekitar tempat kejadian musibah, turun langsung menyalurkan bantuan.

Dia menambahkan saat ini Dinsos Provinsi Kalsel mengalami keterbatasan logistik berupa beras dan bahan pokok lainnya untuk keperluan dapur umum.

Menurutnya, kebakaran yang terjadi di pemukiman padat penduduk itu terbilang sangat parah. Ada 72 jiwa dari 17 KK kehilangan tempat tinggal, berharap uluran tangan masyarakat.

“Dampak kebakaran menyisakan barang yang ada di badan. Dampaknya sangat besar, ada beberapa anak yang tadinya mau ke sekolah, tidak bisa karena habis baju alat sekolahnya dan ini dampaknya cukup signifikan karena rumah mereka untuk berteduh sudah pasti tidak ada,” pungkasnya. (rizqon)

Editor : Farid