Partai Baru dan Partai Non Parlemen Wajib Dobel Verifikasi Untuk Ikut Pemilu 2024

ilustrasi partai baru dan lama.(design: klikkkalsel.com)

BANJARMASIN, klikkalsel.com – Ancang-ancang pemilu 2024 digeber Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dengan membuat Rancangan Peraturan KPU (RPKPU). Salah satu rancangan tersebut terkait aturan pendaftaran verifikasi penetapan partai politik calon perserta pemilu.

Dalam rancangan aturan, pendaftaran dan verifikasi peserta pemilu 2024 diwacanakan dibuka pada Agustus 2022. Meski demikian, sudah ada sejumlah partai baru dan partai tak lolos di DPR pada Pemilu sebelumnya berkonsultasi ke KPU Kalsel.

“Kalau PKPU rampung April-Mei ini, mungkin Agustus tahapan mulai jalan,” Komisioner KPU Kalsel, Nur Zazin.

Zazin menyampaikan, partai politik baru menyambangi KPU Kalsel diantaranya Partai Umat dan Partai Pelita. Dia menambahkan, proses verifikasi Parpol dalam pemilu 2024 akan dibedakan menjadi dua jenis.

Baca Juga : Partai Ummat Sebut Usulan Penundaan Pemilu 2024 Bertentangan Konstitusi

Baca Juga : Bahas Pemilu 2024, KPU Balangan Rapat Bersama KPU Pusat

Pertama, Parpol yang berhasil lolos ke DPR dan partai yang tak lolos ke DPR atau Parpol baru.
Bagi Parpol yang lolos ke DPR, jelas Zazin hanya dilakukan verifikasi administrasi seperti melihat dokumen partai.

“Sementara parpol yang tidak lolos ke DPR dan baru akan melakukan verifikasi faktual dan administrasi,” jelasnya.

Verifikasi faktual, ujarnya, melihat jumlah keanggotaan partai, jumlah keterlibatan anggota perempuan dan lokasi kantor.

Sebelumnya, KPU RI telah resmi menetapkan hari pemungutan suara Pemilu serentak tahun 2024. Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden jatuh pada Rabu 14 Februari 2024, pemungutan suara pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada Rabu, 27 November 2024. Penetapan itu telah dituangkan dalam Keputusan KPU RI Nomor 21 Tahun 2022. (rizqon)

Editor: Abadi