BANJARMASIN, klikkalsel.com – Sebanyak 11 pohon besar berusia belasan tahun di kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin dilaporkan mengering. Ranting berguguran dan daun menguning memunculkan sorotan terhadap proyek rehabilitasi paving blok senilai Rp4,7 miliar yang dikerjakan di kawasan tersebut.
Pohon-pohon yang selama ini menjadi peneduh sekaligus paru-paru kawasan masjid itu disebut baru menunjukkan tanda-tanda mengering dalam beberapa bulan terakhir.
Prayogi, salah seorang staf di kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, mengatakan sebelum itu kondisi pohon masih normal meski pekerjaan paving sudah dilakukan.
“Sejak dibangunnya paving kurang lebih setahun yang lalu pohon masih aman. Keringnya baru beberapa bulan terakhir ini saja,” ujarnya, Senin (3/8/2026).
Ia menduga kondisi tersebut berkaitan dengan akar pohon yang kini sebagian tertutup paving sehingga memengaruhi pertumbuhannya.
“Mungkin akar-akar besarnya tertutup paving sehingga memengaruhi kondisi pohon,” katanya.
Menurut Prayogi, pihak dinas juga telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Dari hasil peninjauan awal, perubahan kondisi lingkungan diduga menjadi salah satu penyebab pohon mengering.
“Kemarin ada dinas yang melihat ke lokasi. Mereka menyebut pohon mengering karena perubahan situasi, nanti diharapkan akan tumbuh tunas baru,” ucapnya.
Baca Juga : Warga Resah, Anak di Bawah Umur Saling Serang di Kampung Arab
Terpisah, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalimantan Selatan (Kalsel) Tirta Nugraha, menjelaskan rehabilitasi paving blok merupakan bagian dari pemeliharaan aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel.
Ia mengatakan, proyek tersebut dibiayai APBD dengan nilai sekitar Rp4,7 miliar dan dilaksanakan menggunakan skema pembayaran multiyears atau tiga tahap.
“Karena Masjid Sabilal Muhtadin merupakan aset Pemprov Kalsel, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk melakukan pemeliharaan secara berkala,” kata Tirta.
Menurutnya, rehabilitasi dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan jemaah karena aktivitas di Masjid Raya Sabilal Muhtadin berlangsung hampir setiap hari.
“Harapannya proyek rehabilitasi paving blok ini memberikan kenyamanan bagi para jemaah dan kawasan masjid tetap terawat,” pungkasnya.(azka)
Editor : Akhmad






