TANJUNG, Klikkalsel.com – Warga Desa Kapar RT 11, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong dikejutkan dengan musibah kebakaran, pada Minggu (31/5/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WITA.
Kobaran api melahap sebuah rumah kontrakan 10 pintu yang sebagian besar terbuat dari material kayu. Kondisi bangunan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar dan menghanguskan seluruh deretan kontrakan.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J, melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, menyampaikan, setelah menerima informasi kejadian, personel kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan awal.
“Berdasarkan keterangan para saksi, api pertama kali diketahui setelah warga mendengar suara keributan di sekitar lokasi. Saat keluar rumah, warga melihat api telah membakar bagian tengah deretan rumah kontrakan dan dengan cepat merambat ke bangunan lain yang berdekatan” ungkapnya, Senin (1/6/2026).
“Akibat kejadian tersebut, rumah kontrakan yang dimiliki Taufik berukuran 10 x 40 meter mengalami kerusakan hingga 100 persen. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 juta, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” jelas Heri.
Baca Juga : Tuntut Kejelasan Pasca Kebakaran, Pedagang Bawang Datangi Balai Kota Banjarmasin
Baca Juga : Kebakaran di Mantuil Sempat Bikin Warga Sekitar Panik
Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Personel Polres Tabalong telah memasang garis polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, serta meminta keterangan dari para saksi guna mengungkap asal mula terjadinya kebakaran.
Polres Tabalong mengimbau, masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada kawasan permukiman padat dengan bangunan berbahan kayu, serta memastikan instalasi listrik dan sumber api lainnya dalam kondisi aman.
Sementara Susanto (51), bersama istrinya Warsiti (35), mengaku sedang beristirahat ketika mendengar teriakan warga. Mereka segera menyelamatkan diri dan membantu penghuni lainnya karena api telah menjalar ke rumah yang mereka tempati.
Menurut keterangan pemilik bangunan, rumah kontrakan tersebut terdiri dari 10 pintu yang sebagian ditempati dan sebagian lainnya dalam keadaan kosong.
Dugaan sementara, api berasal dari salah satu bidakan yang tidak ditempati sebelum kemudian menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.
Proses pemadaman melibatkan warga setempat, BPBD Kabupaten Tabalong, Damkar Pemkab Tabalong, serta UPBS gabungan wilayah tengah. Setelah upaya pemadaman selama kurang lebih dua jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.30 WITA. (reno)
Editor : Akhmad





