Banjarmasin

Anggota TNI AL Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

Anggota TNI AL Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kontrakan

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Warga Jalan Bukit Raya, Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, geger menerima kabar terkait salah satu warganya ditemukan tak bernyawa di dalam kamar kontrakanya, Selasa (1/12/2020).

Dari informasi yang dihimpun, korban tersebut merupakan anggota TNI AL bernama Antonio. Dilokasi juga terlihat sejumlah anggota TNI.

Ketua RT 38 Jalan Bukit Raya, Teluk Dalam Banjarmasin Tengah, Sahidan Arifin mengatakan, sekitar pukul 10.00 Wita, ia mendapat info dari warganya soal temuan mayat tersebut.

“Katanya ada orang yang meninggal,” ucapnya kepada awak media.

Ia, membenarkan korban seorang laki-laki yang diketahui berprofesi sebagai anggota TNI Angkatan Laut.

Anggota TNI itu diketahui bernama Antonio berpangkat Peltu, yang sudah sekira dua tahun menghuni rumah kontrakan tersebut bersama satu orang anaknya.

Sahidan Arifin juga menjelaskan, awalnya jasad Antonio ditemukan terlebih dahulu oleh anak korban sendiri.

Karena anak korban mencium bau tidak sedap, di sekitar rumahnya. Setelah mendapat laporan itu, Ifin bergegas memastikannya, setelah sampai di rumah korban terlihat posisi korban dalam keadaan telentang.

“Di bagian wajahnya, tepatnya di pelipis sebelah kiri berwarna biru, dan di bagian kanannya warna hitam,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan ketua RT 38 tersebut, korban terakhir kali terlihat pada Hari Senin dini hari, sekira pukul 01.00 Wita usai melakukan dinas malam.

Dan baru diketahui meninggal pada hari ini, karena jasad korban mengeluarkan bau menyengat.

“Anaknya itu pertama mengira cuma bau tikus mati saja, karena memang sudah jadi kebiasaan korban apabila habis pulang kerja langsung masuk ke dalam kamar,” pungkasnya.

Sementara jasad korban kemudian langsung dibawa ke Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, menggunakan unit relawan yang ada di lokasi kejadian.

Sampai berita ini ditulis pihak berwajib belum ada yang memberikan konfirmasi lebih lanjut Karena masih melakukan pendalaman kasus.(airlangga)

Editor : Amran

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top