Kalsel  

Permudah Kebutuhan Hunian Masyarakat, BTN dan BSN Optimistis Kredit Perumahan di Kalsel Tumbuh 20 Persen

Branch Manager BTN Kantor Cabang Banjarmasin, Bona Pasogit Rumapea memaparkan perkembangan kredit perumahan subsidi di Kalsel.

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Kebutuhan hunian masyarakat di Kalimantan Selatan (Kalsel) terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Kondisi ini sejalan dengan pertumbuhan penyaluran kredit perumahan yang diproyeksikan semakin ekspansif, baik dari sektor konvensional maupun syariah.

Bank Tabungan Negara (BTN) optimistis penyaluran kredit perumahan di di Kalsel, mampu tumbuh hingga 20 persen sepanjang tahun berjalan. Target tersebut didorong oleh meningkatnya permintaan masyarakat terhadap hunian, serta kemudahan akses pembiayaan yang kini semakin luas.

Branch Manager BTN Kantor Cabang Banjarmasin, Bona Pasogit Rumapea, mengatakan kebutuhan rumah tidak bisa ditunda meski di tengah dinamika ekonomi global. Bahkan, masyarakat cenderung mempercepat keputusan membeli karena harga properti yang terus meningkat
.
“Semakin lama menunda, masyarakat khawatir harga rumah semakin naik dan makin sulit dijangkau. Ini yang membuat permintaan tetap tinggi,” ujarnya usai Diskusi Publik dengan tema “Prospek Pertumbuhan Ekonomi Sektor Perumahan di Kalsel” di salah satu ballroom hotel Banjarmasin, Jumat (24/4/2026).

Hingga triwulan pertama, ia menyebut penyaluran kredit BTN di Kalsel tercatat telah melampaui 400 unit. Meski belum maksimal karena faktor awal tahun dan momentum Ramadan, pertumbuhan diperkirakan akan meningkat signifikan pada triwulan berikutnya.

Ia mengatakan, saat ini masyarakat sudah bisa lebih mudah mendapatkan hunian layak seperti perumahan subsidi. Hal ini seiring dengan teknologi yang dikembangkan BTN, melalui aplikasinya nasabah dan juga mitra pengembang sudah semakin dipermudah untuk melakukan proses pembelian.

Baca Juga : Sentuh Langsung Warga, RS-RTLH Tahap III Hadirkan Hunian Layak di Awayan

Baca Juga : BTN Banjarbaru dan Pemkab Banjar Jajaki Kerja Sama KPR untuk Masyarakat

“Jadi timbul siklus yang kita harapkan melalui strategi-strategi yang guna juga kita yakin untuk pertumbuhan ekspansi kredit kita juga bisa 20 persen, optimis bisa kita raih,” tandasnya.

Sejalan dengan itu, sektor perbankan syariah juga menunjukkan kinerja positif. Bank Syariah Nasional (BSN), hasil transformasi BTN Syariah, mencatat dominasi dalam penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Sepanjang 2025, BSN telah merealisasikan 2.977 unit rumah bagi masyarakat di Kalsel. Capaian tersebut menempatkan BSN di posisi kedua secara keseluruhan perbankan, serta peringkat pertama di segmen perbankan syariah dengan pangsa pasar sebesar 70,2 persen.

“Memasuki 2026, tren pertumbuhan tersebut terus berlanjut. Pada triwulan pertama, BSN telah menyalurkan pembiayaan untuk 645 unit rumah, dengan pangsa pasar syariah meningkat menjadi 74,5 persen,” tutur Branch Manager Bank Syariah Nasional (BSN) Kantor Cabang Banjarmasin, Sulthon Agung

Ekspansi layanan terus dilakukan dengan menggandeng pengembang lokal, guna memenuhi kebutuhan hunian subsidi yang sesuai prinsip syariah. Skema pembiayaan yang bebas riba dan transparan dinilai semakin diminati masyarakat Kalsel.

“Dengan kebutuhan hunian yang terus meningkat, dukungan program pemerintah, serta inovasi layanan dari perbankan, sektor properti di Kalimantan Selatan diproyeksikan tetap menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya. (rizqan)

Editor: Abadi