Unik, Puluhan Busana Bertema Kulit Kayu Tampil di Ethnic Fasion Day

Penampilan busana bertema kulit kayu oleh satu peserta Ethnic Fasion Day. (foto : arif/klikkalsel)

TANJUNG, klikkalsel – Puncak acara Tabalong Ethnic Festival ke-VIII tahun 2019 digelar di Tanjung Expo Center, Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Minggu (25/8/2019).

Acara yang bertajuk Ethnic Fasion Day itu, diikuti oleh puluhan peserta dari orang dewasa, anak muda, hingga anak-anak dengan karya-karya busana tradisionalnya yang bertemakan kulit kayu.

Menurut Ketua Pelaksana TEF ke-VIII 2019 Hadriannor yang akrab disapa Neo, ia mengatakan, jumlah peserta yang terdaftar mengukuti Ethnic Fasion Day kali ini ada 44 orang.

“Mereka terdiri dari kategori dewasa 23 orang dan kategori anak-anak 11 orang,” terangnya.

Hadriannor juga mengatakan, tema kulit kayu yang diangkat di Ethnic Fasion Day kali ini merupakan masa transisi dari Tabalong Ethnic Festival.

Hal itu melalui pertimbangan, yang menurutnya saat ini banyak kegiatan karnaval yang diselenggarakan di berbagai daerah dengan konsep yang sama persis dengan karnaval Tabalong Ethinic Festival.

“Maka Tabalong Ethnic Festival dimulai tahun ini sedang mendorong karya-karya busana yang mengandung unsur kulit kayu,” ujarnya.

Untuk itu, di tahun-tahun selanjutnya ia berencana akan menjadikan unsur kulit kayu sebagai tema khusus Tabalong Ethnic Festival sehingga menjadi pembeda dengan kegiatan karnaval lainnya.

Sementara itu, dalam Ethnic Fasion Day kali ini best of the best costum kategori dewasa diraih oleh peserta atas nama Rinawati yang mengangkat tema busana Enggang Tabalong.

Sedangkan untuk best of the best costum kategori anak diraih oleh M Raza Islamey yang mengangkat tema busana Panglima Burung. (arif)

Editor : Farid