Perkelahian Berdarah di Banjarmasin Barat, Seorang Pria Tewas Ditusuk Ipar Sendiri

Saksi, Kai Yusuf menunjukan posisi korban terbaring bersimbah darah usai ditusuk.

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Perkelahian berdarah terjadi di kawasan Jalan Belda RT 25, Gang Emas Urai, Kelurahan Kuningan Cerucuk, Kecamatan Banjarmasin Barat, Selasa (31/3/2026).

Seorang pria bernama Noorwahdiatsyah (62), warga Jalan Manunggal RT 32, meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka tusuk senjata tajam. Pelaku diketahui bernama Agus (39), yang merupakan ipar korban.

Saksi mata di lokasi, Yusran alias Kai Yusuf (66), mengatakan kejadian berlangsung secara tiba-tiba saat dirinya sedang duduk santai di atas jembatan dekat tempat kejadian perkara.

“Saat itu korban lewat di depan saya sambil menelepon. Tidak lama kemudian, pelaku datang dari belakang dan langsung menusuk korban,” ujarnya.

Melihat kejadian tersebut, saksi segera berlari untuk memanggil istri korban yang tinggal tidak jauh dari lokasi, serta warga sekitar. Tak berselang lama, warga berdatangan dan mendapati korban sudah tergeletak di jalan dalam kondisi bersimbah darah.

“Warga bilang lukanya banyak, ada di bagian perut. Tapi yang saya lihat, pelaku pertama kali menusuk dari belakang dengan belati,” ungkapnya.

Baca Juga : Tiga Pelaku Pengeroyokan di Banjarmasin Timur Menyerahkan Diri, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian

Baca Juga : Ngamuk di Polresta Banjarmasin, Pria Misterius Ancam Bunuh Polisi Sambil Bawa Balita

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nahas nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sebelum mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, pelaku dilaporkan telah meninggalkan rumahnya sesaat setelah kejadian. Aparat kepolisian yang mendatangi kediaman pelaku hanya menemukan senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

“Informasinya tadi polisi sudah ke rumah pelaku, tapi pelakunya sudah kabur, hanya ditemukan senjata tajamnya,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan warga, korban dan pelaku diketahui memiliki hubungan keluarga dan kerap terlibat perselisihan. Konflik tersebut diduga dipicu persoalan rumah tangga.

“Memang sering cekcok. Korban dan istrinya yang merupakan saudara pelaku. Bahkan, pelaku disebut pernah mengancam akan membunuh korban,” tuturnya.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian namun, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Banjarmasin Barat. Polisi terus melakukan penyelidikan serta memburu pelaku yang melarikan diri usai kejadian. (airlangga)

Editor: Abadi