Angka Kematian di Jalan Meningkat Dua Kali Lipat

Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, Kompol Wibowo. (david/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel – Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas pada 2019 meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sumarto melalui Kasat Lantas, Kompol Wibowo, Selasa (31/12/2019).

Pada 2018 tercatat sebanyak 10 orang tewas akibat kecelakaan lalu lintas. Namun pada 2019 jumlahnya meningkat menjadi 31 orang, atau terjadi peningkatan sebesar 94 persen yang didominasi oleh pengguna roda dua.

Menurut Kasat, meski pihaknya sudah berusaha menekan angka kematian di jalan, namun kejadian tersebut terus terjadi.

“Rata-rata faktor kelalaian manusia,” ujar Kasat.

Ia mencotohkan, beberapa kejadian di mana para korban sudah melengkapi diri dengan syarat berkendara, di lokasi terpasang rambu hingga kondisi jalan yang mulus, namun kecelakaan tetap saja terjadi.

Artinya, ujar Kasat, meski pihaknya sudah berusaha semaksimal mungkin, namun ada hal yang tidak bisa berada di bawah kendali manusia.

Meski demikian, kedepan pihaknya akan terus melakukan evaluasi sehingga kejadian-kejadian serupa dapat ditekan.

“Sambil juga terus kita lakukan penindakan bagi yang melanggar hingga makin timbul kesadaran masyarakat untuk lebih peduli pada keselamatan di jalan raya,” tegasnya.

Ditambahkan Kasat, jika dulu kecelakaan kerap terjadi di jalan protokol Kota Banjarmasin. Namun sekarang trend kecelakaan lalulintas mulai terlihat merata.

“Kalau dulu biasanya di sepanjang Jalan A Yani atau Hasan Basry, tapi sekarang mulai merata. Bahkan di jalan tol Soebarjo kecelakaan juga sering terjadi sekarang,” ungkapnya. (david)

 

Editor : Akhmad