TANJUNG, klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabalong memprioritaskan penggunaan bantuan Presiden Republik Indonesia sebesar Rp10 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), pengadaan alat pelindung diri (APD), serta antisipasi dampak kabut asap.
Hal tersebut disampaikan Bupati Tabalong, H. Muhammad Noor Rifani atau H. Fani, saat diwawancarai awak media di Aula BKPSDM Tabalong, Kecamatan Murung Pudak, Selasa (27/10/2026).
H. Fani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan Presiden Republik Indonesia (RI), untuk mendukung penanganan karhutla di Kabupaten Tabalong.
Ia mengatakan, pemerintah daerah telah mengidentifikasi kebutuhan di lapangan melalui koordinasi BPBD, Dinas Kesehatan, dan para relawan Unit Penanggulangan Bencana Swadaya (UPBS).
“Salah satunya rencana pengadaan truk tangki air. Selain untuk penanganan karhutla, kendaraan ini juga diperlukan untuk membantu masyarakat saat terjadi kekeringan air,” ujarnya.
Selain itu, anggaran akan digunakan untuk pengadaan APD berupa helm, baju dan sepatu, serta peralatan pendukung pemadaman seperti mesin pompa dan pompa jinjing.
Pemkab Tabalong juga menyiapkan lebih dari 10.000 liter bahan bakar minyak (BBM) untuk menunjang operasional relawan. Sebelumnya, sebanyak 8.000 liter BBM telah disalurkan dan habis digunakan.
“Ini kita siapkan untuk memastikan operasional para UPBS berjalan lancar, termasuk sarana pendukung yang mereka perlukan di lapangan,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat kabut asap, pemerintah daerah menyiapkan layanan oksigen di 18 puskesmas dan satu unit PSC, disertai vitamin serta obat-obatan.
Selain itu, sekitar 250.000 lembar masker atau hampir 5.000 kotak juga direncanakan untuk dibagikan kepada masyarakat.
Terkait penempatan truk tangki, H. Fani mengatakan BPBD akan menentukan lokasi berdasarkan kebutuhan setiap kecamatan, dengan mempertimbangkan kondisi fakta di lapangan dan pemerataan sarana.
Sementara mengenai insentif relawan, ia menjelaskan bahwa pembahasan kebutuhan saat ini lebih berfokus pada pengadaan APD, peralatan, dan sarana operasional untuk mendukung penanganan karhutla. (renn)
Editor : Akhmad







