Cerita Makam Anak Keturunan Cina di Makam Sultan Suriansyah

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Jika berziarah kemakam Sultan Suriansyah, yakni Raja Banjar pertama di Kuin Utara Banjarmasin, dijumpai sederet makam para tokoh penting yang mendampingi sang raja semasa hidup.

Mereka adalah tokoh dan juga keluarga yang banyak membantu baik berdirinnya kerajaan maupun dalam menjalankan pemerintahan Kerajaan Banjar saat itu.

Namun, diantara sejumlah makam para tokoh serta keluarga kerajaan Sultan Suriansyah tersebut ada yang menarik. Makam kompleks pemakaman yang memiliki luas sekitar 50 x 40 meter tersebut, bersemayam makam yang bertuliskan ‘Anak Keturunan Cina’.

H Achmad Yani salah seorang pengurus Makam Suriansyah mengatakan, dahulu di kawasan Kuin Cerucuk ada seorang saudagar cina konon bernama Hong. Dia memiliki anak lelaki yang kurang lebih berusia 10 tahun.

Kala itu, Hong sering berziarah kemakam Pangeran, saat berziarah bersama anak lelakinya tersebut, tanpa disadirinnya sang anak tercebur kedalam sumur yang berada di area pemakaman.

“Dulu sumur ini tidak tertutup seperti sekarang, dan sumur diarea makam tersebut adalah tempat mandi para ratu dan puteri raja saja, saat makam tersebut masih berbentuk kerajaan,” katannya.

Dari sepenggal kisah Achmad Yani, setelah dicari keberadaan anak yang tercebur di sumur terebut tak kunjung ketemu, Hong pun meninggalkan pemakaman.

Selang beberapa hari terdengar kabar dari para pedagang yang melintas di kawasan sungai Kuin menggunakan perahu, bahwa telah ditemukan seorang anak kecil di muara Banjar sudah tak bernyawa lagi dengan ciri-ciri seperti anak yang tercebur di sumur pamakaman komplek.

“Kalau menurut cerita orang tua dulu konon jasad anak tersebut masih utuh dan bagus walaupun sudah meninggal beberapa hari yang telah lewat,” ucapnnya.

Saat ini sumur tersebut telah ditutup dan banyak yang berkeyakinan bahwa sumur tersbut tembus kemuara banjar, sedangkan anak tersebut berdasarkan usul sesepuh para makam Sultan Suriansyah dikebumikanlah di area komplek pemakaman.(azka)

Editor : Amran

Tinggalkan Balasan