Banjarmasin

Diduga Kena Covid, Seorang Pria Ditemukan Meninggal Tanpa Busana di Rumahnya

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Warga Jalan Lokasi Dua Komplek Handayani 4, Kelurahan Pemurus Baru, Banjarmasin Selatan digegerkan dengan kabar penemuan seorang pria yang meninggal dunia tanpa busana di dalam rumahnya, Rabu (13/1/2021) siang.

Menurut keterangan tetangga korban, Bambang mengatakan, korban bernama Bernadus alias Salim atau Bernard yang berumur kurang lebih 25 tahun. Dikatakanya bahwa di rumah tersebut korban tinggal sendirian.

“Dia baru balik dari Surabaya, katanya badannya biasa saja. Tapi beberapa hari terakhir dia mengaku badannya terasa kurang enak,” cerita Bambang menuturkan pengakuan korban beberapa hari lalu.

Selain itu, dari keterangan Bambang, Bernard baru saja pisah ranjang bersama istrinya.

“Kurang lebih 6 hari sudah istrinya pergi,” ujarnya.

Bambang menuturkan, semasa hidup, Bernard diketahuinya memiliki riwayat penyakit Diabetes atau gula darah. Bahkan beberapa hari terakhir, korban sempat bertandang ke puskesmas Pemurus Baru untuk memeriksa kesehatanya.

Lelaki yang dipanggil Bernard ini, pertama kali ditemukan oleh tetangga korban yang tak mendapat balasan komunikasi saat dihubungi.

Hingga siang hari, Bambang merasa ada yang aneh dan menggendor pintu rumah korban, namun tetap tidak ada jawaban.

Bambang lantas memberitahukan hal tersebut kepada ketua RT setempat yang kemudian bersama warga lain mendatangi tempat tinggal Bernard. Hingga akhirnya mendapati Benard telah meninggal dunia dengan posisi telentang serta tanpa mengenakan busana.

“Ada yang melongok dari jendela dan melihat korban sudah tidak bergerak dengan posisi telentang tanpa busana,” tutur Bambang kepada awak media.

Tidak lama setelah itu pihak puskesmas datang dengan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap guna mengecek kondisi korban.

Dari hasil pemeriksaan korban sudah dinyatakan meninggal dunia. Kabar meninggalnya korban pun langsung membuat heboh warga setempat.

Pihak puskesmas pun tidak berani mengevakuasi jenazah Bernard yang terindikasi terinfeksi covid-19.

Salah satu anggota tim kesehatan di wilayah tempat tinggal Bernard mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu ke Dinas Kesehatan untuk proses evakuasi.

Ditemui terpisah, Kepala Puskesmas Pemutus Baru, dr Nuriandi alias dr Andi yang didatangi awak media mengatakan, Senin lalu Bernard permah datang ke Puskesmas untuk minta dilakukan pemeriksaan.

“Berdasarkan gejala, Bernard mengalami batuk pilek ringan, namun dari tim medis menaruh kecurigaan Bernard terpapar covid-19, kemudian dilakukan Swab,” ungkap dr Andi kepada awak media di halaman puskesmas Pemurus Baru.

Dikatakannya pula bahwa Bernard sudah diberikan obat-obatan sesuai penyakit yang dideritanya berdasarkan hasil pemeriksaan.

“Sorenya hasil Swabnya keluar dan dinyatakan positif, rencana tadi pagi mau kita berikan arahan apakah mau di karantina sendiri atau bagaimana untuk penanganan hal ini,” imbuhnya.

Namun sebelum sempat dipanggil, korban sudah keburu meninggal dunia. (airlangga)

Editor : David

To Top