KUTAI KARTANEGARA, klikkalsel.com – Di tengah momentum Hari Buruh Internasional, insan PLN UP2B Kaltimra tetap bersiaga menjaga keandalan sistem kelistrikan melalui program Care for Asset di Gardu Induk (GI) Senipah, Samboja, Kutai Kartanegara, Minggu (4/5).
Sebagai Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B), PLN UP2B Kaltimra memiliki peran penting dalam mengatur penyaluran beban listrik dari pembangkit menuju sistem transmisi hingga gardu induk di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara. Melalui kegiatan ini, PLN memastikan seluruh aset ketenagalistrikan di GI Senipah berada dalam kondisi optimal guna menjaga pasokan listrik tetap andal bagi masyarakat.
GI Senipah menjadi salah satu titik penting dalam sistem interkoneksi kelistrikan Kalimantan Timur karena berfungsi menyalurkan daya dari PLTG Senipah milik PT Kartanegara Energi Perkasa (KEP) berkapasitas 30 MVA ke sistem transmisi PLN guna mendukung keandalan pasokan listrik di Kalimantan Timur.
Bagi insan kelistrikan, Hari Buruh bukan sekadar peringatan, tetapi juga pengingat atas tanggung jawab besar dalam menjaga sistem tetap berjalan aman dan andal setiap saat.
Dalam kegiatan tersebut, Manager PLN UP2B Kaltimra, Dita Agustiono, turut hadir langsung sebagai safety advisor untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Baca Juga : Gerak Cepat PLN UPT Banjarbaru Pulihkan Gangguan Transmisi 150kV Akibat Cuaca Ekstrem
Baca Juga : Menyalakan Harapan di Pelosok Lamaru, Srikandi PLN Rayakan Hari Kartini Bersama Guru Honorer
“Momentum Hari Buruh menjadi pengingat bahwa keandalan listrik dibangun dari kerja keras dan kedisiplinan para pekerja di lapangan. Melalui Care for Asset ini, kami memastikan seluruh peralatan tetap dalam kondisi optimal agar pasokan listrik kepada masyarakat tetap terjaga,” ujar Dita.
Ia menambahkan bahwa budaya keselamatan kerja menjadi bagian penting dalam setiap proses operasional ketenagalistrikan.
“Keselamatan kerja harus menjadi budaya yang terus dijaga bersama. Karena keandalan sistem tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan dan keselamatan insan yang mengelolanya,” tambahnya.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, menyampaikan bahwa menjaga keandalan listrik merupakan tanggung jawab yang dijalankan insan PLN setiap hari, termasuk pada momentum Hari Buruh.
“Bagi insan PLN, menjaga listrik tetap andal adalah tanggung jawab yang dijalankan setiap hari, termasuk di momentum Hari Buruh. Kehadiran para pekerja di lapangan menjadi bukti bahwa keandalan listrik lahir dari komitmen, kolaborasi, dan semangat menjaga pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Riko.
Melalui program Care for Asset, PLN UP2B Kaltimra terus memperkuat budaya profesionalisme, kolaborasi, dan keselamatan kerja sebagai fondasi utama dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.(adv/firdaus)





