BANJARMASIN, klikkalsel.com – Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB) terus mengembangkan program pendidikan. Dua program studi (prodi) baru disebut telah mengantongi izin, sementara Fakultas Kedokteran kini tengah memasuki tahapan persiapan visitasi secara online.
Ketua Yayasan Uniska MAB, Drs Budiman Mustofa mengatakan, dua prodi baru yang izinnya telah terbit yakni Pendidikan Profesi Guru serta S2 PGMI.
“Yaitu pendidikan profesi guru, kemudian S2 PGMI dan yang sedang berproses yang kemungkinan pada tanggal 27 Agustus ini akan dilakukan visitasi online untuk fakultas kedokteran Uniska,” katanya disela pelaksanaan tes mahasiswa baru Uniska MAB gelombang ke-2 di Uniska, Minggu (23/8/2026).
Menurut Budiman, berbagai persyaratan untuk Fakultas Kedokteran telah dipenuhi, mulai dari sumber daya manusia (SDM), kurikulum hingga fasilitas pendukung, termasuk rumah sakit yang menjadi mitra pendidikan.
“Jadi semua persaratan kita sudah memenuhi persara oleh SDM kurikulum, kemudian hal hal lain menjadi persyaratan seperti rumah sakit kabupaten/kota yang sudah melakukan MoU denan kita,” ujarnya.
Ia berharap proses visitasi online yang dijadwalkan pada 27 Agustus mendatang dapat berjalan lancar. Pihak Uniska MAB juga telah mengirimkan video kepada Dikti pusat sebagai bagian dari proses evaluasi.
“Jadi Mudah mudahan dan kami mohon doa, visitasi online nanti pada 27 Agustus bisa berjalan lancar. Kami juga sudah mengirimkan video ke Dikti pusat, mudah mudahan dari evaluasi terhadap video itu tidak banyak lagi pertanyaan untuk di ajukan,” tuturnya.
Baca Juga : Melonjak Pesat, ISPA di Kalsel Tembus 27.738 Kasus
Dari sisi tenaga pengajar, Budiman menyebut Uniska telah menyiapkan sekitar 34 dosen untuk mendukung Fakultas Kedokteran. Dari jumlah tersebut, hanya tiga orang yang berstatus PNS dan juga ada dokter forensik.
“Untuk persaratan tenaga pengajarnya atau dosennya ada sekitar 34 orang. Yang boleh PNS hanya 3 orang dan juga ada Dokter Forensik,” katanya.
Seluruh dosen tersebut juga diharapkan dapat hadir dalam proses visitasi untuk menunjukkan dokumen yang diperlukan guna memastikan status mereka sebagai dosen Fakultas Kedokteran Uniska.
“Dosen Kita sudah mendapatkan semua dan diharapkan pada visitasi nanti mereka juga hadir dan dapat memperlihatkan Ijazah, STR nya dan KTPnya untuk memastikan orang tersebut benar menjadi dosen di fakultas kedokteran Uniska nanti.” imbuhnya.
Uniska MAB juga mendatangkan sejumlah tenaga pengajar dari luar Kalimantan untuk memenuhi kebutuhan dosen Fakultas Kedokteran.
“Ada 12 atau 14 orang kita mengambil dosennya dari luar Kalimantan. Ada dari Jawa, Sulawesi dan Sumatra,” pungkasnya. (airlangga)
Editor: Abadi






