TANJUNG, klikkalsel.com – Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana, turun langsung bersama personel Polres Tabalong dan Polsek jajaran melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Masukau RT 06, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Jumat (28/8/2026) sore.
Kebakaran terjadi di lahan milik warga dengan luas yang diperkirakan mencapai sekitar 5.000 meter persegi. Upaya pemadaman dilakukan secara cepat untuk mencegah api meluas ke area sekitar yang terdampak kondisi cuaca panas dan kering.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Tabalong Kompol Hasanudin, Kabag Ops Kompol Abdul Fatah, Kasat Samapta AKP I Nyoman Sudharma, unsur Forkopimca Murung Pudak, serta petugas UPBS Murung Pudak.
Proses pemadaman melibatkan mobil dinas Samapta yang membawa tong air dan mobil pemadam milik UPBS. Selain itu, petugas juga menggunakan mesin alkon, semprot gendong, serta berbagai peralatan manual guna mempercepat penanganan dan memastikan titik api benar-benar padam.
Pada hari yang sama, dua kejadian Karhutla lainnya juga terjadi di Kecamatan Tanta. Kebakaran pertama terjadi di kawasan padang hiring atau padang prupuk Desa Tamiyang RT 03 dengan luas lahan yang terbakar sekitar tiga hektare. Sementara itu, kebakaran lainnya terjadi di Desa Tanta Hulu RT 10 dengan luas sekitar 40 meter persegi.
Baca Juga : Polres Tabalong Amankan Pelaku Pembakaran Lahan di Mabuun
Baca Juga : Si Dokkes Polres Tabalong Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap
Penanganan kebakaran di Kecamatan Tanta melibatkan Satgas Karhutla/BPBD Kabupaten Tabalong, Polsek Tanta, UPBS, serta masyarakat setempat. Tim gabungan juga mendapat dukungan satu unit mobil pemadam dari BPBD Tabalong untuk mempercepat proses pemadaman di lapangan.
Dari tiga kejadian kebakaran lahan yang terjadi tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Petugas berhasil mengendalikan api sehingga tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.
Kapolres Tabalong melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo, mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama di tengah musim kemarau yang menyebabkan kondisi lahan menjadi lebih mudah terbakar.
“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat dan bersama-sama unsur terkait melakukan penanganan karhutla. Kami mengajak masyarakat turut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” ujar Kasi Humas, Sabtu (29/8/2026).
Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi Layanan Polisi 110 apabila melihat kejadian kebakaran atau membutuhkan kehadiran petugas kepolisian. (renn)
Editor : Akhmad






