BANJARBARU, klikkalsel.com – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kalsel di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru diwarnai polemik di media sosial. Senin (6/4/2026), sehari sebelum kegiatan berlangsung, beredar video yang memperlihatkan euforia sejumlah pejabat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel berjoget usai rampung mempersiapkan tempat acara.
Video tersebut diunggah akun Instagram @habarbappeda dan turut menampilkan Kepala Bappeda Kalsel, Suprapti Tri Astuti. Konten itu kemudian menyebar luas setelah diunggah ulang oleh sejumlah akun lain, seperti kalselmaju.official dan borneoinfonews.
Reaksi warganet pun bermunculan, sebagian menyayangkan perilaku yang dinilai kurang mencerminkan keseriusan lembaga perencana pembangunan.
“Banyak pang lah anggarannya musrenbang nih,” tulis akun @3140.zip.
Komentar lain juga bernada kritik. “Melihat beginian ngelus dada,” tulis @minni.sr.
Sementara akun lainnya menilai sikap tersebut tidak sejalan dengan tanggung jawab sebagai pejabat publik.
Baca Juga : Video Pengeroyokan di Sungai Jingah Viral, Warga Ngaku Jadi Target Penyerangan
Baca Juga : Viral Video Perkelahian di Pasar Lama, Polisi: Tembakan Peringatan untuk Bubarkan Massa yang Keluarkan Sajam
Dikonfirmasi terkait video yang viral itu, Kepala Bappeda Kalsel, Suprapti Tri Astuti, belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui sambungan WhatsApp pun tidak direspons hingga berita ini diturunkan.
Pantauan, unggahan tersebut sempat tayang di akun @habarbappeda, namun telah dihapus pada Selasa pagi. Selain di Instagram, video serupa juga sempat dibagikan melalui status WhatsApp yang dikaitkan dengan pejabat terkait.
Sorotan publik tidak hanya tertuju pada video tersebut, tetapi juga pada kinerja lembaga. Bappeda sebagai institusi yang berperan menyusun arah pembangunan daerah dinilai perlu menunjukkan keseriusan, terlebih di tengah berbagai agenda strategis pemerintah provinsi.
Minimnya publikasi terkait capaian program maupun inovasi yang dihasilkan juga menjadi catatan tersendiri. Sejumlah pihak berharap momentum Musrenbang tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan mampu menghasilkan perencanaan yang berdampak nyata bagi pembangunan daerah. (rizqan)
Editor: Abadi





