MARTAPURA, klikkalsel.com – Haul bukan sekadar menjadi momentum untuk mengenang sosok ulama yang telah wafat. Lebih dari itu, ajaran dan keteladanan yang ditinggalkan harus terus diingat dan diamalkan dalam kehidupan.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, H. Hasnuryadi Sulaiman, saat menghadiri Haul ke-14 almarhum KH. Ahmad Bakrie atau Guru Bakrie di Pondok Pesantren Al Mursyidul Amin, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Minggu (30/8/2026).
Di tengah kehadiran para ulama, habaib dan jemaah, Hasnuryadi mengajak masyarakat menjadikan haul sebagai momentum untuk melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan Guru Bakrie semasa hidupnya.
“Mudah-mudahan kegiatan haul ini dari tahun ke tahun semakin baik, semakin banyak memberikan manfaat. Yang paling penting, kita bisa terus mengingat, mengamalkan dan menjalankan apa yang sudah diajarkan oleh almarhum Guru Bakrie semasa hidup beliau,” ujar Hasnuryadi.
Menurutnya, menjaga hubungan dan silaturahmi dengan para alim ulama bukanlah hal baru dalam keluarganya.
Hasnuryadi mengatakan, nilai tersebut telah ditanamkan sejak lama oleh kedua orang tuanya, almarhum H. Abdussamad Sulaiman HB dan almarhumah Hj. Siti Nurhayati. Kedekatan dengan ulama, kata dia, menjadi amanah yang terus dijaga hingga saat ini.

Baca Juga : Kapolresta Banjarmasin Pimpin Pengamanan Haul ke-500 Sultan Suriansyah
Baca Juga : 12 RT Terganggu Akibat Jembatan Saka Harang Ambruk, Perahu Penyeberangan Alternatif Sementara Disediakan
“Ini juga merupakan amanah dari orang tua kami, almarhum Abah H. Abdussamad Sulaiman dan almarhumah Mama Hj. Siti Nurhayati. Beliau berdua selalu dekat dengan alim ulama. Jadi, silaturahmi dengan para ulama dan menghadiri kegiatan seperti ini adalah sesuatu yang selalu beliau tanamkan kepada kami,” ungkapnya.
Hasnuryadi pun mengaku bersyukur dapat kembali hadir dan bersilaturahmi bersama para ulama, habaib serta jamaah dalam pelaksanaan Haul ke-14 KH. Ahmad Bakrie.
Haul tersebut turut dihadiri Al Habib Ibrahim bin Muhammad Ba’bud, Pimpinan Pondok Pesantren Darunnasyiien Lawang.
Kehadiran para ulama dan habaib semakin menambah suasana khidmat dalam rangkaian haul yang berlangsung di Pondok Pesantren Al Mursyidul Amin.
Tahun ini, Haul ke-14 KH. Ahmad Bakrie juga diwarnai dengan momentum kebahagiaan keluarga. Dalam rangkaian kegiatan tersebut turut dilaksanakan akad nikah Muhammad Hasan Al Munnawar, anak keempat almarhum KH. Ahmad Bakrie.
Momentum haul dan akad nikah tersebut menjadi rangkaian yang memberikan makna tersendiri bagi keluarga besar Guru Bakrie dan jamaah yang hadir.
Bagi masyarakat, haul menjadi kesempatan untuk kembali mengenang perjuangan dan keteladanan KH. Ahmad Bakrie. Namun pesan yang paling utama, menurut Hasnuryadi, adalah memastikan ajaran baik yang diwariskan para ulama tidak berhenti hanya sebagai kenangan.
“Nilai-nilai tersebut harus terus dijaga, diamalkan dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” pungkasnya.(restu)
Editor: Amran






