TANJUNG, Klikkalsel.com – Pemerintah Kabupaten Tabalong menegaskan pelaksanaan Sosialisasi dan Workshop Infrastruktur Data Spasial serta Simpul Jaringan Informasi Geospasial Kabupaten Tabalong bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk memperkuat kualitas pelayanan publik melalui pengelolaan data yang akurat, terintegrasi, dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bapperida Kabupaten Tabalong pada 18–19 Mei 2026 di Hotel Fugo Banjarmasin tersebut dihadiri Oleh Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, dan narasumber dari Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan, Ibu Suprapti Tri Astuti, serta tim dari Badan Informasi Geospasial (BIG) yang dipimpin Bapak Annacletus Ari Daryoto.
Sosialisasi diikuti para Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Tabalong dalam fungsinya sebagai produsen data, sementara kegiatan workshop diikuti oleh pejabat administrator, pejabat fungsional dan staf teknis sebagai pelaksana pengelola dan pengolahan data informasi geospasial di SKPD.
Wakil Bupati Tabalong Habib M Taufani menyampaikan bahwa, penguatan data geospasial menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik yang tepat sasaran hanya dapat diwujudkan apabila pemerintah memiliki data yang valid, mutakhir, dan terintegrasi.
Baca Juga : Polres Tabalong dan BPBD Lakukan Monitoring dan Pengecekan Sungai
Baca Juga : Pastikan BBM Subsidi Tepat Sasaran, Polres Tabalong Gelar Patroli SPBU
“Pembangunan dan pelayanan publik harus dilakukan dengan data yang akurat. Sehingga menjadi fondasi utama dalam pengambilan kebijakan agar program pemerintah benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah harus memiliki komitmen bersama dalam penginputan, pembaruan, dan pengelolaan data sektoral secara berkelanjutan. Dengan data geospasial yang berkualitas, pemerintah daerah dapat meningkatkan ketepatan perencanaan pembangunan, efektivitas pelayanan, hingga percepatan pengambilan keputusan di berbagai sektor.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Tabalong ingin membangun pemahaman bahwa pengelolaan informasi geospasial bukan hanya memenuhi aspek administratif, tetapi menjadi instrumen penting dalam mendukung pelayanan publik yang lebih cepat, terukur, dan berbasis data.
Selain itu, penguatan data geospasial juga menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Tabalong dalam menghadapi penilaian Geospasial Banua Award yang diselenggarakan Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan. Target Kabupaten Tabalong adalah meningkat dari kriteria berkembang ke optimal menjadi masuk ke dalam jajaran kriteria unggul. (Reno)
Editor: Abadi





