Bukber Dewan Kota Dihadiri Sekelompok Anak Jalanan

Sekelompok anak jalanan yang tergabung AJYB saat bertamu di ruang Ketua DPRD Banjarmasin Hj Ananda, usai buka puasa bersama di ruang paripurna DPRD Banjarmasin. (foto : farid/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – DPRD Banjarmasin gelar buka puasa bersama dengan Forkompimda setempat, Rabu (22/4/2019).

Ada yang unik pada acara tersebut, sebab dihadiri sekelompok anak jalanan, yang tergabung dalam Yayasan Anak Jalanan yang Baik (AJYB).

Ketua DPRD Banjarmasin dr Hj Ananda mengatakan, sengaja mengundang anal jalanan itu karena sudah mendapat perhatian sejak empat bulan lalu.

AJYB merupakan ‘senjata’ untuk mengurangi keberadaan anak jalanan. Sebab, AJYB memiliki metode, pola dan kurikulum pembinaan yang efektif untuk perbaikan mental anak jalanan, salah satunya dengan menancapkan pondasi agama yang baik.

“Diharapkan setelah anak jalanan mau dirangkul AJYB, mereka bisa berubah dan tak lagi hidup dari jalan ke jalanan,” ujarnya.

Saat ini, untuk sekretariat AJYB menempati bangunan rumah aset Pemko Banjarmasin, di kawasan Teluk Dalam Jalan Soetoyo S, Banjarmason Barat. ‘Kalau yang masih di jalan

“Aset itu secara lehal belum tertulis untuk AJYB, tapi untuk tagihan listrik dan PDAM belum ada bantuan. AJYB sendiro yang bayar,” katanya.

Bagi Nanda – sapaan akrabnya, mendukung AJYB agar anak jalanan tak bertambah, ke depan selaian bantuan, AJYB juga perlu perhatian serius.

“Kawan-kawan AJYB juga perlu bantuan untuk pendataan jumlah anak jalanan di Banjarmasin, sebab banyak anak jalanan tak terdata. Soal penganganan sosial ini akan di diskusika. Dan dibawa ke Dinas Sosial,” sebutnya.

Menurut dia, anak jalanan itu didominasi umur diantara15-20 tahun, dengan latar belakang berbeda baik yatim piatu, ditelantarkan, orang berada atau mampu, juga karena ingin mandiri tanpa terikat aturan atau bebas.

Yang membuat Ketua DPD Partai Golkar Banjarmasin ini bangga dan salut dengan kegiatan AJYB yang dikomando M Agi itu adalah, lantaran ada satu anggota AJYB yang 30 tahun tak bisa mengaji, akhirnya bisa bava tulis Al Quran.

Diki mewakili AJYB mengatakan, sejauh ini kepedulian dan perhatian terhadap anak jalanan sangat minim.

Walau begitu, ia mahfum dan hanya meminta golongan terpinggirkan ini jangan dimusuhi dan dipandang miring. Dan seharusnya, sebutnya, anak jalanan diberi pendidikan dan pembinaan.

AJYB saat ini beranggota 15 orang dari sekitar 100 anak jalanan yang ada di Banjarmasin. “Kalau kegiatan AJYB, lebih aktif di kesenian bidang musik dan tentunya agama, seperti pengajian dan tadarusan,” sebutnya. (farid)

Editor : Amran