BANJARMASIN, klikkalsel – Sebuah rumah di Jalan Melati Indah Komplek Griya Hamparan RT 29 No CE 15, Kelurahan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur tiba-tiba ambruk. Kejadian, Sabtu (12/5/2018) sekitar pukul 7.30 Wita itu tak yang hanya bukan membuat pemiliknya panik, namun juga warga sekitar.

Bahkan menurut Ikhsan yang rumahnya tepat dibelakang rumah yang ambruk, mengira telah terjadi gempa bumi.
“Bunyinya bergemuruh dan agak ada goyangan, saya kira gempa, ternyata bagian dapur saya kena hantaman rumah yang ambruk,” ujarnya.
Selain itu seorang warga lain bernama Latif, menceritakan awalnya isteri pemilik rumah berlari keluar rumah karena didalam rumah ia mendengar bunyi berderak seperti bunyi retak.
Sesaat setelah keluar, rumah itu langsung ambruk kebelakang. Sontak hal itu membuat isteri pemilik rumah shock, ditambah saat itu suaminya yang bernama Bambang sedang tak berada dirumah.
“Isterinya Pak Bambang itu awalnya keluar rumah dengan panik karena dia mendengar suara berderak dari dalam rumah, baru saja beliau keluar, rumahnya ambruk,” ujar Larif menceritakan.
Dari keterangan Muhammad Riyanto, tukang yang didatangkan untuk membongkar reruntuhan didapat informasi bahwa kemungkinan ambruknya rumah tersebut diakibatkan oleh patahnya sunduk tiang (penahan tiang pondasi lantai) dibagian kanan belakang rumah.
Menurutnya patahnya sunduk tersebut karena tidak kuat menahan badan rumah yang diketahui terjadi penambahan lantai yang semula berlantai satu menjadi lantai dua.
“Ada beberapa sunduk yang patah, kemungkinan tidak kuat menahan penambahan lantai atas, ditambah beban barang dalam rumah,” ungkap Riyanto.
Kejadian runtuhnya rumah ini bukan hanya menjadi perhatia warga sekitar namun juga memancing kedatangan pihak kepolisian dan tim relawan. Pasalnya sempat beredar kabar ada bocah yang terkurung didalam reruntuhan.
Namun kabar tersebut dibantah oleh Ketua RT setempat dan dipastikannya tidak ada korban yang terkurung.
Sementara saat ini isteri pemilik rumah tidak dapat ditemui karena sesaat setelah kejadian langsung mengungsi kerumah anaknya.(david)
Editor : Elo Syarif





