Pedansa Banua Dapat Tiket PON Papua

Penampilan pedansa Kalsel pada kualifikasi PON di Bali. (istimewa/klikkalsel)

BANJARMASIN, klikkalsel -  Tim dansa Kalimantan Selatan (Kalsel) patut berbangga diri, pasalnya mereka memastikan diri melaju ke PON Papua tahun depan.

Tiket ikut serta ajang olahraga terbesar di Nusantara tersebut didapat saat pedansa banua berlaga di babak kualifikasi atau pra PON di Bali belum lama tadi, dan berhasil meraih 1 perak serta 5 perunggu.

Dengan hasil itu Kalsel mendapat jatah 2 kuota nomor atau 2 pasang pedansa yang akan berlaga di pesta olahraga terbesar tanah air.

Diakui pelatih dansa banua, Muslih, penampilan anak asuhannya di pra PON masih jauh dari yang targetkan yakni medali emas.

Dari segi kualitas para dancer banua tak jauh berbeda dari lawan, hanya saja harus perlu pembenahan pada mental bertanding.

“Kita meraih 1 perak dan 5 perunggu, hanya saja di PON nanti hada 2 pasang kuota kita. Karena secara keseluruhan kita berada di peringkat kelima karena tidak ada medali emas, kalau pedansa yang dapat perak pasti kita kirim. Untuk satu pasangannya lagi tentu kita seleksi,” kata Muslih, Rabu (21/8/2019).

Keenam medali itu sendiri sukses disumbangkan oleh Queenansya Tara dan Medina Islamita para kategori Synchronize Latin, sedangkan 5 perunggu diraih oleh Dinda Loveliza dan Ilham di kategori free for all slowfox, Marcella Jessica dan Marcelly Pricilla di kategori Synchronize Standard.

Fremmuzar Aditya dan Zihan Haliza di kategori Synchronize Latin, Achmad Rama Rajasa dan Aniq Ishomi di nomor free for all jive, serta Marva Odelia dan Heriansyah di kategori free for all cha-cha. (rizqon)

 

Editor : Farid

Tinggalkan Balasan