BALIKPAPAN, klikkalsel.com – Memperingati Hari Kartini, Srikandi PLN bersama YBM PLN memilih merayakannya dengan langkah nyata dengan hadir langsung ke SDN 014 Kelurahan Lamaru, Kecamatan Balikpapan Timur, pada Selasa (21/04).
Di sekolah yang berada di wilayah pelosok tersebut, semangat Kartini terasa hidup melalui sosok para guru perempuan yang setiap hari mengabdikan diri mendidik anak-anak di tengah berbagai keterbatasan.
Melalui kegiatan sosial ini, bantuan disalurkan kepada 31 siswa yatim dhuafa sebagai bentuk dukungan agar mereka tetap semangat meraih cita-cita.
Perhatian juga diberikan kepada enam guru perempuan honorer sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam dunia pendidikan.
Di balik pengabdian mereka, tersimpan perjuangan yang tidak selalu terlihat. Dengan penghasilan terbatas, para guru tetap bertahan mengajar sambil menjalankan peran sebagai ibu dan penopang keluarga.
Namun di balik segala keterbatasan, mereka tetap hadir setiap pagi untuk mengajar dan menyalakan semangat belajar anak-anak.
Salah satu guru honorer penerima bantuan, Rahmah, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan.
“Kadang kami pulang sambil berpikir bagaimana mencukupi kebutuhan di rumah. Tapi ketika masuk kelas dan melihat anak-anak tersenyum, rasanya lelah itu hilang. Bantuan ini sangat berarti bagi kami karena membuat kami merasa perjuangan ini dihargai,” tuturnya.
Baca Juga : Semangat Kartini, Srikandi PLN UIP3B Kalimantan Salurkan Puluhan Buku untuk Anak-Anak PAUD di Banjarbaru
Baca Juga : Gerak Cepat PLN UPT Banjarbaru Pulihkan Gangguan Transmisi 150kV Akibat Cuaca Ekstrem
Suasana haru semakin terasa saat tim menyerahkan enam papan tulis baru untuk sekolah. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar dan menghadirkan semangat baru bagi para siswa.
Tak hanya berbagi bantuan, kegiatan juga diisi dengan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada para siswa melalui pendekatan yang ringan dan menyenangkan.
Perwakilan Srikandi PLN UPT Balikpapan, Halida Amelia, mengatakan bahwa semangat Kartini hari ini hadir dalam perjuangan perempuan-perempuan hebat yang terus mengabdi tanpa banyak sorotan.
“Kartini hari ini adalah para guru honorer yang tetap mengajar meski penuh keterbatasan. Kehadiran kami menjadi bentuk dukungan dan penghargaan atas perjuangan mereka,” ujarnya.
General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, mengatakan bahwa PLN ingin hadir tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga membawa kepedulian dan harapan bagi masyarakat.
“Semangat Kartini kami lihat nyata dalam dedikasi para guru perempuan di pelosok yang terus menyalakan masa depan anak-anak bangsa,” ujar Riko.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap semangat kepedulian dan penghargaan terhadap perempuan-perempuan hebat di dunia pendidikan dapat terus tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat.(adv/firdaus)





