Wujudkan Masyarakat Cerdas, Dispersip Kalsel dapat Dana Rp 39 Miliar

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor meraih penghargaan Nugraha Jasa Pustaloka sebagai pejabat publik yang berperan dalam kebijakan gemar membaca diserahkan langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Muhammad Syarif Bando.

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Meningkatkat Sumber Daya Manusia (SDM), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalimantan Selatan (Kalsel) terus kembangkan minat serta kemampuan baca.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor pada saat membuka Rapat Koordinsai Pengembangan Perpustakkan se-Kalsel 2019 di Hotel Rattan In Banjarmasin, Rabu (9/10/2019).

“Pengembangan ilmu melalui perpustakaan tak berhenti sampai di sini, kita akan terus kembangkan. Yang namanya ilmu dicari dan perpustakaan adalah gudangnnya ilmu,” katanya.

Kepala Perpustakaan Nasional RI, Muhammad Syarif Bando, menjelaskan, kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya perpustakaan.

Perpusnas RI berkomitmen melaksanakan amanat UU No 43 tahun 2017 tentang Perpustakaan dalam fungsi utamanya sebagai perpustakaan pembina terhadap semua jenis perpustakaan di tanah air.

“Dalam rangka pembinaan pengawasan dan evaluasi penyelenggaraan perpustakaan, maka Perpusnas RI melaksanakan akreditasi perpustakaan guna menjaga mutu dan kualitas perpustakaan dengan penyelenggaraan agar tetap konsisten dan sesuai dengan Standar Perpustakaan Nasional,” jelasnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel Hj Nurliani Dardie mengatakan, ada memiliki program Kalimantan cerdas dan dibantu semua kalangan, seperti mendatangkan penulis-penulis serta pakar-pakar di dalamnya.

“Ini sebagai perwujudan menciptakan Kalsel cerdas, program tersebut didukung juga dana yang dimiliki Dispersip dalam menjalankan program tersebut,” katanya.

Saat ditanya berapa dana yang tersedia Hj Nurliane yang akrab di sapa Bunda Nunung tersebut menjelaskan, Dana yang dimiliki sebesar adalah Rp39 Miliar.

“Dana tersebut diusulkan bertahap di mana untuk perbaikan rehap total perpustakaan Palenam, rehab ringan Perpustakaan Tendean, dan pembangunan Depo Arsip serta sejumlah kegiatan lainya yang menunjang program Kalimantan cerdas,” ucap Bunda.

Dalam acara tersebut yang diikuti perwakilan perpustakaan se-Kalimantan, Gubernur Kalsel juga mendapat penghargaan dari Perpustakaan Nasional RI yakni Nugraha Jasa Pustaloka sebagai pejabat publik peduli tentang layanan perpustakaan. (azka)

Editor : Akhmad