Ratusan Siswa SMKN 1 Amuntai Kenali Pajak Sejak Dini Lewat Program “Pajak Bertutur 2026”

KPP Pratama Tanjung, KP2KP Amuntai dan Paringin ketika menggelar Pajak Bertutur 2026 di SMKN 1 Amuntai

AMUNTAI, klikkalsel.com — Sebanyak 150 murid SMK Negeri 1 Amuntai antusias mengikuti kegiatan Pajak Bertutur 2026 di aula sekolah setempat, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kamis (3/9/2026).

Kegiatan edukasi perpajakan ini diselenggarakan secara kolaboratif oleh KPP Pratama Tanjung, KP2KP Amuntai, dan KP2KP Paringin.

Mengusung tema “Pajak Kita, Energi Generasi Juara” dengan takeline “Sehari Mengenal, Selamanya Bangga”, kegiatan ini dirancang sebagai ruang bagi pelajar untuk mengenal pajak secara dekat, sederhana, dan menyenangkan.

Kepala KPP Pratama Tanjung, Isak Purnomo, menjelaskan bahwa edukasi perpajakan bagi pelajar merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang memiliki kesadaran tinggi terhadap hak dan kewajiban warga negara.

“Kami ingin mengenalkan pajak kepada para siswa sejak dini dengan cara yang mudah dipahami. Mereka adalah calon wajib pajak dan generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, pajak selama ini kerap dipahami sebatas kewajiban administratif kepada negara. Padahal, pajak memiliki peran krusial dalam menopang berbagai kebutuhan negara, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, program makan bergizi gratis (MBG), kesehatan, hingga penyediaan layanan publik.

Baca Juga : Aliansi BEM se-Kalsel Turun ke Lapangan, Buktikan Mahasiswa Tak Hanya Pandai Mengkritik

Baca Juga : DPRD Kalsel Tantang Mahasiswa Sama-sama Turun Padamkan Karhutla

Oleh karena itu, pendekatan edukasi kepada generasi muda perlu dilakukan secara komunikatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

“Pajak sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan kita. Apa yang mereka lihat dan rasakan sehari-hari dalam bentuk pembangunan dan pelayanan pemerintah juga tidak terlepas dari peran penerimaan negara, termasuk pajak,” tambah Isak.

Dalam pelaksanaannya, materi Pajak Bertutur disampaikan oleh Penyuluh Pajak KPP Pratama Tanjung, Mino dan Muhammad Imam Faisal. Materi dikemas interaktif dan komunikatif agar konsep perpajakan yang kompleks dapat diserap dengan mudah oleh para siswa.

Bagi siswa SMK Negeri 1 Amuntai, kegiatan ini juga menjadi kesempatan berharga untuk memperkaya wawasan di luar jam pelajaran sekolah.

Terlebih, sebagai sekolah kejuruan, para siswa dipersiapkan untuk langsung terjun ke dunia kerja maupun merintis usaha mandiri, sehingga pemahaman perpajakan menjadi bekal yang sangat relevan untuk masa depan mereka.

Melalui pengenalan sejak bangku sekolah ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berharap dapat membentuk pola pikir bahwa memenuhi kewajiban perpajakan bukan sekadar menggugurkan aturan, melainkan wujud nyata kontribusi masyarakat dalam mendukung pembangunan bangsa.*

Editor: Abadi