BANJARBARU, klikkalsel.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mendekati kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) di Cempaka, Kota Banjarbaru, Selasa (21/7/2026) sore. Beruntung, respons cepat tim gabungan membuat api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke area yang lebih berisiko, termasuk permukiman warga.
Laporan kemunculan titik api diterima BPBD Kalsel sekitar pukul 16.40 Wita dari tim patroli yang sedang melakukan pemantauan di kawasan Cempaka. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Komando BPBD Kalsel langsung mengerahkan personel beserta peralatan pemadaman ke lokasi.
Komandan Regu I BPBD Kalsel sekaligus Koordinator Pusdalops BPBD Kalsel, Rizki, mengatakan langkah cepat diambil karena titik api berada tidak jauh dari kompleks perkantoran Pemprov Kalsel.
āSesuai arahan pos komando, kami langsung menerjunkan satu unit mobil tangki karena lokasi kebakaran berada di dekat kawasan perkantoran,ā ujarnya, Rabu (22/7/2026).
Menurut Rizki, kedekatan lokasi kebakaran dengan pusat pemerintahan dan permukiman warga membuat proses pemadaman menjadi prioritas agar api tidak berkembang semakin luas.
Baca Juga :Ā Kebakaran Pasar Lima Banjarmasin, 162 Toko dan Kios Hangus Terbakar
Baca Juga :Ā Viral Video Lokasi Bersimbah Darah di Sungai Andai, Ternyata Bukan Perkelahian, Ini Fakta Sebenarnya
āKarena lokasinya berdekatan dengan kawasan perkantoran dan permukiman warga, pos komando langsung mengerahkan personel dan peralatan untuk melakukan pemadaman,ā katanya.
Dalam operasi tersebut, BPBD Kalsel bekerja sama dengan Manggala Agni. Tim gabungan mengerahkan satu unit mobil tangki, tiga unit sepeda motor trail, serta sembilan personel yang terdiri atas lima personel BPBD Kalsel dan empat personel Manggala Agni.
Petugas juga membawa tiga unit jet shooter, dua kepiok, serta memanfaatkan mobil tangki sebagai penyuplai air. Proses pemadaman dilakukan secara manual lantaran sumber air di sekitar lokasi sangat terbatas.
āPemadaman kami lakukan secara manual karena titik air cukup terbatas. Peralatan yang digunakan berupa tiga jet shooter, dua kepiok, satu unit mobil tangki, serta dukungan tiga unit motor trail untuk menjangkau lokasi,ā jelasnya.
Rizki mengungkapkan, lahan yang terbakar merupakan lahan mineral yang didominasi vegetasi pohon akasia. Berkat penanganan cepat, kobaran api berhasil dihentikan sebelum menjalar ke area yang lebih luas.
āPerkiraan luas lahan yang berhasil dipadamkan sekitar 0,5 hektare. Saat ini status api sudah dapat kami kendalikan sehingga tidak lagi mengancam kawasan perkantoran maupun permukiman warga,ā pungkasnya. (rizqan)
Editor: Abadi





