Berantas Preman SPBU, Sopir Truk di Banjarmasin Ucapkan Terimakasih ke Polresta

Polresta Banjarmasin saat mengamankan diduga preman yang mengganggu antrian truk di kawasan SPBU

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Para sopir truk di Kota Banjarmasin mengaku lega setelah adanya tindakan cepat dari Polresta Banjarmasin dalam menertibkan aksi premanisme di kawasan SPBU. Pasalnya, pasca tindakan kepolisian tersebut, antrean pengisian bahan bakar kini berjalan lebih lancar dan tertib.

Salah seorang sopir truk, Hamdi, mengatakan kondisi di SPBU saat ini jauh lebih nyaman dibanding sebelumnya. Ia menyebut para sopir tidak lagi mengalami kendala ataupun gangguan saat hendak mengisi BBM.

“Masuknya tidak ada masalah, di antrian lancar. Jadi kami para sopir berterima kasih kepada Polresta Banjarmasin atas kesigapannya di lapangan,” ujar Hamdi, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, tindakan tegas aparat kepolisian memberikan dampak positif bagi para sopir angkutan yang setiap hari harus antre untuk mendapatkan bahan bakar demi menunjang aktivitas distribusi barang.

Baca Juga : Empat Preman Diamankan Saat Operasi Pengawasan BBM Subsidi di Banjarmasin

Baca Juga : Preman Berkedok Tarik Tarif Parkir kepada Sopir Truk di SPBU Banua Anyar Dicokok Polisi

Hal senada juga disampaikan Hanafi, sopir truk lainnya. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Polresta Banjarmasin karena situasi di SPBU kini lebih kondusif dan antrean kendaraan besar dapat berjalan dengan tertib.

“Terima kasih kepada Polresta Banjarmasin karena sekarang antrean bahan bakar untuk truk bisa berjalan lancar,” ucap Hanafi.

Sebelumnya, Polresta Banjarmasin bersama tim gabungan melakukan operasi penertiban dan pengawasan penyaluran BBM di sejumlah SPBU di Kota Banjarmasin.

Dalam operasi tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat aksi premanisme dan mengganggu ketertiban di area SPBU.

Para sopir berharap pengawasan dan patroli rutin tetap dilakukan agar situasi aman dan tertib di kawasan SPBU dapat terus terjaga. (airlangga)

Editor: Abadi